Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sistem Informasi Laporan Proyek Konstruksi

No description
by

Tariq AL AZIZ

on 26 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sistem Informasi Laporan Proyek Konstruksi

Latar Belakang
Tujuan dan Manfaat
Rumusan dan Batasan Masalah
Analisis Sistem Berjalan
Sistem yang diusulkan
Diagram Level 0
Analisis Sistem
Perancangan Sistem
Proses 8.1.P adalah proses pembuatan laporan pemilik proyek yang di-input dan diolah dalam Sistem Infromasi Laporan Proyek Konstruksi yang disimpan dalam file pemilik proyek, selanjutnya akan dibuat laporan pemilik proyek dan akan diberikan kepada Direktur Utama.

Proses 8.2.P adalah proses pembuatan laporan pekerjaan yang di-input dan diolah dalam Sistem Infromasi Laporan Proyek Konstruksi yang disimpan dalam file pekerjaan, selanjutnya akan dibuat laporan data pekerjaan dan akan diberikan kepada Direktur Utama.

Proses 8.3.P adalah proses pembuatan laporan realisasi pekerjaan yang di-input dan diolah dalam Sistem Infromasi Laporan Proyek Konstruksi yang disimpan dalam file realisasi pekerjaan, selanjutnya akan dibuat laporan realisasi pekerjaan dan akan diberikan kepada Direktur Utama.

Entity Relationship Diagram
Kesimpulan
Dari hasil perancangan sistem informasi laporan proyek PT. AA Bersaudara Palembang berbasis web, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
Dalam sistem informasi ini telah dibangun sebuah database server proyek menggunakan MySQL yang telah mendukung RDBMS, yang semua data yang diolah menjadi laporan proyek berasal dari 1 (satu) sumber dan disimpan di dalam server tersebut sehingga memudahkan dalam penyimpanan data pencarian serta menjadikannya sebagai cadangan/backup dari dokumen hardcopy.
Sistem informasi yang berbasis web ini dapat di akses online melalui internet sehingga informasi yang diberikan antara pihak yang terlibat dalam proyek dapat tersampaikan dengan cepat.
Sistem laporan yang terdapat dalam sistem informasi berbasis web membuat proses pelaporan kemajuan pekerjaan yang sudah terintegrasi dalam web akan dapat lebih cepat dan memudahkan penyedia jasa dalam memberikan laporan kepada pemilik proyek.
Mengingat proses laporan kemajuan pekerjaan dari inputan pekerjaan hingga laporan perminggu yang dilakukan secara online melalui internet, kesiapan infrastruktur harus disiapkan dengan baik dari segi sumber daya manusia dan peralatannya di pihak perusahaan.

Saran
Beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk kelanjutan dari sistem informasi ini, diantaranya :
Fitur-fitur dalam sistem informasi ini mencakup input dan output untuk pelaporan, namun beberapa fitur pendukung lainnya perlu ditambahkan untuk menambah fungsi dari aplikasi ini seperti time scedule untuk melihat kemajuan pekerjaan fisik berbentuk grafik.
Selain fitur keamanan dalam bentuk login yang telah ada di dalam sistem informasi ini, perlu ditambahkan juga sistem keamanan yang lain yang belum diaplikasikan mengingat dokumen-dokumen yang ada didalamnya merupakan dokumen proyek yang cukup penting.
Apabila ada perkerjaan yang di subkontrak maka perlu dibuatkan tabel dan menu kontraktor supaya bisa mengetahui kontraktor mana yang sedang melaksanakan subkontrak.

Terima Kasih
Teori-teori
Metode Pemgembangan Sistem
Sistem Informasi Laporan Proyek Konstruksi
PT. AA Bersaudara Palembang Berbasis Web







Perkembangan di bidang teknologi informasi khususnya sistem informasi dapat mempermudah dan membantu berbagai bidang pekerjaan yang terkait dengan kemudahan akses, jarak dan waktu. Makin mudahnya akses internet pada masa sekarang turut mendorong berbagai industri konstruksi termasuk dikalangan pemerintah ikut serta memanfaatkannya. Sebuah proyek konstruksi baik itu berupa proyek konstruksi bangunan gedung, jalan, jembatan ataupun konstruksi lainnya mempunyai proses pekerjaan yang cukup panjang. Proses panjang tersebut sering menimbulkan masalah terutama dalam hal pengawasan dan pengendalian. Kinerja suatu proyek tidak akan berjalan dengan baik jika hal tersebut tidak dijalankan, dan akan mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam proses penyelesaian suatu proyek.
PT. AA Bersaudara pada saat ini, hampir semua kegiatan yang berjalan pada perusahaan masih menggunakan cara manual dimana seluruh data-data yang berhubungan dengan laporan proyek masih dicatat secara manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mengetahui kemajuan fisik pada proyek yang sedang dikerjakan dan proses laporan hanya ditangani oleh staf administrasi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem informasi laporan proyek konstruksi berbasis web yang menyajikan laporan proyek konstruksi yang mampu menghasilkan penyampaian fasilitas informasi yang efektif, efisien dan modern untuk meningkatkan mutu dan kinerja perusahaan.

Rumusan Masalah
rumusan masalah yang akan dibahas pada bab-bab selanjutnya yaitu “Bagaimana membuat suatu Sistem Informasi Laporan Proyek Konstruksi perusahaan berbasis web sehingga mampu menghasilkan fasilitas penyampaian informasi yang efektif, efisien dan modern untuk meningkatkan mutu dan kinerja perusahaan ?


Batasan Masalah
Dalam skripsi ini difokuskan pada Sistem Informasi Laporan Proyek Konstruksi pada PT. AA Bersaudara Palembang dan Sistem yang akan dibuat tidak menangani masalah tentang biaya proyek konstruksi dan tidak membahas proses pelaksanaan proyek.
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang dapat dipaparkan dari penelitian ini yang sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yaitu sebagai berikut :
Untuk mengetahui kualitas sistem pelaporan proyek konstruksi yang terintegrasi dan tersimpan dengan baik serta menyediakan sarana bagi penyedia jasa dalam hal memberikan laporan kemajuan hasil pekerjaan.
Untuk mengetahui proses pelaporan proyek konstruksi berbasis web.



Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang dapat dipaparkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Secara teoritis
Penelitian ini berguna untuk dijadikan sebagai bahan informasi bagi peneliti dalam memantau fungsi dari sistem informasi laporan proyek konstruksi berbasis web terhadap proses pelaporan.
Dengan adanya penelitian ini akan menambah pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat bagi semua masyarakat yang membaca ataupun bagi penulis.
b. Secara Praktis
Penelitian ini berguna untuk memberikan masukan bagi para karyawan untuk dapat memahami sistem informasi laporan proyek konstruksi berbasis web dalam melaksanakan proses pelaporan.
Dan juga sebagai informasi bahwa pentingnya sistem informasi laporan proyek konstruksi berbasis web dimiliki oleh perusahaan konstruksi.

Pengertian sistem menurut Bambang Sridadi (2009:15), sistem berasal dari kata yunani “systema”, yang mengandung arti sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan (a whole). pengertian yang lebih lengkap, sistem adalah sehimpunan unsur yang melakukan sesuatu kegiatan atau menyusun skema atau cara melakukan sesuatu kegiatan pengolahan (pemrosesan) untuk mencapai sesuatu atau berupa tujuan.

Pengertian sistem menurut Tata Sutabri (2012:10), suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variable yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.

Pengertian sistem menurut Raymond McLeod, Jr (1997:11), sekelompok elemen yang terintegritas dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.

Pengertian sistem menurut James A. O’Brien (2006:29), sekelompok elemen yang saling berhubungan atau berinteraksi hingga membentuk satu kesatuan.

Jasa konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu (bangunan/konstruksi) dalam batasan waktu, biaya dan mutu tertentu. Jasa konstruksi selalu memerlukan resource (sumber daya) yaitu man (manusia), material (bahan bangunan), machine (peralatan), method (metode pelaksanaan), money (uang), information (informasi), dan time (waktu). (Wulfram I. Ervianto 2003:20).

Metode Prototypin
Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini peneliti dan objek yang diteliti dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem. Gambar di bawah ini merupakan paradigma dari suatu metode prototyping :

Lanjutan..

Berikut ini akan diuraikan tahapan-tahapan pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan metode prototyping di antaranya yaitu :

a. Perencanaan (Planning)
Perencanaan sistem sangat diperlukan, karena piranti lunak biasanya merupakan bagian dari suatu sistem yang lebih besar. Pembuatan sebuah piranti lunak dapat dimulai dengan melihat dan mencari apa yang dibutuhkan oleh sistem. Dari sini kebutuhan sistem tersebut akan diterapkan ke dalam piranti lunak yang dibuat.

b. Analysis, Design, Implementation.
Tahap ini merupakan ciri dari penggunaan metode prototyping, Tahapan analisis, desain, dan implementasi dilakukan secara berulang, setiap selesai satu iterasi, hasil pengembangan yang disebut prototype ditunjukkan ke stakeholder atau klien untuk dinilai. Hasil penilaian ini digunakan untuk membangun prototype berikutnya. Proses ini berulang sampai System prototype yang dihasilkan memenuhi kriteria yang sudah ditentukan pada proses Planning. Apabila hasil pengembangan masih belum sesuai dengan kebutuhan sistem, dilakukan revisi dengan mengulang dari tahap analisis.

Lanjutan..


Tahap ini terbagi menjadi tiga:
1) Analisis (Analysis)
Merupakan proses pengumpulan kebutuhan piranti lunak. Untuk memahami dasar dari program yang akan dibuat, seorang analis harus mengetahui ruang lingkup informasi, fungsi-fungsi yang dibutuhkan, kemampuan kinerja yang ingin dihasilkan dan perancangan antar-muka pemakai piranti lunak tersebut.
2) Perancangan (Design)
Perancangan piranti lunak merupakan proses bertahap yang memfokuskan pada empat bagian penting, yaitu: struktur data, arsitektur piranti lunak, detail prosedur, dan karakteristik antar muka pemakai.
3) Implementasi (Implementation)
Proses ini akan menguji kode program yang telah dibuat dengan memfokuskan pada bagian dalam piranti lunak. Tujuannya untuk memastikan bahwa semua pernyataan telah diuji dan memastikan juga bahwa input yang digunakan akan menghasilkan output yang sesuai.
c. Implementasi sistem
Ini adalah tahapan implementasi prototype terakhir yang telah memenuhi kriteria yang diterapkan pada tahap perencanaan. Pada tahapan ini biasanya jarang sekali dijumpai revisi program karena revisi telah dilakukan berulang kali pada pembangunan prototype-prototype sebelumnya di tahap ke dua.

Disusun Oleh :

Tariq al aziz, Nim 10 54 0091
Pembimbing I : DR. Kusnadi, MA

Pembimbing II : Gusmelia Testiana, M.Kom
Pada sistem yang berjalan proses laporan proyek konstruksi dilakukan secara sederhana. Berikut adalah proses beberapa laporan proyek konstruksi pada PT. AA Bersaudara Palembang :

Pemilik proyek memberikan data pekerjaan kepada bagian administrasi

Bagian administrasi menerima data pekerjaan dari pemilik proyek

Bagian administrasi akan mendata data pemilik proyek, judul pekerjaan dan uraian pekerjaan yang akan dilakukan oleh PT. AA Bersaudara Palembang pada sebuah buku pencatatan dan pada lembar kerja excel.

Untuk uraian pekerjaan akan di dapat dari pemilik proyek yang menentukan uraian pekerjaan.

Pemilik Proyek akan memberikan detail uraian pekerjaan kepada PT. AA Bersaudara Palembang.

PT. AA Bersaudara menentukan detail uraian pekerjaan yang akan dikerjakan.

Selanjutnya dibuatkan laporan proyek kontstruksi untuk dilaporkan kepada pemilik proyek dan direktur utama.

Masalah dan Usulan Pemecahan Masalah
Sistem yang akan diusulkan pada proses laporan proyek konstruksi pada PT. AA Bersaudara Palembang adalah sebagai berikut :

Pencatatan laporan proyek konstruksi dilakukan pada sebuah basis data. Sehingga data laporan proyek konstruksi akan tersimpan dengan aman dan dapat digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan.
Pada proses laporan proyek konstruksi yang dibuat oleh administrasi setiap minggunya dan diberikan kepada pemilik proyek dan direktur utama sebagai laporan pekerjaan yang telah dilaksanakan olehPT. AA Bersaudara Palembang.
Untuk proses penghitungan realisasi pekerjaan akan di akumulasikan setiap minggunya berdasarkan laporan proyek konstruksi oleh PT. AA Bersaudara Palembang.

Diagram Konteks
Berdasarkan gambar diagram konteks dapat dijelaskan yaitu Sistem Informasi Laporan Konstruksi Berbasis Web pada PT. AA Bersaudara Palembang memiliki 3 (Tiga) entitas yaitu Direktur Utama, Admin, Pemilik Proyek.

Sistem Informasi Laporan Konstruksi PT. AA Bersaudara Berbasis Web mempunyai masukan dari entitas admin berupa data Pekerjaan, data Uraian Pekerjaan , data Detail Uraian Pekerjaan, data Realisasi Pekerjaan dan data Detail Realisasi Pekerjaan.

Entitas admin menerima data pemilik proyek masukan dari entitas pemilik proyek. Masukan yang diterima entitas Pemilik Proyek data Realisasi Pekerjaan dan data Detail Realisasi Pekerjaan.

Data yang diinput dan diolah akan menghasilkan laporan yang berupa laporan Pemilik Proyek, laporan Pekerjaan dan data Realisasi Pekerjaan.

Proses 1.0.P adalah proses pendataan pemilik proyek dimana data bersumber dari entitas Pemilik Proyek berupa data Pemilik Proyek, hasil proses disimpan dalam file Pemilik Proyek.

Proses 2.0.P adalah proses mendata pekerjaan dimana data bersumber dari entitas Admin berupa data pekerjaan hasil proses disimpan dalam file Pekerjaan.

Proses 3.0.P adalah proses menginputkan uraian pekerjaan dimana data bersumber dari entitas admin berupa data uraian pekerjaan, hasil proses disimpan dalam file uraian pekerjaan.

Proses 4.0.P adalah proses menginputkan detail uraian pekerjaan dimana data bersumber dari entitas admin berupa data detail uraian pekerjaan, hasil proses disimpan dalam file detail uraian pekerjaan.

Proses 5.0.P adalah proses pengelolaan realisasi pekerjaan dimana data bersumber dari entitas Admin berupa data realisasi pekerjaan, hasil proses disimpan dalam file realisasi pekerjaan.

Proses 6.0.P adalah proses pengelolaan detail realisasi pekerjaan dimana data bersumber dari entitas Admin berupa data detail realisasi pekerjaan, hasil proses disimpan dalam file detail realisasi pekerjaan.

Proses 7.0.P adalah proses cetak laporan dimana data bersumber dari entitas Admin dan Pemilik Proyek berupa data pekerjaan dan data detail realisasi pekerjaan, hasil proses disimpan dalam file laporan.
Full transcript