Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

REVITALISASI KKG DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

No description
by

satria irwandi

on 23 February 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of REVITALISASI KKG DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU

Presented by : SATRIA IRWANDI
REVITALISASI KKG DALAM UPAYA PENINGKATAN & PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU
TUJUAN REVITALISASI
Program umum
Program inti
Masalah Seputar Guru dan KKG
9. Kurangnya perhatian kepala sekolah terhadap kegiatan-kegiatan guru dalam KKG karena dikaitkan dengan dana

SOLUSI






7. Evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan KKG sebagai lembaga organisasi profesioalisme guru dalam rapat evaluasi minimal setiap semester di Gugus dengan melibatkan guru dan kepala sekolah

KESIMPULAN
Kelompok Kerja Guru merupakan satu wadah pengembangan kompetensi guru yang sangat potensial bila dikembangkan dan mendapat sambutan dari guru sebagai pelaksana kegiatan tersebut dalam upaya meningkatkan profesionalisme. Pengembangan sumber daya manusia pendidik, khususnya pengembangan profesional guru, merupakan usaha mempersiapkan guru agar memiliki berbagai wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan memberikan rasa percaya diri untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai petugas profesional. Pengembangan atau peningkatan kemampuan profesional harus bertolak pada kebutuhan atau permasalahan nyata yang dihadapi oleh guru, agar bermakna dan dalam langkah evaluasi dari setiap kegiatan
TERIMA KASIH
PENGERTIAN KKG DAN REVITALISASI KKG
Revitaslisasi KKG adalah satu usaha dalam meningkatkan,membangun dan menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan dalam KKG untuk mengoptimalkan serta memperbaiki kompetensi Guru
DASAR HUKUM
Undang undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen .
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang standar Kualifiksi akademik dan kompetenso Guru.
Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik mengembangkan panduan penyelenggaraan KKG Standar Penyelenggaraan KKG dan MGMP


STRUKTUR PROGRAM KEGIATAN KKG

Kelompok Kerja Guru yaitu suatu organisasi profesi guru yang bersifat struktural yang dibentuk oleh guru-guru di suatu wilayah atau gugus sekolah sebagai wahana untuk saling bertukaran pengalaman guna meningkatkan kemampuan guru dan memperbaiki kualitas pembelajaran
Memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal, seperti penyusunan dan pengembangan silabus, Rencana Program Pembelajaran (RPP), menyusun bahan ajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), membahas materi esensial yang sulit dipahami, strategi/metode/ pendekatan/media pembelajaran, sumber belajar, kriteria ketuntasan minimal, pembelajaran remedial, soal tes untuk berbagai kebutuhan, menganalisis hasil belajar, menyusun program dan pengayaan, dan membahas berbagai permasalahan serta mencari alternatif solusinya.
Memberi kesempatan kepada guru untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan dan umpan balik.
Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif bagi guru.
Memberdayakan dan membantu guru dalam melaksanakan tugas-tugas guru di sekolah dalam rangka meningkatkan pembelajaran sesuai standar .
Mengubah budaya kerja dan mengembangkan profesionalisme guru dalam upaya menjamin mutu pendidikan.
Meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik dalam rangka mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Mengembangkan kegiatan mentoring dari guru senior kepada guru junior.
Meningkatkan kesadaran guru terhadap permasalahan pembelajaran di kelas yang selama ini tidak disadari dan tidak terdokumentasi dengan baik.

Program inti terdiri dari:
Program Rutin
Program Pengembangan
Program penunjang
1.
Belum maksimalnya guru-guru melaksanakan pembelajaran yang terkonsep.
2. kurangnya Penguasaan guru-guru/KS terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk kepentingan pembelajaran
3. Kurangnya tingkat pemahaman maupun tingkat implementasi guru-guru/para KS terhadap Perundang-Undangan (UU, PP, Permen, Perda) yang berkaitan dengan Tugas dan Fungsinya maupun yang berkaitan dengan KKG,
4. Relatif rendahnya kreativitas guru/KS dalam melaksanakan Riset/penelitian untuk kepentingan peningkatan kualitas pembelajaran, salah satunya melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan lesson study.
5. Kurangnya Pengembangan model-model pembelajaran hasil temuan para ahli pendidikan, memanfaatkan lingkungan belajar serta pengembangan media pembelajaran yang berbaisis lingkungan dan berbasis Teknologi
6. Masih sangat perlu ditingkatkan/dioptimalkannya Etos kerja, dedikasi, dan profesionalisme guru-guru/KS.
7. Masih terdapat kepala sekolah yang belum mampu menyusun Rencana Kerja Menengah (RKJM), Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS), serta melaksanakan dan mengevaluasinya secara efektif.
8. Masih terdapat sekolah yang masih belum efektif dalam pengelolaan keuangan sekolah, baik secara organisasi (Tim pengelola: KS, Bendahara, pengontrol), transparansi, maupun kredibilitasnya.
1. Mengaktifkan kembali Gugus sekolah sebagai wadah pembinaan
2. Mengaktifkan program rutin dan pengembangan KKG seperti lesson study, seminar dan workshop pembelajaran menggunakan metode pendidikan orang dewasa (andragogy)
3. Mengalokasikan kegiatan Kelompok kerja guru dalam RKAS dimasing-masing sekolah.
4. Memanfaatkan kegiatan Gugus sebagai pemasukan dana bagi operasional KKG
5. Mencari trobosan bantuan dana operasional dari mitra swasta dan pemerintah sebagai contoh pemanfaatan dana CSR perusahaan swasta dan dana block grand pengembangan KKG.
6. Penghargaan terhadap prestasi guru dan sekolah dengan mengadakan kompetisi guru berprestasi dan sekolah terbaik.
Full transcript