Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Interaksi Sosial

Free prezi from prezzip.com
by

Juventia Yuli

on 25 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Interaksi Sosial

Definisi

hubungan timbal balik berupa aksi saling mempengaruhi antarindividu, individu dan kelompok, maupun antarkelompok
Tahap Pendekatan
Tahap Perenggangan
Mengukur Hubungan Individu dalam Interaksi Sosial
Asimilasi
usaha u/ mengurangi
perbedaan antar individu guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan tujuan bersama
By Juventia and Nicholas
SOSIAL
Kedudukan/status sosial
posisi seseorang secara umum di masyarakat
Menurut Ralph Linton, ada tiga macam status:
Ascribed status : dicapai dengan sendirinya

Achieved status :diperoleh seseorang melalui usaha-usaha yang disengaja.

Assigned status : status yang diperoleh dari pememberian pihak lain.

Beragam status yang dimiliki seseorang dapat menimbulkan pertentangan. adalah konflik batin yang dialami seseorang sebagai akibat adanya pertentangan pada beberapa status yang dimiliki.
KONFLIK STATUS
PERAN
adalah perilaku yang diharapkan oleh pihak lain terhadap seseorang dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai status yang dimiliki.
Peran meliputi norma-norma yang berhubungan dengan posisi

Peran merupakan konsep tentang kewajiban individu dalam masyarakat

Peran merupakan perilaku individu yang penting bagi struktur sosial masyarakat
Semakin sering bergaul, hubungannya akan semakin baik (frekuensi dalam pergaulan)


Semakin sering bergaul, semakin intim

Hubungan sosial yang baik : banyak sedikit teman bergaul seseorang di dalam masyarakat (
popularitas
)
Tahap-tahap Pencapaian Keteraturan Sosial
Tertib
Sosial
Order
Keajekan
Pola
Keteraturan
Sosial
Tertib sosial
: kondisi kehidupan masyarakat yang aman & dinamis, ditandai dengan setiap individu bertindak sesuai hak & kewajiban
Order
: sistem norma dan nilai sosial yang berkembang, diakui, dan dipatuhi oleh seluruh anggota masyarakat
Keajekan
: suatu kondisi keteraturan yang tetap dan tidak berubah sebagai hasil dari hubungan antara tindakan, nilai & norma sosial yg berlangsung terus-menerus
Pola
: corak hubungan yang tetap dalam interaksi sosial dan dijadikan model bagi semua anggota masyarakat
Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Interaksi sosial yang bersifat asosiatif

Kerja sama
suatu usaha bersama antarindividu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama
5 bentuk
Kerukunan/gotong royong
Bargaining
pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang/jasa antara 2 organisasi atau lebih
Kooptasi
proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan dan pelaksanaan politik organisasi sebagai cara untuk menghindari konflik
Koalisi
kombinasi 2 organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama
Joint-venture
Kerja sama dalam pengusahaan proyek tertentu, contoh: pertambangan minyak & perhotelan
Akomodasi
cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan lawan
Tujuan akomodasi: - menghasilkan sintesis
- mencegah terjadinya pertentangan untuk sementara


- Koersi : bentuk akomodasi yang prosesnya melalui paksaan secara fisik maupun psikologis. Salah satu pihak berada dalam posisi lemah

- Kompromi : bentuk akomodasi ketika pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian

- Arbitrase : cara untuk mencapai sebuah kompromi melalui pihak ketiga

- Mediasi : sama seperti arbitrase, hanya saja pihak ketiga bersifat netral

- Konsiliasi : usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang bertikai untuk mencapai suatu kesepakatan

- Toleransi : bentuk akomodasi yang terjadi tanpa persetujuan formal. Terkadang secara tidak sadar dan spontan.

- Stalemate : terjadi ketika pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang seimbang hingga akhirnya berhenti pada titik tertentu

- Ajudikasi : menyelesaikan masalah melalui pengadilan

- Segregasi : masing-masing pihak memisahkan diri dan saling menghindar untuk mengurangi ketegangan

- Eliminasi : pengunduran diri salah satu pihak dalam konflik

- Subjugation/domination : pihak yang mempunyai kekuatan besar untuk meminta pihak lain menaatinya

- Keputusan mayoritas :diambil berdasarkan suara terbesar dalam voting

- Minority consent : golongan minoritas yang tidak merasa dikalahkan tetapi dapat melakukan kegiatan bersama

- Konversi : penyelesaian konflik ketika salah satu pihak mengalah dan mau menerima pendirian pihak lain

- Gencatan senjata : penangguhan permusuhan dalam jangka waktu tertentu

Bentuk-bentuk akomodasi
Faktor-faktor yang mempermudah terjadinya asimilasi:
- sikap toleransi
- kesempatan yang seimbang dalam ekonomi
- menghargai orang asing & kebudayaannya
- perkawinan campuran
- sikap terbuka dari golongan penguasa

Faktor-faktor yang menjadi penghalang terjadinya asimilasi:
- terisolasinya kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat
- kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi
- perasaan takut terhadap budaya yang dihadapi
- perasaan bahwa suatu budaya lebih tinggi dari budaya lain
- perbedaan warna kulit
- adanya in group feeling yang kuat
Akulturasi
berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan yang baru tanpa menghilangkan ciri kepribadian masing-masing
Contoh : Candi Borobudur merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan Indonesia
Interaksi Sosial yang Bersifat Disosiatif
Persaingan
Perjuangan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tertentu
2 tipe
bersifat nonpribadi: yang bersaing adalah kelompok
bersifat pribadi (rivalry): individu bersaing secara langsung
Kontravensi
ditandai dengan adanya ketidakpuasan seseorang, perasaan tidak suka yang disembunyikan. (bersifat rahasia)
Umum : penolakan, perlawanan, kekerasan
Sederhana : menyangkal pernyataan orang di muka umum
Intensif : penghasutan/menyebarkan desas-desus
Rahasia : berkhianat
Taktis : mengejutkan lawan, provokasi
Menurut Leopold von Wiese & Howard Becker
Pertentangan/konflik
suatu perjuangan individu atau kelompok sosial untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan
Bentuk-bentuk khusus pertentangan
Pertentangan pribadi

ada individu yang sejak mulai berkenalan sudah tidak saling menyukai. Kondisi ini jika dikembangkan akan menimbulkan kebencian
Pertentangan Rasial
sumber pertentangan bukan hanya pada perbedaan ciri-ciri fisik, tetapi juga pada kepentingan kebudayaan
Pertentangan antarkelas sosial
terjadi karena adanya perbedaan antar strata, seperti perbedaan majikan dan buruh
Pertentangan politik
berkaitan dengan kekuasaan dan menyangkut antargolongan dalam masyarakat juga antara negara-negara berdaulat
Pertentangan Internasional
disebabkan oleh kepentingan yang lebih luas serta menyangkut kepentingan nasional & kedaulatan masing-masing negara
Pertentangan tidak selalu bersifat negatif. Tetapi juga dapat menjadi alat untuk menyesuaikan norma-norma yang telah ada dengan kondisi yang baru sesuai dengan perkembangan masyarakat
Syarat terjadinya
Kontak sosial : positif/negatif
primer/sekunder
Komunikasi
1 Encoding
2 Penyampaian
3 Decoding
F
a
k
t
o
r
Faktor pendorong terjadinya interaksi
Imitasi
Sugesti
Simpati
Empati

simpati
mendalam
meniru orang
lain
memberi
pandangan
Identifikasi
meniru secara
keseluruhan
tertarik pada
pihak lain
Aturan
jarak intim, pribadi, sosial, publik
Aturan ruang
Aturan waktu
Aturan Gerak Tubuh
Komunikasi non verbal
Sumber Informasi yang Mendasari Interaksi
Warna Kulit
Usia
Jenis Kelamin
Penampilan fisik &
Bentuk tubuh
Pakaian
Wacana
INTERAKSI
Pemilihan

Dalam pergaulan, seseorang akan memilih siapa yang akan dijadikan teman
Tahap Pendekatan
dan Perenggangan
MEMULAI
initiating
MENJAJAKI
experimenting
MENINGKATKAN
intensifying
MENYATUPADUKAN
integrating
MEMPERTALIKAN
bonding
MEMBEDA-BEDAKAN
differentiating
MEMBATASI
circumscribing
MEMACETKAN
stagnating
MENGHINDARI
avoiding
MEMUTUSKAN
terminating
Full transcript