Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

UNSUR UNSUR PERIODE 3

No description
by

Hafizh Hada

on 24 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of UNSUR UNSUR PERIODE 3

THIS IS CHEMISTRY
Unsur-unsur logam

UNSUR UNSUR PERIODE 3

1. Unsur-unsur periode ketiga terdiri dari
Logam yaitu Natrium (Na), Magnesium (Mg), dan Aluminium (Al)
Logam adalah unsur yang memiliki sifat mengkilap
dan umumnya merupakan penghantar listrik dan penghantar panas yang baik. Unsur-unsur logam umumnya berwujud padat pada suhu dan tekanan normal, kecuali raksa yang berwujud cair. Pada
umumnya unsur logam dapat dibentuk menjadi benda benda lainnya.

Natrium (Na)
Reaksi dengan air
Natrium mengalami reaksi yang sangat eksoterm dengan air dingin menghasilkan hidrogen dan larutan NaOH yang tak berwarna.
2Na + 2H O ----> 2NaOH + H
Reaksi dengan klor
Natrium terbakar dalam klor dengan nyala jingga menyala. Padatan NaCl akan terbentuk.


Kegunaan
•Dipakai dalam pebuatan ester
•Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
•Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
•Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
•NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
•NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
•Memurnikan logam K, Rb, Cs
•NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
•Mereduksi lelehan KCl, bertujuan untuk memperoleh logam kalium
•Untuk membentuk Natrium Karbida (Na2C2)
2
2
2
2Na + Cl ----> 2NaCl
Magnesium (Mg)
Reaksi dengan air
Magnesium mengalami reaksi yang sangat lambat dengan air dingin, tetapi
terbakar dalam uap air.
Lempeng magnesium yang sangat bersih dimasukkan ke dalam air dingin
akhirnya akan tertutup oleh gelembung gas hidrogen yang akan
mengapungkan lempeng magnesium ke permukaan. Magnesium hidroksida akan terbentuk sebagai lapisan pada lempengan magnesium dan ini cenderung akan menghentikan reaksi.

Reaksi dengan klor
Magnesium terbakar dalam uap air dengan nyala putih yang khas membentuk magnesium oksida dan hidrogen.


Kegunaan :
•Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
•Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
•Pemisah sulfur dari besi dan baja
•Dipakai pada lempeng yang digunakan di industry percetakan
•Untuk membuat lampu kilat
•Sebagai katalis reaksi organik
•Untuk antasid (Mg(OH)2) , pencahar (MgSO4) , bata tahan api (MgO) ,
tapal gigi dan kosmetik (MgCO3)

Mg + 2H O ----> Mg(OH) + H
2
Mg + H O ----> MgO + H
2
2
2
2
Alumunium (Al)

Reaksi dengan air
Serbuk alumunium dipanaskan dalam uap air menghasilkan hidrogen dan alumunium oksida.
Reaksinya berlangsung relatif lambat karena adanya lapisan alumunium oksida pada logamnya,
membentuk oksida yang lebih banyak selama reaksi.



Reaksi dengan Klor

Alumunium seringkali bereaksi dengan klor dengan melewatkan klor kering di atas alumunium
foil yang dipanaskan sepanjang tabung. Alumunium terbakar dalam aliran klor menghasilkan
alumunium klorida yang kuning sangat pucat. Alumunium klorida ini dapat menyublim (berubah
dari padatan ke gas dan kembali lagi) dan terkumpul di bagian bawah tabung saat didinginkan.

Kegunaan

Banyak dipakai dalam industri pesawat
Untuk membuat konstruksi bangunan
Dipakai pada berbagai macam aloi
Untuk membuat magnet yang kuat
Tawas sebagai penjernih air
Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa
Membuat berbagai alat masak (Al 90% Mg 10%)
Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll
UNSUR UNSUR PERIODE 3

2. Non-Logam yaitu Fosfor (P), Belerang (S), Klorin (Cl), dan Argon (Ar).
Unsur nonlogam adalah unsur yang tidak memiliki sifat seperti logam.
Pada umumnya, unsur-unsur nonlogam berwujud gas dan padat pada suhu dan tekanan normal. Contoh unsur nonlogam yang berwujud gas adalah oksigen, nitrogen, dan helium.
Contoh unsur nonlogam yang berwujud padat adalah belerang, karbon, fosfor, dan iodin.
Zat padat nonlogam biasanya keras dan getas.
Unsur nonlogam yang berwujud cair adalah bromin.
UNSUR UNSUR NON LOGAM
Unsur-unsur periode ketiga umumnya berada di alam dalam bentuk senyawanya.
Perkecualian adalah S yang ditemukan dalam bentuk unsur
dan senyawa, dan Ar yang berada dalam bentuk unsur saja.
Pada periode ketiga dalam sistem periodik, terlihat bahwa paling kiri adalah unsur logam yang semakin ke kanan berubah menjadi semi-logam dan non-logam


Fosfor (P)
Reaksi dengan air
Fosfor putih secara spontan menangkap api di udara,
terbakar dengan nyala putih dan menghasilkan asap putih campuran
fosfor (III) oksida dan fosfor (V) oksida.
Proporsinya bergantung pada jumlah oksigen yang tersedia. Dengan
oksigen berlebih, produk yang dihasilkan hampir
semuanya berupa fosfor (V) oksida.
Untuk fosfor (III) oksida:


Untuk fosfor (V) oksida:


Reaksi dengan Klor
Fosfor putih terbakar di dalam klor menghasilkan campuran dua klorida.
Fosfor (III) klorida dan fosfor (V) klorida (fosfor triklorida dan fosfor pentaklorida).


Fosfor (III) klorida adalah cairan tak berwarna yang berasap.


Fosfor (V) klorida adalah padatan putih (hampir kuning).



Kegunaan
•Fosforus putih untuk pembuatan asam sulfat.
•Fosforus merah untuk korek api.
•Sebagai bahan dasar pada pembuatan pupuk fosfat dan superfosfat,
amohpos, atau NPK di industri pupuk
 
Sulfur (S)
Reaksi dengan air
Sulfur terbakar di udara atau oksigen dengan
pemanasan perlahan dengan nyala biru pucat. Ini menghasilkan gas sulfur dioksida yang tak berwarna.

Reaksi dengan klor
Jika aliran klor dilewatkan di atas sulfur yang dipanaskan, akan bereaksi menghasilkan cairan berwarna jingga dengan bau tak sedap, disulfur diklorida, S2Cl2.


Kegunaan
•Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
•Digunakan dalam baterai
•Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
•Digunakan pada korek dan kembang api
•Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses
•Elektrolit accu
•Tawas
•Pupuk ZA (NH4)SO4
•Gips MgSO4
•Obat pencahar / garam inggris
•Bahan vulkanisasi karet
•Seng sulfida digunakan sebagai bahan pelapis pada layar televisi


Chlor (Cl)
Reaksi dengan air
Sulfur terbakar di udara atau oksigen dengan pemanasan perlahan dengan nyala biru pucat.
Ini menghasilkan gas sulfur dioksida yang tak berwarna.

Reaksi dengan Klor
Jika aliran klor dilewatkan di atas sulfur yang dipanaskan, akan bereaksi menghasilkan cairan
berwarna jingga dengan bau tak sedap, disulfur diklorida, S2Cl2.

Kegunaan :
•Dipakai pada proses pemurnian air
•Cl2 dipakai pada disinfectan
•KCl digunakan sebagai pupuk
•ZnCl2 digunakan sebagai solder
•NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere
•Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas
•Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
•Dipakai pada berbagai macam industri
•PVC, polimer viniklorida
•Klorat dan perklorat untuk bahan peledak dan roket

Argon (Ar)
Reaksi dengan air
Walaupun memiliki beberapa oksida, klor tidak langsung bereaksi dengan oksigen.
Argon juga tidak bereaksi dengan oksigen.

Reaksi dengan klor
Tidak bermanfaat bila kita membicarakan klor bereaksi dengan klor lagi dan argon tidak bereaksi dengan klor.

Kegunaan :
•Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu
•Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya
•Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses
•Untuk mendeteksi sumber air tanah
•Dipakai dalam roda mobil mewah
•Pembuatan silikon
•Lampu bohlam (pink dan biru)


UNSUR UNSUR PERIODE 3
3. Semi-Logam yaitu Silikon (Si).
Selain unsur logam dan nonlogam ada juga unsur semilogam atau yang dikenal dengan nama metaloid.
Metaloid adalah unsur yang memiliki sifat logam dan nonlogam.
Unsur semilogam ini biasanya bersifat semikonduktor.
Apakah yang dimaksud semikonduktor? Bahan yang bersifat semikonduktor tidak dapat menghantarkan
listrik dengan baik pada suhu yang rendah,
tetapi sifat hantaran listriknya menjadi lebih baik ketika suhunya lebih tinggi.

UNSUR UNSUR SEMI LOGAM
Silikon (Si)
Reaksi dengan air
Terdapat beberapa perbedaan dalam beberapa buku
atau web mengenai bagaimana reaksi silikon dengan air atau uap air. Sebenarnya hal ini
tergantung pada silikon yang digunakan.
Umumnya silikon abu-abu yang berkilat dengan keadaan agak seperti logam hampir tidak reaktif.
Banyak sumber menyatakan bahwa bentuk silikon ini bereaksi dengan uap air pada suhu
tinggi menghasilkan silikon dioksida dan hidrogen.


Tapi juga mungkin untuk membuatnya menjadi bentuk silikon yang lebih reaktif yang akan bereaksi dengan air dingin
menghasilkan produk yang sama.

Reaksi dengan klor
Jika klor dilewatkan di atas serbuk silikon yang dipanaskan di dalam tabung, akan bereaksi menghasilkan silikon
tetraklorida. Silikon tetraklorida adalah cairan yang tak berwarna yang berasap dan dapat terkondensasi.


Kegunaan
Dipakai dalam pembuatan kaca (SiO2)
Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga
Untuk membuat enamel
Untuk membuat IC
Tanah liat untuk membuat semen
SiC untuk pemotong

Unsur – unsur periode ketiga memiliki ketentuan sifat secara berurutan dari kiri kekanan.
Sifat reduktor berkurang dan sifat oksidator bertambah.
Sifat logam semakin lemah dan sifat non logam semakin kuat,
Sifat basa semakin lemah dan sifat asam semakin kuat.


SIFAT SIFAT PERIODIK UNSUR UNSUR KETIGA
Unsur – unsur periode ketiga dari kiri ke kanan memiliki jari – jari atom yang makin kecil. Meskipun
sama – sama terdiri atas tiga lapis kulit,
jumlah proton dan jumlah elektron dalam masing – masing atom makin ke kanan makin banyak. Hal itu menyebabkan gaya tarik inti atom terhadap elektron – elektron makin kuat,
sehingga elektron – elektron tertarik lebih dekat kearah inti atom.
Harga keelektronegatifan unsur – unsur periode ketiga “ makin ke kanan makin besar “.
Artinya, makin ke kanan kemampuan atom untuk menarik elektron dari atom lain ( demi memenuhi kaidah oktet ) makin bertambah.
Harga keelekrtonegatifan terbesar dalam periode ketiga dimiliki oleh klorin.
Adapun argon tidak memiliki keelektronegatifan dalam struktur elektronnya sudah stabil.
Dengan jari – jari atom yang makin kecil ( makin kuatnya gaya tarik inti atom ),
unsur – unsur periode ketiga dari kiri ke kanan
pada umumnya memiliki energi ionisasi yang makin besar.

2Al + 3H O ----> AL O + 3H
2Al + 3Cl ----> 2AlCl
2
2
2
2
3
3
P + 3O ----> P O
P + 5O ----> P O
4
2
6
10
4
2
4
4
P + 6Cl ----> 4PCl
P + 10Cl ----> 4PCl
2
4
3
5
4
2
S + O ----> SO
2S + Cl ----> S Cl
2
2
2
2
2
S + O ----> SO
2S + Cl ----> S Cl
2
2
2
2
2
Si + 2H O ----> SiO + 2H
Si + 2Cl ----> SiCl
2
2
2
2
4
NAMA KELOMPOK
1. Aida Saraswati
2. Anie Suryanie
3. Danny Afrian Syahputra
4. Dian Nur Febria
5. Hafizh Dwi Hada
6. Pandu Prastoko Dewo


SELESAI DEH
MAKASIH BUAT PERHATIANNYA YAH
Full transcript