Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PERBEDAAN MUHAMMADIYAH & PERSIS

No description
by

azka azka

on 29 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERBEDAAN MUHAMMADIYAH & PERSIS

Latar Belakang
Masyarakat Indonesia dewasa ini merupakan masyarakat peralihan yang mengalami transformasi sosial, politik ekonomi dan budaya yang cepat serta memperoleh pengaruh dari dunia luar secara intens, industrialisasi, urbanisasi, sekulerisasi, polarisasi masyarakat Indonesia yang cendrung menjadi berbagai kelas merupakan proses yang terus berjalan dengan segala macam implikasinya. Dalm kontekes perubahan atau pembaharuan inilah organisasi islam yang berkembang dalam bidang agama dan politik yang banyak di bahas di kalangan masayarakat luas, dan juga di presentasi ini terdapat dua organisasi islam yang berkembang di Indonesia yang berkenaan dengan masalah keagamaan.
Visi & Misi Muhammadiyah
Metode Dakwah Persis
1. pertemuan umum
2. tabligh
3. khotbah-khotbah
4. kelompok-kelompok studi mendirikan sekolah-sekolah dan menyebarkan atau menerbitkan pamflet-pamflet dan majalah-majalah.
PERBEDAAN MUHAMMADIYAH & PERSIS
Sejarah Muhammadiyah
Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung
Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912(8 Dzulhijjah 1330 H).
Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi hal-hal mistik. Kegiatan ini pada awalnya juga memiliki basis dakwah untuk wanita dan kaum muda berupa pengajian Sidratul Muntaha.
Pada masa kepemimpinan Ahmad Dahlan (1912-1923), pengaruh
Muhammadiyah terbatas di karesidenan-karesidenan seperti: Yogyakarta, Surakarta, Pekalongan,. Selain Yogya, cabang-cabang Muhammadiyah berdiri di kota-kota tersebut pada tahun 1922 dan pada tahun 1938, Muhammadiyah telah tersebar keseluruh Indonesia.
Sejarah PERSIS
Persatuan Islam (Persis) berdiri pada abad ke-20 yaitu pada permulaan tahun 1920-an, tepatnya tanggal
12 September 1923 di Bandung. Adapun yang pertama mempunyai gagasan terbentuknya Persis ini adalah H. Zam-zam bersama temannya H. Muhammad Yunus.

H. Zam-zam dan H. Muhammad Yunus mempunyai latar belakang dan kultur yang sama. Hal inilah yang
menyatukan mereka dalam mendalami keislaman. Dalam setiap diskusi, H. Zamzam dan Muhammad Yunus, merupakan pembicara utama, keduanya banyak mengemukakan pikiran baru. Keduanya memang memiliki kapasitas dan wawasan pengetahuan yang cukup luas dalam masalah keagamaan.

Maka sejak saat itu, timbulah gagasan di kalangan mereka untuk mendirikan organisasi Persatuan Islam
atau nama lain yang diajukan oleh kelompok ini yaitu Permupakatan Islam, untuk mengembalikan ummat Islam kepada pimpinan al-Qur'an dan al-Sunnah. Organisasi yang didirikan di Bandung ini untuk menampung kaum muda maupun kaum tua, yang memiliki perhatian pada masalah-masalah agama. Kegiatan utamanya adalah diskusi.

VISI
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan watak Tajdid yang dimilikinya senantiasa istiqomah dan aktif dalam melaksanakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar di semua bidang dalam upaya mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

1. Menegakkan keyakian Tauhid yang murni sesuai dengan ajaran Alloh SWT
yang dibawa oleh para Nabi/Rasul sejak Nabi Adam a.s. hingga Nabi
Muhammad s.a.w.

2. Memahami Agama Islam dengan menggunakan akal pikiran sesuai
dengan jiwa ajaran Islam.

3. Menyebarluaskan ajaran Islam yang bersumber kepada Al-Qur'an sebagai
Kitab Alloh terakhir dan Sunnah Rasul untuk pedoman hidup umat manusia.


4. Mewujudkan amalan-amalan Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga dan
masyarakat.
MISI
Tujuan
Maksud dan tujuan Muhammadiyah ialah menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
( AD Muhammadiyah Bab III Pasal 6 )

VISI & MISI PERSIS
VISI
Terwujudnya al-Jamaah sesuai tuntutan Alquran dan Sunah.
MISI
1. mengembalikan umat kepada Alquran dan Sunah.
2. menghidupkan ruh al-jihad, ijtihad dan tajdid.
3. mewujudkan Mujahid, Mujtahid, dan Muwahid.
4. meningkatkan kesejahteraan umat.
Tujuan
Terlaksananya syariat Islam berlandaskan Alquran dan Sunah secara kâffatdalam segala aspek kehidupan.
Latar Belakang Muhammadiyah
Sikap KH. Ahmad Dahlan seperti ini sesungguhnya
dalam rangka melaksanakan firman Allah SWT sebagaimana yang tersimpul dalam surat An. Nisa ayat 82 dan surat Muhammad ayat 24, yaitu melakukan taddabur atau memperhatikan dan mencermati dengan penuh ketelitian terhadap apa yang tersirat dalam ayat dan akhirnya terbentuk gerakan dakwah/organisasi amar ma'ruf nahi mungkar sampai saat ini
Faktor Eksternal
Latar Belakang PERSIS
1. Adanya kesamaan tujuan, latar belakang dan kultur antar kedua penggagas persis.
2. Timbulnya gagasan dari kalangan-kalangan kelompok dalam suatu diskusi.
Metode Dakwah Muhammadiyah
Landasan dari surah An-nahl 185
BIL HIKMAH
Wal Mauijatil Hasanah
Wajadilhum Billati Hiya Ihsan
Perbedaan
Perbedaan Muhammadiyah dan Persis dapat dilihat dari tata cara serta pandangan-pandangan tentang islam diantaranya, yaitu :
Muhammadiyah = Tidak sampai hadiah pahala kepada Orang mati
Persis = Kalau hadiah pahala sampai, bikin gudang pahala

Muhammadiyah = Dzikir bersama bukan ajaran sunah
Persis = Dzikir bersama bid'ah
Muhammadiyah = Tidak mentahlilkan orang mati
Persis = Kenduri kematian bid'ah

Muhammadiyah = maulidan asalkan bisa menghindar dari bid'ah
Persis = Maulidan bid'ah

Muhammadiyah = Boleh isbal asal tidak sombong
Persis = larangan isbal bagi yang sombong
* Muhammadiyah : organisasi/ hizbi
Karena bukan organisasi/ hizbiyah, maka tidak ada pendiri, tdk ada lambang bendera dan simbol2, tdk ada kartu anggota, tdk ada sandi rahasia(tandzim sirri), tidak ada doktrin dan bai'at, tdk ada struktur dan pengurus harian, tidak ada pimpinan/tokoh sentral, tidak ada AD/RT, tidak ada ulang tahun/harlah/ milad, tidak terkungkung tempat dan waktu serta tidak ada kultus individu selain Rasulullah shollallohu'ala ihi wassallam.
* Persis : organisasi/ hizbiyah

Faktor Subyektif
Faktor Interal
a. Adanya pengaruh gerakan reformasi dan purifikasi yang di pelopori oleh Jamaluddin Al Afghani Muhammad Abduh, serta Muh. Abd. Wahab.

b. Kegiatan-kegiatan kristening politik, yaitu usaha-usaha misi dan zending yang bermaksud mengkristenkan umat islam Indonesia.

c. Adanya penjajahan kolonialis, yang membelenggu umat Islam Indonesia dan penestrasi kebudayaan barat, sehingga menimbulkan sikap acuh tak acuh bahkan mencemohkan Islam dari kalangan pelajar Indonesia,dan akibat-akiabat negatif lainnya.
a. Rusak dan hinanya umat islam dalam bidang sosial, baik dalam bidang politik, ekonomi, kebudayaan serta keagamaannya.
b. Tidak tegak nya hidup dan kehidupan agama islam dalam diri orang dan masyarakat.
c. Tidak bersihnya islam akibat bercampurnya dengan berbagai macam faham sehingga timbulnya bid ah, syirik.
d. Kurang adanya persaudaraan dan persatuan umat islam dalam membela kepentingan islam.
e. Belum selesai dan sempurnya perjuangan para wali dalam pengembangan agama islam di indonesia.

Sekian
Terima Kasih~
Full transcript