Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan perkecambahan tumbuhan

No description
by

Rasko Jadiyantara

on 25 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan perkecambahan tumbuhan

METODE PENELITIAN
Perkecambahan
Perkecambahan merupakan tahap awal perkembangan suatu tumbuhan, khususnya tumbuhan berbiji. Dalam tahap ini, embrio di dalam biji yang semula berada pada kondisi dorman mengalami sejumlah perubahan fisiologis yang menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai kecambah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan
Pengaruh Oksigen
Oksigen berperan pada proses respirasi. Proses respirasi tanaman adalah proses perombakan gula (karbohidrat) hasil fotosintesis dan hasil akhir dari proses respirasi yaitu terbentuknya ATP yang merupakan sumber energi utama bagi tanaman untuk melakukan semua kegiatan seperti absorbsi, transpirasi, transportasi, pembelahan sel, pembungaan maupun fotosintesis. Oksigen digunakan di mitokondria untuk membantu menghasilkan adenosina trifosfat (ATP) selama fosforilasi oksidatif.

Pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan perkecambahan tumbuhan kacang hijau
1. Faktor Internal
Genetik (hereditas)
Enzim
Hormon (fitohormon)
2. Faktor Eksternal
Unsur Hara
Suhu
Kelembaban
Cahaya
Air
Tingkat keasaman (pH)
Oksigen
A. Variabel
Variabel bebas : Media kapas, pemberian air
Variabel kontrol : Kelembaban udara
Variabel terikat : Tinggi perkecambahan

Alat dan Bahan
Alat :
Gelas aqua 3 buah
Pipet
Penggaris 30 cm
Alat tulis (pensil, kertas)
Benang wol 20 cm
Plastik
Karet
Bahan :
Kacang hijau 12 biji (4 biji tiap gelas)
Air 3 ml
Kapas 3 helai (1 helai tiap gelas)

Cara kerja :
1. Siapkan semua alat dan bahan
2. Rendam kacang hijau selama 30 menit
3. Pilih kacang hijau yang kualitasnya baik yaitu kacang yang berada didasar
4. Beri label pada setiap gelas (misal gelas 1, gelas 2 dan gelas 3)
5. Basahi kapas lalu letakkan pada gelas
6. Letakkan 4 biji kacang hijau setiap gelas diatas media tanam
7. Tutup rapat pada gelas 2 dengan plastik, tutup dan lubangi plastik pada gelas 3, gelas 1 biarkan terbuka
8. Siram tanaman setiap hari sebanyak 3 ml
9. Setiap harinya ukur tanaman menggunakan benang wol yang kemudian ukur dengan penggaris
10. Buat tabel dan grafik pengukuran agar mempermudah mengetahui pertumbuhan perkecambahan kacang hijau
Waktu dan tempat
Waktu :
Tanggal mulai : 11 Agustus 2014, pukul 14.00
Tanggal selesai : 16 Agustus 2014, pukul 12.00
Tempat : Kelas 12 ipa 4

Cara pengambilan data
Mengukur panjang pertumbuhan kacang hijau dengan mengambil bukti fisik berupa gambar tanaman kacang hijau setiap hari pada pukul 14.00, menggunakan benang yang dijulurkan pada batang kacang hijau
Analisis Percobaaan :
Pertumbuhan pada gelas 2 (gelas tertutup) mengalami pertumbuhan lebih cepat daripada gelas 1 (gelas kontrol) maupun gelas 3 (gelas berlubang). untuk warna batang, gelas 1 selama pertumbuhan berwarna hijau tetap, sedangkan gelas 2 sebelum mencapai warna hijau sempat berwarna ungu, dan di gelas 3 pada awal penelitian batang sempat berwarna hijau muda sebelum berwarna hijau untuk jumlah daun pada gelas 2 tumbuh lebih cepat daripada gelas lainnya.
Fakta : - Terdapat 3 biji kacang hijau yang mati karena jamuran pada gelas 1
- Pada hari ke 3 dan 4 tidak dilakukan pengukuran dan penyiraman tanaman karena lupa
Kesimpulan :
Dari hasil percobaan kelompok kami beserta riset yang telah kami lakukan, oksigen menghambat pertumbuhan tanaman, meskipun oksigen diperlukan untuk respirasi.

Kelompok 1
Audrey Andini (1)
M.H. Rasko Jadiyantara (7)
Nova Islamiyah (8)
Mas Silah Khudin (18)
Mia Aulia R. (20)
Gilang Rizqy P.A.R (30)
Full transcript