Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Meraih Kasih Allah SWT. dengan Ihsan

No description
by

Syiva Hidayah

on 4 November 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Meraih Kasih Allah SWT. dengan Ihsan

Allah berfirman :
”Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan.?” (Muhammad: 22)
Ihsan kepada kerabat adalah dengan jalan membangun hubungan yang baik dengan mereka, bahkan Allah SWT menyamakan seseorang yang memutuskan hubungan silatuhrahmi dengan perusak dimuka bumi.

Silaturahmi adalah kunci untuk mendapatkan keridhaan Allah. Hal ini dikarenakan sebab paling utama terputusnya hubungan seorang hamba dengan Tuhannya adalah karena terputusnya hubungan silaturahmi.
Ihsan kepada Kerabat Karib
Ihsan kepada Karyawan/Pekerja
Kepada karyawan atau orang-orang yang terkait perjanjian dengan kita, termasuk pembantu, tukang, dan sebagainya, kita diperintahkan agar membayar upah mereka sebelum keringat mereka kering (segera), tidak membebani mereka dengan sesuatu yang mereka tidak sanggup melakukannya. Secara umum kita juga harus menghormati dan menghargai profesi mereka.
Dalil perintah menyantuni anak yatim dalam Al-Quran

Q.S. Al-Ma’un : 1-7
Q.S. An-Nisa : 36
Q.S. Al-Baqarah : 83
Q.S. Al Baqarah :215
Q.S. Al-Baqarah : 177
Q.S. Ad-Dhuha : 9
Q.S. Al Balad : 12-15

"Barangsiapa meletakan tangannya di atas kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang, maka Allah akan menuliskan kebaikan pada setiap lembar rambut yang disentuh tangannya."
(HR.Ahmad, Ath-Thabrani, Ibnu Hibban, Ibnu Abi Aufa)
Ihsan kepada Anak Yatim
Meraih Kasih Allah SWT. dengan Ihsan
''Ihsan kepada Sesama Manusia''
"Orang-orang yang menolong janda dan orang miskin, seperti orang yang berjuang di jalan Allah."
(H.R. Muslim dan dan Abu Hurairah)
Berbuat baik terhadap fakir miskin adalah dengan memberikan bantuan kepada mereka terutama pada saat mereka mendapat kesulitan.
Ihsan kepada Fakir Miskin
Ihsan kepada Tetangga Dekat, Tetangga Jauh, serta Teman Sejawat
“Tidak beriman kepadaku barangsiapa yang kenyang pada suatu malam, sedangkan tetangganya kelaparan, padahal ia megetahuinya.”
(HR. ath-Thabrani)
Ihsan kepada tetangga dekat meliputi tetangga dekat dari kerabat atau tetangga yang berada di dekat rumah, sedangkan tetangga jauh yaitu tetangga yang jauh baik jauh karena nasab maupun yang berada jauh dari rumah. Adapun yang dimaksud teman sejawat adalah yang berkumpul dengan kita atas dasar pekerjaan, pertemanan, teman sekolah atau kampus, perjalanan, ma’had, dan sebagainya.
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah memuliakan tamunya. "
(H.R. Jama'ah kecuali Nasa'i)
Ihsan kepada tamu secara umum adalah dengan menghormati dan menjamunya.

Tamu yang datang dari jauh, termasuk dalam sebutan Ibnu Sabil (Orang yang dalam perjalanan jauh). Cara berbuat baik terhadap mereka adalah dengan memenuhi kebutuhannya, menjaga hartanya, memelihara kehormatannya, dan menunjukkan jalan jika ia meminta.
Ihsan kepada Tamu
Dalil Berbakti Kepada Orang Tua dalam Al Quran

Q.S. Al-Isra : 23-24
QS. an-Nisa’ : 36
Q.S. Al-An’am : 151
Q.S. Al-Ankabut : 8
Q.S. Luqman : 14-15
Q.S. Al-Ahqof : 15-16
Berbuat baik kepada kedua orangtua bisa dilakukan dengan cara mengasihi, memelihara, dan menjaga mereka dengan sepenuh hati serta memenuhi semua keinginan mereka selama tidak bertentangan dengan aturan Allah SWT.
Ihsan kepada kedua Orangtua
“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah engkau mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku akan kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. [QS. Al-Ankabut/ 29: 8].
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).”
(Q.S. An Nisa :10)
Berbuat baik kepada anak yatim ialah dengan cara mendidiknya dan memelihara hak-haknya.
“Aku adalah Allah, Aku adalah Rahman, dan Aku telah menciptakan rahim yang Kuberi nama bagian dari nama-Ku. Maka, barangsiapa yang menyambungnya, akan Ku sambungkan pula baginya dan barangsiapa yang memutuskannya, akan Ku putuskan hubunganku dengannya.” (HR. Turmuzdi)
Pengertian Ihsan
Ihsan berasal dari kata "Hasuna" yang artinya adalah berbuat baik, sedangkan bentuk masdarnya adalah "Ihsan" yang artinya kebaikan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur`an mengenai hal ini :
Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri…” (al-Isra’: 7)
“…Dan berbuat baiklah (kepada oraang lain) seperti halnya Allah berbuat baik terhadapmu….” (al-Qashash:77)
Ibnu Katsir mengomentari ayat di atas dengan mengatakan bahwa kebaikan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah kebaikan kepada seluruh makhluk Allah SWT.
Hendaklah kita melembutkan ucapan, saling menghargai dalam pergaulan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegahnya dari kemungkaran, menunjukinya jalan jika ia tersesat, mengajari mereka yang bodoh, mengakui hak-hak mereka, dan tidak mengganggu mereka dengan tidak melakukan hal-hal dapat mengusik serta melukai mereka.
Full transcript