Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

STEROID

No description
by

Miranda Lestari

on 21 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of STEROID

C. Biosintesis Steroid
A. Uraian Steroid
Steroid adalah senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis yang dapat dihasil reaksi penurunan dari terpena atau skualena. Steroid merupakan kelompok senyawa yang penting dengan struktur dasar sterana jenuh dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang termasuk turunan steroid, misalnya kolesterol, ergosterol, progesteron, dan estrogen. Pada umunya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini. Steroid merupakan senyawa yang memiliki kerangka dasar triterpena asiklik.
B. Klasifikasi Steroid
Berdasarkan jumlah atom karbonnya

1. Steroid dengan jumlah atom
karbon 27, misalnya zimasterol
2. Steroid dengan jumlah atom
karbon 28, misalnya ergosterol
3. Steroida dengan jumlah atom
karbon 29, misalnya stigmasterol

Steroid dibiosintesis dalam hampir semua jaringan. Pendahuluan untuk steroid, adalah skulena suatu tripena yang diperoleh dari kondensasi 2 molekul farsenol. Rentetan reaksi dimulai dari penyederhanaan skulena hingga diperoleh lanosterol suatu zat antara yang dapat diubah menjadi kolestrol dan steroid lainnya.
Dimulai di jalur mevalonate pada manusia,
dengan Asetil-KoA sebagai building blocks,
yang merupakan DMAPP dan IPP.
Dalam mengikuti langkah-langkahnya,
DMAPP Lanosterol IPP, steroid
pertama. Selanjutnya modifikasi milik
steroidogenesis berhasil.
D. Cara Ekstraksi
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA STEROID DARI KULIT BATANG TUMBUHAN MAJA (Aegle marmelos (L.) Correa)

Pertama-tama, kulit batang
A. marmelos
Diambil, dibersihkan dari pengotor, debu dan lain-lain. Lalu dijemur menggunakan sinar matahari hingga kering dan Digiling sehingga diperoleh sampel berupa serbuk. Selanjutnya kulit batang tumbuhan maja (
Aegle marmelos
(L) Correa) diekstraksi
maserasi
dengan menggunakan pelarut methanol, dimana kemudian ekstrak metanolnya dipekatkan dan difraksinasi dengan menggunakan n-Heksan sehingga selanjutnya dapat di lakukan pengujian kandungan steroid.
STEROID
Menurut asalnya senyawa steroid dibagi atas:

1. Zoosterol, yaitu steroid yang berasal dari hewan, misalnya
kolesterol.
2. Fitosterol,yaitu steroid yang berasal dari tumbuhan misalnya
sitosterol dan stigmasterol
3. Mycosterol, yaitu steroid yang berasal dari fungi misalnya
ergosterol
4. Marinesterol, yaitu steroid yang berasal dari organisme laut
misalnya spongesterol.
Full transcript