Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

Febrina Sampaguita

on 17 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

photo credit Nasa / Goddard Space Flight Center / Reto Stöckli
Keanekaragaman Flora & Fauna
Flora
Tanaman di suatu tempat dipengaruhi oleh iklim di wilayah tersebut, salah satu faktor iklim yang paling mempengaruhi adalah curah hujan. Biasanya Curah Hujan di suatu tempat mempengaruhi kelebatan & Variasi hutan
Beberapa jenis flora yang dipengaruhi Iklim
- Hutan Musim

- Hutan Hujan Tropis

- Sabana

- Steppa

- Hutan Mangrove
Fauna
Pola persebaran fauna di Indonesia sangat dipengaruhi oleh persebaran tumbuhan, kondisi geografis Indonesia yang berada di antara Benua Asia dan Australia, serta kondisi geologis Indonesia yang berada pada dua landas kontinen (continental shelf) yaitu landas kontinen Asia di bagian barat dan landas kontinen Australia di Indonesia bagian timur.
Persebaran Fauna di Indonesia
- Fauna Asiatis

- Fauna Australis

- Fauna Peralihan

(8 Januari 1823 – 7 November 1913) Dikenal sebagai seorang naturalis, penjelajah, pengembara, ahli antropologi dan ahli biologi dari Britania Raya. Ia terkenal sebagai orang yang mengusulkan sebuah teori tentang seleksi alam, dimana kemudian hari malah membuat Charles Darwin lebih terkenal dari dia dengan teorinya sendiri.

Ia menemukan sebuah garis imajiner yang membagi flora dan fauna di Indonesia menjadi dua bagian besar. Garis ini dikemudian hari dikenal sebagai Garis Wallace, dimana di satu bagiannya, bentuk flora dan faunanya masih mempunyai hubungan dengan flora dan fauna dari Australia dan memiliki ciri-ciri yang sangat mirip. Sedangkan di bagian yang lainnya sangat mirip dengan flora dan fauna dari Asia. Ia kadang - kadang dikenal sebagai Bapak dari Biogeografi Evolusi

Ia adalah salah seorang dari pemikir revolusioner pada abad ke-19 dan memberikan banyak masukan kepada pembangunan "teori evolusi" selain juga salah seorang penemu dari "teori seleksi alam". Termasuk didalamnya adalah konsep keanekaragaman warna dalam dunia fauna, dan juga "Efek Wallace"

(5 Desember 1852 – 7 Februari 1937 ) adalah seorang ilmuwan ahli ilmu hewan (zoologis) dan biogeografi berkebangsaan Jerman-Belanda.

Salah satu teorinya dalam biogeografi adalah apa yang disebut sebagai Garis Weber, yang menandai perbatasan fauna mamalia Australasia. Sebagaimana yang ditengarai pada tumbuhan, survai-survai fauna memperlihatkan bahwa untuk kelompok-kelompok vertebrata –kecuali burung– Garis Wallace bukan merupakan perbatasan biogeografis yang paling signifikan. Alih-alih Selat Lombok, adalah Kepulauan Tanimbar yang dilalui garis batas antara fauna Oriental dan Australasia, khususnya mamalia dan kelompok vertebrata terestrial lainnya. Demikian pula, untuk kebanyakan invertebrata, kupu-kupu, dan juga burung, Garis Weber yang lebih tepat menggambarkan perbatasan itu ketimbang Garis Wallace. Max Weber adalah pemimpin Ekspedisi Siboga. Ekspedisi Siboga adalah ekspedisi zoologis dan hidrografis Belanda ke Indonesia dari Maret 1899 hingga Februari 1900.

Kesimpulan
Indonesia memiliki berbagai jenis flora dan fauna. Jenis flora yang terdapat di Indonesia antara lain, hutan musim, hutan hujan tropis, sabana, steppa, dan hutan mangrove. Sedangkan persebaran fauna yang terdapat di Indonesia antara lain fauna asiatis, fauna australis, dan fauna peralihan.

Persebaran flora dan fauna di Indonesia dibatasi oleh garis imajiner bernama garis Wallace. Sedangkan persebaran fauna mamalia australasia dibatasi oleh garis Webber.

Kelompok
- Ausy Hawais Monasel
- Deshinta Bella K
- Devin Giffary A
- Febrina Sampaguita
- Ihsan
- M. Dzaki Albiruni
- Verrel Al-Hafizh P
- Memiliki Suhu Udara Tinggi

- Terdapat di Jawa Tengah & Jawa Timur

- ex: Hutan Jati & Kapuk Randu
- Curah Hujan Tinggi

- Suhu Udara Tinggi

- Terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua
- Curah hujannya sedikit

- Berupa padang rumput yang diselingi pepohonan

- Terdapat di NTT & NTB
- Curah Hujan Sangat Sedikit

- Berupa padang rumput yang sangat luas

- Terdapat di Nusa Tenggara Timut

- Baik untuk peternakan
- Hutan yang tumbuh di pantai yang berlumpur

- Terdapat di pantai Papua, Sumatera bagian timur, Kalimantan Barat, & Kalimantan Selatan
- Terdapat di Indonesia bagian barat meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya

- Ex: Tapir, Banteng, Kera Gibon, Mawas, Badak bercula 2, Beruang, Gajah, Siamang, Kijang, Harimau Loreng, Kancil, Trenggiling, Ikan lumba- lumba, dll
- Wilayah Fauna Indonesia Timur meliputi Pulau Irian Jaya , Kepulauan Aru, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Wilayah Fauna Indonesia Timur (Tipe Australis) dengan Fauna Indonesia Tengah (Tipe Asia-Australis) dibatasi oleh Garis Weber.

- Ex: Kanguru, walabi, beruang, koala,buaya, biawak, ular, kadal ,kakatua, beo, nuri,cendrawasih, dll
- Wilayah Fauna Indonesia Tengah ini meliputi Pulau Sulawesi, Timor, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Kepulauan Maluku

-Ex: anoa, babi rusa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, beruang, tarsius, monyet seba, kuda, sapi, burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, merpati, ular,buaya,biawak ,dll
Alfred Russel Wallace
Max Carl Wilhelm Weber
Full transcript