Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sistem Informasi Akuntansi:

No description
by

Gusti Hendra

on 31 July 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sistem Informasi Akuntansi:

Sistem Informasi Akuntansi:
Proses Bisnis Produksi

PERTIMBANGAN PENGENDALIAN INTERNAL KHUSUS
Sistem informasi respons cepat sama seperti sistem computer yang lian, meningkatkan masalah pengendalian internal tertentu. Transaksi dapat dilakukan tanpa persetujuan atau intervensi manusia yang berarti mengurangi pengendalian konvensional berkaitan dengan pemisahan tugas dalam transaksi. Pengendalian dan audit trail yang lebih luas seharusnya diimplementasikan pada sistem pemanufakturan respons cepat tetapi dimasukkan dalam rancangan dan pengembangan sistem.
Implementasi JIT dalam Lingkungan MRP II/ CIM
MRP II diatur dengan sinkronisasi dan menjadwalkan tipe-tipe kejadian yang terjadi dalam lingkungan batch. Ukuran batch ditentukan dari modul perencanaan produksi. Lingkungan pemanufakturan JIT adalah liingkungan dengan arus kontinu atau terus-menerus.
TERIMA KASIH
Nama Kelompok:
1. I Gusti Ngurah Hendra Santa D
2. Linda Lestiana
Proses Produksi:

Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasa (Assauri, 1995). Menurut Ahyari (2002) proses produksi adalah suatu cara, metode ataupun teknik menambah keguanaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada.
Pengendalian Siklus Transaksi pada Proses BIsnis Produksi:

Pengendalian produksi, pengendalian persediaan, akuntansi biaya, dan akuntansi kekayaan merupakan fungsi yang ada dalam proses bisnis produksi pada perusahaan manufaktur.


a. PENGENDALIAN PRODUKSI
Pengendalian produksi meliputi perencanaan produk yang akan diproduksi dan penjadwalan produksi untuk mengoptimalkan pemaikaian sumber daya. Kebutuhan produksi disediakan dengan daftar material (bill of materials) dan daftar operasi master.
b. PENGENDALIAN PERSEDIAAN

Pengendalian persediaan diwujudkan melalui beberapa pencatatan persediaan dan laporan yang berisi informasi seperti penggunaan perseidaan, saldo persediaan, dan level maksimum dan minimum dari persediaan.

Tujuan dari pengendalian pesanan adalah untuk meminimumkan biaya persediaan total, keputusan penting yang dibuat adalah ukuran jumlah dari setiap pesanan pembelian yang disebut economic order quantiry (EOQ). Rumus untuk menghitung EOQ adalah :
EOQ=√(2RS/Pl)

di Mana:


EOQ = economic order quantiry (EOQ)
R = kebutuhan untuk item pada suatu periode (unit)
S = biaya pembelian per pesanan
P = unit biaya
L = biaya penanganan persediaan per periode, dinyatakan dalam persentase nilai periode persediaan.

Produksi Just In Time (JIT):

Produksi just-in-time (JIT) merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan sistem produksi yang komponen diproduksi hanya ketika diperlukan dalam suatu proses operasi. Sistem JIT berbeda dari sistem produksi konvensional di mana barang dalam proses, bahan baku, dan barang jadi diminumkan atau secara total dikurangi.

Aplikasi Akuntansi Kekayaan:
Aplikasi akuntansi kekayaan menyangkut aktiva tetap organisasi dan investasi. Ada empat tujuan dari aplikasi aktiva tetap dan investasi yakni :
• Untuk mengelola pencatatan yang benar yang mengidentifikasi asset dengan deskripsi, biaya, dan lokasi fisik.
• Untuk depresiasi yang benar dan atau perhitungan amortisasi untuk tujuan buku pajak.
• Untuk evaluasi ulang asuransi dan tujuan biaya penggantian.
• Menyediakan laporan bagi pihak manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan item asset individual.

3. SISTEM PEMANUFAKTURAN RESPONS-CEPAT

Sistem pemanufakturan respons-cepat adalah sistem CIM yang pemanufakturan fisik dan MRP II terintegrasi dengan teknologi yang lebih maju.
ADAPUN KOMPONEN SISTEM PEMANUFAKTURAN RESPONS-CEPAT YAKNI :





Sistem Pemanufakturan Fisik:
Ada dua subsistem yang secara langsung mendukung sistem pemanufakturan fisik, yaitu :
a. Computer-Aided Design and Drafting (CADD). CADD menggunakan perangkat lunak komputer untuk melakukan fungsi rekayasa dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas design engineer.
Pemanafakturan dengan Bantuan Komputer (CAM).
Sistem CAM meliputi perangkat lunak untuk mendefinisikan proses pemanufakturan, alat untuk memperbaiki produktivitas proses, sistem pendukung pengambilan keputusan untuk membantu pengendalian dan pengawasan proses produksi, dan beberapa elemen implementasi untuk pengendalian proses shop-floor seperti robotik, programmable logic controller (PLC) dan machine vision systems.

Sistem Prerencanaan Sumber Daya Pemanufakturan (MRP II):
Sistem Perencanaan Sumber Daya Pemanufakturan (MRP II) terdiri dari sistem perencanaan bahan baku (MRP) dan sistem berkaitan dengan penjualan, penagihan, dan pembelian. Akan tetapi, sistem MRP merupakan sistem yang utama dari sistem MRP II.
Teknologi Integrasi Tingkat Lanjut:
Jenis-jenis teknologi integrasi tersebut antara lain :
Identifikasi Otomatis
EDI
Pemrosesan Terdistribusi
Pemrosesan Transaksi Pada Sistem Pemanufakturan Respon Cepat:
a. Perencanaan Produksi
Perencanaan produksi meliputi penentuan produk mana yang diproduksi dan penjadwalan produksi agar penggunaan sumber daya produksi menjadi optimal.
Implementasi Perencanaan Produksi:
Perencanaan produksi master diproses untuk status produksi, daftar material, dan file operasi master.

Penjadwalan Produksi
Data RTG berisi status produksi yang dikumpulkan pada departemen pabrik sebagai proses kerja. Data RTG yang diterima dari pabrik digunakan untuk memperbaharui file status produksi.
Akuntansi Biaya:
Data permintaan material dan data RTG merupakan input untuk membuat file data produksi. File transaksi ini diproses oleh program aplikasi akuntansi biaya, bersama-sama dengan file status produksi. Program ini memonitor status setiap pesanan produksi dan menyiapkan file yang meringkas perbedaan antara biaya standard dan data operasinal yang ada pada record barang-dalam-proses dan biaya sesungguhnya dan data operasional yang diposting untuk setiap pesanan produksi.
Pelaporan:
File pesanan produksi yang telah selesai berisi semua biaya pesanan produksi yang telah selesai. File ini digunakna untuk memperbarui file persediaan barang jadi.
Biaya Berbasis-Aktivitas:
Biaya berbasis aktivitas menghitung beberapa tarif overhead, satu tarif untuk setiap aktivitas pemanufakturan, dan menggunakan tarif tersebut untuk menghitung biaya produk dari biaya aktivitas spesifik yang terjadi selama produksi.
MRP II Vs MRP:
Sistem MRP II meliputi berbagai modul pemrosesan MRP. Modul daftar material digunakan untuk mengkomunikasikan struktur suatu produk. Perluasan pemrosesan daftar material dalam MRP II dapat mencakup pemeliharaan gambaran rancangan produk dari sistem CADD.
Sesi Diskusi
Full transcript