Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Etika Berkomunikasi

No description
by

Ardian Utomo

on 27 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Etika Berkomunikasi

Etika Berkomunikasi
Seberapa penting etika dalam berkomunikasi?
Komunikator kita perlu memahami psikologi dari lawan bicara, dengan adanya rasa pemahaman dan rasa penghargaan maka komunikasi akan terjalin lebih mudah, dan jika komunikasi telah terjalin dengan mudah maka proses transaksi informasi pun akan lebih efektif.
Aliran Etika
(John C. Merill, 1975)
Aliran Deontologis
Aliran Etika
(John C. Merill, 1975)
Aliran Egoisme
Materi Presentasi
3. Paradigma dalam filsafat komunikasi
Artinya suatu tindakan secara hakiki mengandung nilai sendiri apakah baik atau buruk
Aliran Teologis
Aliran ini melihat nilai etis bukan pada tindakan itu sendiri, tetapi dilihat dari tujuan atas tindakan itu
Aliran ini menetapkan norma moral pada akibat yang diperoleh oleh pelakunya sendiri. Artinya, tindakan diketegorikan etis atau baik, apabila menghasilkan yang terbaik bagi diri sendiri
Aliran Utilitarisme
Aliran yang memandang suatu tindakan itu baik jika akibatnya baik bagi orang banyak
Komunikasi adalah proses simbolik
Setiap perilaku berpotensi komunikasi
Dimensi isi dan dimensi hubungan
Komunikasi memiliki tingkat kesengajaan
Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
Komunikasi bersifat sistemik
Semakin mirip latar belakang sosial-budaya, komunikasi semakin efektif
Komunikasi bersifat nonsekuensial
Komunikasi bersifat prosesual, dinamis, transaksional
Komunikasi bersifat
irreversible
Komunikasi bukan panasea
11. Kepentingan, tekanan ekonomi dan tanggung jawab sosial
4. Hakikat komunikasi bagi kehidupan manusia
1. Stereotip dalam etika berkomunikasi
6. Perspektif positivisme
7. Perspektif post positivisme
8. Perspektif interpretif
10. Perspektif konstruktivisme
9. Perspektif kritis
12. Aplikasi ilmu komunikasi
2. Filsafat dan perkembangan ilmu komunikasi
5. Kebenaran dalam etika dan filsafat komunikasi
Full transcript