Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Melalui Cerita Rakyat

No description
by

Muhammad Reynaldy Trianugrah

on 5 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Melalui Cerita Rakyat

UNSUR INTRINSIK
Pengertian Cerita Rakyat
Cerita Rakyat, adalah cerita yang tumbuh disuatu masyarakat dan tumbuh berkembang dalam masyarakat tersebut. Cerita rakyat juga sering disebut sebagai cerita warisan nenek moyang.

Ciri-ciri Cerita Rakyat
Disampaikan turun temurun atau berkembang dari mulut ke mulut.
Kaya akan nilai-nilai luhur atau pesan moral.
Bersifat Tradisional.
Mempunyai bentuk-bentuk Klise dalam susunan atau cara.
Bersifat anonim,artinya nama pengarang tidak ada.
Memiliki nilai budaya dan tradisi.
UNSUR
Instrinsik
Perbedaan Hikayat dengan Cerpen dan Novel
Unsur instrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari dalam.
Unsur-unsur instrinsik cerita rakyat, yaitu :
Tema
Alur
Latar
Tokoh dan Penokohan
Sudut Pandang
Amanat
UNSUR EKSTRINSIK
Unsur Eksentrik adalah unsur yang berada di luar karya sastra atau cerita namun turut menetukan bentuk dan isi suatu karya/cerita. Unsur-unsur eksttrinsik cerita rakyat, yaitu : agama, politik, moral, aliran pengarang, psikologi, sejarah, sosial budaya, dan lain-lain.

Novel, cerpen dan hikayat memiliki perbedaan walaupun sama sama berbentuk prosa/karangan. Perbedaannya dapat diliat dari unsur intrinsiknya yaitu:

Hikayat Yong Dolah
Pengertian Hikayat
Cerita rakyat memiliki banyak ragam, salah satunya adalah Hikayat.

Hikayat adalah cerita Melayu Klasik yang menonjolkan unsur penceritaan berciri kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya.

Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Melalui Cerita Rakyat
Kelompok 4
fiana dwi
gideon ivan
m. reynaldy
nadissa alika
salma sabyla
X MIA 6
Ekstrinsik
Contoh Teks Hikayat
Hikayat Si Miskin
Hikayat Malin Dewa
Hikayat Indera Bangsawan
Hikayat Hang Tuah
Hikayat Pandawa Jaya
Hikayat 1001 Malam
ALUR
Alur adalah jalannya cerita, rangkaian peristiwa yang membentuk cerita dengan dasar hubungan sebab akibat.
MAJU
MUNDUR
GABUNGAN
TEMA
Tema adalah pokok pikiran yang dipakai sebagai dasar pengarang, pokok pikiran pengarang, dan ide pokok permasalahan.
Latar, adalah keterangan tentang tempat, waktu dan suasana; tempat/waktu terjadinya peristiwa.

LATAR
TEMPAT
SUASANA
WAKTU
Penokohan, adalah lukisan watak pelaku, cara pengarang menggambarkan watak tokoh.
Istilah tokoh menunjukkan pada orangnya, pelaku cerita, sedangkan pekonokohan menunjukkan pada sikap kualitas pribadi tokoh.

TOKOH & PENOKOHAN
ANTAGONIS
PROTAGONiS
Sudut Pandang, adalah kedudukan pengarang dalam cerita atau cara pandang pengarang.
Setiap pengarang memiliki sudut pandang penceritaan yang berbeda meliputi:

Sudut pandang orang pertama (aku, saya)
Sudut pandang orang kedua (kamu, kau)
Sudut pandang orang ketiga (ia, dia)

Sudut Pandang
Amanat, adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang lewat cerita.

AMANAT
1. TEMA
Tema-tema dalam hikayat biasanya hampir sama, seperti perjuangan seorangn pahlawan hingga akhirnya menjadi raja, percintaan raja dan permaisurinya, dan lain-lain. Tema-tema dalam novel atau cerpen lebih beragam dan banyak pilihanya dari tema-tema dalam hikayat, seperti persahabatan, percintaan, agama, keluarga, dan lain-lain.
2. LATAR
Latar pada hikayat sangat menonjol yaitu istana dan lingkungan sekitarnya, sedangkan dalam novel dan cerpen, latar sangat beragam, baik tempat, waktu, maupun suasana.
3. TOKOH & PENOKOHAN
Pada hikayat, tokoh dan penokohan hanya terbatas pada raja-raja, ratu-ratu, permaisuri, atau rakyat jelata yang tinggal di lingkungan kerjaan. Penokohan dalam hikayat juga bersifat mutlak, tokoh yang dari awal baik akan terus baik sampai akhir dan tokoh yang dari awal jahat akan terus jahat sampai akhir. Sedangkan pada novel atau cerpen, penokohan lebih realistis, yang baik bisa menjadi jahat dan yang jahat bisa menjadi baik. Perubahan tokoh juga sangat dinamis, sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam novel, watak seorang tokoh dapat berubah seiring berjalannya cerita.

Padà suatu hari saàt yong istrahat sehàbis berburu dihutan, tibà-tiba ada seekor hàrimau jantan mendekati yong dàn siap untuk menerkàm. Cepat-cepat yong berlàri, dalam kejar-kejaràn itu, jarak antarà yong dan harimau hanya tinggàl satu meter sajà. Disaat harimau lengàh, cepat-cepat yong memanjàt pohon pinàng. Yong diam sejenak.

Setelah lamà yong tunggu diatàs pohon pinang yang kebetulàn berbuah lebàt itu, harimau tàk kunjung pergi. Naik daràh yong, yong gego (goncàng) pohon pinàng itu sampài berguguran buahnyà menimpa harimàu,, eee harimàu bergeming, tàk kunjung pegi.

Yong lihàt harimau tak màu pergi, yong guncàng lagi pohon pinàng itu sekuat-kuatnyà, kali ini yong heràn, kenapà harimau berlàri terbibit-birit, setelàh yong periksà, rupanyà buah pinàng yong copot sebiji dàn mengenài kepala harimau. Oleh karenà itulah harimàu lari tunggang langgang.

Maknanyà : kalau pergi berburu haruslàh membawa senjata yàng lengkap, ketika berjumpà binatang buas bisà untuk membelà diri. Tidak perlu memànjat pohon.

Yong dolàh adalah seorang Legendà dari kotà Bengkalis yang sangàt populer di provinsi Riàu dengan cerita dongengnya yàng penuh maknà. Kini beliàu telah wafàt. Namun telatàh almarhum tidak pernàh lekang dimakàn masa, tetàp selalu dikenàng oleh masyarakat Kabupàten Bengkalis.
TERIMA KASIH
Full transcript