Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

MANAJEMEN KAS

No description
by

Wirianata Fanori

on 14 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MANAJEMEN KAS

MANAJEMEN KAS
design by Dóri Sirály for Prezi
PENGERTIAN KAS
Kas merupakan salah satu bagian dari aktiva yang paling likuid (paling lancar), yang bisa dipergunakan segera untuk memenuhi kewajiban finansial perusahaan.
Model Persediaan (Model Baumol)
Motif perusahaan menyimpan/membutuhkan kas (John Maynard Keynes):
1. Kebutuhan kas untuk transaksi
2. Kebutuhan kas untuk berjaga-jaga
3. Kebutuhan kas untuk berspekulasi.
1. Aliran kas dalam perusahaan
Aliran kas masuk
Aliran kas keluar

ALIRAN KAS

A. Saldo kas optimum
1. Model Persediaan (Model Baumol)
2. Model Miller dan Orr
3. Model Stone



MODEL SALDO KAS / MODEL MANAJEMEN KAS
Silvyani Maryam 134020225
Indah Dien Aslama 134020226
Mutia Zuhrufillah 134020227
Arief Budiana 134020233

Contoh kasus :
Model Persediaan untuk Kas (Model Baumol)
Misalkan: Kebutuhan kas perusahaan selama satu bulan Rp. 20 juta. Perusahaan memperoleh kas dengan menjual surat berharga. Biaya transaksi perolehan kas adalah Rp. 10 ribu, sedangkan tingkat bunga adalah 18% per tahun, atau 1,5% per bulan. Saldo kas dapat dihitung sebagai berikut:
C = [(2 x 10.000 x 20.000.000)/0,015)]1/2
= Rp. 5.163.978
Saldo kas yang optimal adalah Rp. 5.163.978.
Dalam periode satu bulan, perusahaan melakukan order pengisian kas sebanyak 20juta/5,163 juta = 3,9 kali atau sekitar empat kali.
TC = (5.163.978/2) x 0,015 + (20.000.000/5.163.978) x 10.000
TC = 38.730 + 38.730 = 77.460



Model Miller dan Orr
Nilai z bisa hitung dengan formula:
z = (3 b σ2 / 4 i ) 1/3
h = 3 z
C = 4 z / 3
Keterangan:
z = batas bawah yang akan dicari
h = batas atas
b = biaya transaksi (tetap) pembelian/penjualan surat berharga
σ2 = varians aliran kas bersih harian
i = tingkat bunga harian pada surat berharga
C = rata-rata saldo kas

Miller and Orr mengasumsikan bahwa aliran kass masuk dan keluar tidak konstan (berfluktuasi). Miller and Orr menentukan batas pengendalian atas dan batas pengendalian bawah serta saldo kas yang ditargetkan.
Contoh Kasus :
Misalkan penyimpangan aliran kas bersih harian adalah Rp. 2.000, tingkat bunga adalah 10%per tahun, biaya transaksi pembelian surat berharga adalah Rp. 100.000. Berapa batas bawah dan atas? Tingkat bunga harian, dengan mengasumsikan satu tahun ada 365 hari.
i = 0,1 / 365 = 0,000274
Varians aliran kas bersih harian:
σ2 = (2.000)2 = Rp. 4.000.000

Model Stone
Model Stone mirip dengan Miller dan Orr akan tetapi lebih memberikan perhatian pada manajemen saldo kas daripada penentuan ukuran transaksi kas yang optimal. Ketika saldo mencapai batas pengendalian tertinggi atau batas pengendalian terendah tidak secara otomatis akan melakukan investasi atau disinvestasi sekuritas tetapi melihat terlebih dahulu harapan adanya aliaran kas masuk/keluar beberapa hari yang akan datang.

KAS MINIMUM
Saldo kas minimum yang perlu dimiliki oleh perusahaan untuk melindungi perusahaan dari resiko kesalahan-kesalahan saldo kas.
Savety level of cash balance sebaiknya ditetapkan untuk periode normal dan periode puncak.
Periode puncak adalah periode dimana kebutuhan akan kas memuncak.
Rumus :
Savety level of Cash Balance:
Jumlah hari yang diinginkan X Rata-rata harian pengeluaran kas


Contoh Kasus :
Perusahan Gatotkaca menetapkan bahwa
safety level of cash harus cukup untuk menutup pengeluaran selama 7 hari. Pengeluaran kas rata-rata sehari berjumlah Rp. 600.000,00.
Jadi, Safety level of cash Balance = 7 x Rp. 600.000,00 = Rp. 4.200.000,00

Total biaya transaksi yang akan diminimalkan untuk memperoleh
saldo kas optimal terdiri dari dua item:
Biaya Simpan
Biaya Transaksi
Biaya Total = Biaya Simpan + Biaya Transaksi
TC = (C/2) i + (T/C) b
C = [(2 x b x T) : i]1/2
Keterangan:
C = saldo kas optimal yang akan kita cari
i = tingkat bunga
T = total kebutuhan kas dalam satu periode
b = biaya order kas

Batas bawah (z) dan batas atas (h) dihitung sebagai berikut:
z = [3 x 100000 x 4000000/ (4 x 0,000274)]^1/3
= Rp. 103068
h = Rp. 103068 x 3 =Rp 309204

Rata - rata saldo kas adalah :
C = (4 x Rp. 103068)/3
= Rp. 137424
Lanjutan....
Misalkan kita menetapkan batas minimal adalah Rp. 100000, sehingga saldo kas tidak akan pernah menyentuh nilai nol. Nilai z,h, dan C adalah :
z = Rp.103068,- + Rp. 100000,- = Rp. 203068
h = Rp. 309204,- + Rp. 100000,- = Rp. 409204,-
C = ((4 x Rp. 203068,-)-(Rp. 100000,-))/3 = Rp. 237424,-
Full transcript