Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Rencana Kerja UGD

PPE
by

Annisa Fathul Jannah

on 6 May 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Rencana Kerja UGD

2. Membuat pelayanan khusus untuk pasien yang dalam keadaan tidak gawat tidak darurat. Anggaran Dana Rencana Kegiatan Pengembangan Kegiatan Analisis Situasi Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena RS PKT tidak memiliki pelayanan untuk menangani pasien yang datang dalam keadaan gawat tidak darurat dan atau tidak gawat tidak darurat. Pasien tersebut sering kali terabaikan karena tim medik UGD sibuk dengan pasien yang gawat darurat. Oleh sebab itu, RS PKT akan membuat pelayanan khusus untuk pasien tersebut apabila kondisi poli umum tutup dan pasien dapat ditangani. The Product 1. Membuat gudang penyimpanan alat kesehatan Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena UGD RS PKT belum mempunyai gudang sendiri dalam penyimpanan alat kesehatan yang berhubungan dengan UGD sehingga dalam penyimpanan alat kesehatan terkadang masih belum tertata dengan rapi dan membuang waktu untuk mengambil/mencari alat kesehatan jika diperlukan. Rencana Kerja 3 Rencana Pengembangan UGD Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena munculnya komplain dari pasien yang disebabkan karena pengetahuan dan skill yang dimiliki perawat UGD di RS PKT masih belum merata sehingga dalam melakukan pelayanan kepada pasien belum optimal dan akibatnya muncul komplain dari pasien dan keluarga pasien. Untuk menurunkan komplain,pihak rumah sakit perlu melakukan pendidikan dan pelatihan untuk perawat lulusan D-III yang belum tersertifikasi. 1. Sertifikasi perawat UGD Resources Tabel Total Anggaran Dana Kegiatan UNIT GAWAT DARURAT Unit Gawat Darurat Pada UGD Rumah Sakit PKT memiliki 20 orang perawat lulusan D-III dan diantaranya 10 orang belum memiliki sertifikat PPGD. Perawat sering mendapatkan komplain dari pasien akibat kurangnya kecepatan, kurang tanggap dalam melayani pasien serta tingkat kedisiplinan di UGD juga masih rendah, serta seringnya pasien mengeluhkan perawat-perawat yang ada di UGD kurang ramah, judes, dan kurang senyum. Penataan ruangan UGD di RS PKT belum tertata dengan baik, antara pasien darurat dengan pasien gawat tidak darurat masih tercampur di satu ruangan sehingga pelayanan yang dilakukan kurang optimal. Kondisi ruangan UGD di RS PKT belum optimal dalam kebersihan peralatan maupun kebersihan dinding disebabkan oleh kurangnya kerjasama atau koordinasi dengan unit kebersihan dan instalasi pemeliharaan sarana RS (IPSRS), serta unit ini memiliki sarana pembuangan limbah yang kurang baik. Namun, seluruh sistem informasi yang ada di UGD telah terhubung dengan unit-unit lain agar memudahkan mereka untuk melapor sesuatu mengenai SDM/kepegawaian. Pada rumah sakit ini, belum memiliki gudang untuk penyimpanan alat kesehatan khusus UGD serta belum memiliki fasilitas pelayanan untuk pasien yang datang dalam keadaan gawat tidak darurat. Selain itu, Rumah Sakit PKT juga belum memiliki apotek khusus UGD. 5 Rencana Optimalisasi UGD 1. Sertifikasi perawat UGD
2. Penataan ulang interior UGD dengan merubah
posisi ruang tunggu, sebagian diubah menjadi ruang triage.
3. Meningkatkan kebersihan di ruangan UGD.
4. Melakukan perbaikan sarana pembuangan limbah,
baik limbah medis maupun non medis yang ada di ruangan UGD.
5. Pelatihan service of excellent/pelayanan prima. Agar 10 perawat di UGD RS PKT memiliki sertifikat PPGD.
Agar perawat memiliki wawasan yang lebih luas.
Agar dalam pelaksanaannya kinerja di UGD RS PKT dapat optimal.
Mengurangi komplain dari pasien. Latar Belakang Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Perawat di UGD RS PKT yang memiliki sertifikat PPGD dari 50% menjadi 100%.
Pengetahuan perawat bertambah dari 50% menjadi 100%.
Menurunkan komplain dari 25 pasien menjadi 5 pasien.
Outcome yang dicapai UGD meningkat dari 50% menjadi 95%. Tempat & Waktu Pelaksanaan Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan : Januari 2013 2. Penataan ulang interior UGD dengan merubah posisi ruang tunggu, sebagian diubah menjadi ruang triage Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena ruangan UGD di RS PKT dalam penataan interiornya kurang efektif, antara pasien yang gawat darurat dan gawat tidak darurat masih tercampur sehingga dalam pelaksanaan kinerja kurang maksimal dan munculnya komplain dari pasien dan atau keluarga pasien. Membuat ruangan UGD di RS PKT memiliki ruangan triage sehingga pelaksanaan kinerja petugas kesehatan dapat bekerja dengan efektif dan efisien.
Agar pertolongan untuk pasien yang gawat darurat dapat ditangani dengan cepat.
Menurunkan komplain dari pasien. Latar Belakang Tujuan Kegiatan Mempercepat waktu pertolongan pasien dari 5 menit/pasien menjadi 1-2 menit.
Menurunkan komplain dari 25 pasien menjadi 5 pasien. Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan: Maret 2013 Perawat yang memiliki sertifikat PPGD.
Perlengkapan tirai.
Pekerja untuk menata ruangan triage. 30 Meter tirai x @Rp 60.000 Rp 1.800.000
5 Pekerja x @Rp 150.000/hari x 3hari Rp 2.250.000
Total anggaran Rp 4.050.000 Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Indikator Keberhasilan Tempat & Waktu Pelaksanaan Kebutuhan Sumber Daya Anggaran Dana Penanggungjawab Kegiatan 3. Meningkatkan kebersihan di ruangan UGD Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena ruangan UGD di RS PKT dalam kebersihannya masih minim sehingga perlu meningkatkan kebersihan. Ruangan UGD juga memerlukan pengecatan ulang karena kotornya dinding di ruangan UGD. Kebersihan ruangan dan fasilitas serta sanitasi lingkungan UGD terjamin. Tingkat kepuasan pasien terhadap kebersihan di ruangan UGD meningkat dari 40% menjadi 90%. Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan: Mei 2013 Latar Belakang Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Tempat & Waktu Pelaksanaan Tempat sampah
Cat tembok
Petugas kebersihan
Pekerja 2 Tempat sampah medis x @Rp 100.000 Rp. 200.000
2 Tempat sampah non medis x @Rp 100.000 Rp. 200.000
5 Ember cat ukuran besar x @Rp 350.000 Rp. 1.750.000
5 Pekerja x @Rp 150.000/hari x 5hari Rp. 3.750.000
Total anggaran Rp. 5.900.000 Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Dalam meningkatkan kebersihan peralatan dan lingkungan, UGD melakukan koordinasi dengan bagian kebersihan dan Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS). Kebutuhan Sumber Daya Anggaran Dana Penanggungjawab Kegiatan Keterangan 4.Melakukan perbaikan sarana pembuangan limbah,baik limbah medis maupun non medis yang ada di ruangan UGD. Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena ruangan UGD di RS PKT dalam sarana pembuangan limbah kurang baik. Memiliki sarana pembuangan limbah yang baik. Perbaikan sarana pembuangan limbah mencapai 100%. Latar Belakang Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Tempat & Waktu Pelaksanaan Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan : Mei 2013 Kebutuhan Sumber Daya Wastafel
Pekerja 2 Wastafel x @Rp 3.000.000 Rp. 6.000.000
6 Pekerja x @Rp 150.000/hari x 3hari Rp. 2.700.000
Total anggaran Rp. 8.700.000 Anggaran dana Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Penanggungjawab Kegiatan 5. Pelatihan service of excellent/ pelayanan prima. Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena UGD mendapat banyak komplain dari pasien yang mengeluhkan bahwa perawat di UGD tidak ramah, judes serta kurang senyum dalam melayani pasien. Oleh karena itu, UGD RS PKT memberikan pelatihan pelayanan prima/service of excellent kepada perawat di UGD agar dapat memberikan pelayanan yang prima. Perawat menerapkan pelayanan yang prima dalam melayani pasien.
Menurunkan komplain pasien. Pelayanan prima yang diberikan perawat meningkat dari 65% menjadi 95%.
Menurunkan komplain dari 25 pasien menjadi 5 pasien. Latar Belakang Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Tempat : Auditorium RS PKT
Waktu Pelaksanaan: Juli 2013 (dilakukan secara berkala) Diklat Seluruh Perawat unit UGD
Pengajar 20 perawat x @Rp 3.000.000 Rp 60.000.000
Total anggaran Rp 60.000.000 Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Tempat & Waktu Pelaksanaan Kebutuhan Sumber Daya Anggaran Dana Penanggungjawab Kegiatan 1. Membuat gudang penyimpanan alat kesehatan.
2. Membuat pelayanan khusus untuk pasien yang dalam keadaan tidak gawat tidak darurat.
3. Membuat apotek khusus UGD. Latar Belakang Terciptanya pelayanan yang efisien dan efektif Terciptanya hasil pelayanan mencapai 80%. Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan : Agustus-Oktober 2013 Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Tempat & Waktu Pelaksanaan Pekerja
Bahan baku bangunan untuk membuat gudang ( 3 x 3 meter) 8 pekerja x @Rp 150.000/hari x 3bulan Rp 108.000.000
Bahan baku bangunan Rp 165.450.000
Total anggaran Rp. 273.450.000 Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Kebutuhan Sumber Daya Anggaran Dana Penanggungjawab Kegiatan Latar Belakang Tidak adanya pasien yang terabaikan apabila datang pada saat poli umum tutup. Terciptanya kepuasan pasien mencapai 90%. Tujuan Kegiatan Indikator Keberhasilan Tempat : Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan: November 2013 Dokter jaga
Perawat Tempat & Waktu Pelaksanaan Kebutuhan Sumber Daya Tambahan gaji intensif dokter x @Rp. 50.000/jam x 7 jam Rp. 350.000
Total anggaran Rp. 350.000 Anggaran Dana Kepala Bagian UGD RS PKT: Dr. Soedarto,SKM,MKM Penanggungjawab Kegiatan 3. Membuat apotek khusus UGD Rencana kerja ini dibuat atas dasar karena RS PKT tidak memiliki apotek khusus UGD. Sehingga dalam pelaksanaannya bermanfaat untuk sebagai penunjang pelayanan kesehatan dalam penyediaan obat dan alat kesehatan, terutama obat-obat penyelamat jiwa atau life saving drug selama 24jam setiap hari termasuk hari libur. Life saving drug merupakan obat yang diperlukan pada keadaan darurat untuk mencegah kematian atau kecacatan. Apotek UGD juga melayani resep seperti resep Hemodialisa. Apotek khusus UGD ini dibuat untuk menurunkan angka kematian atau kecacatan yang sering kali terjadi di UGD.
Agar pasien mendapat obat dan alat kesehatan dalam jumlah dan waktu yang tepat terutama obat life saving. Latar Belakang Tujuan Kegiatan Tempat: Ruangan UGD RS PKT
Waktu Pelaksanaan: Desember 2013 Apoteker
Obat-obatan dan alat kesehatan
Furniture apotek
2 AC
Cat tembok
Pekerja Kebutuhan Sumber Daya Tempat & Waktu Pelaksanaan Terima Kasih Tim Kreatif UGD Tim Kreatif Annisa Fathul Jannah
Aufa Syahida
Citra Putri Fermawanda
Herliyani Desiyana Rekapitulasi Anggaran Dana Unit UGD Diklat 10 perawat yang belum memiliki sertifikat PPGD
Pengajar Anggaran Dana Penanggung Jawab Kegiatan Keterangan 10 Perawat x @Rp 5.000.000 Rp 50.000.000
Total Anggaran Rp 50.000.000 Kepala Bagian UGD RS PKT : Dr.Soedarto, SKM, MKM Pengajar diambil dari senior perawat UGD dan bekerjasama dengan KSMF (Komite Satuan Medis Fungsional) terkait dengan kegawatdaruratan Keterangan 1. Rencana kerja ini bekerjasama dengan Unit Pemasaran RS PKT
2. Pengajar : Drs.Bambang Sutejo, Ir.Kisdarto, dan Juniardi, SH Keterangan Dokter direkrut dari dokter umum yang ada di RS PKT dengan jadwal secara bergantian Indikator Keberhasilan 1. Menurunkan angka kematian atau kecacatan di UGD mencapai 85%
2. Kecepatan pelayanan mencapai 85% Anggaran Dana Obat-obatan dan alat kesehatan (1000 item) Rp 125.000.000
Furniture apotek Rp 81.880.000
2 AC x @Rp 6.000.000 Rp 12.000.000
3 Cat tembok x @Rp 350.000 Rp 1.050.000
3 Pekerja x @Rp 150.000/hari x 14 hari Rp 6.300.000
Total Anggaran Rp 226.230.000 Penanggungjawab Kegiatan Kepala Bagian UGD RS PKT : Dr.Soedarto, SKM, MKM Keterangan Ruangan apotek khusus UGD tidak membangun ruangan baru, tetapi memanfaatkan ruangan yang tidak terpakai di sebelah ruangan UGD. Dalam pembelian obat, bekerjasama dengan PT. Kimia Farma Tbk. Rumah Sakit Pupuk Kaltim Kebutuhan Sumber Daya
Full transcript