Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

GELOMBANG STASIONER

No description
by

fairuz balafif

on 16 September 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of GELOMBANG STASIONER

Gelombang Stasioner oleh: Ahmad Munawir Gelombang Stasioner pada Ujung Tetap 5. Seutas tali yang panjangnya 75 cm digetarkan harmonik naik turun pada salah satu ujungnya sedangkan ujung lainya terikat.
a. Jika perut ke lima berjarak 25 cm dari titik asal getaran, berapa panjang gelombang yang terjadi
b. Berapa jarak simpul dari asal getaran ? 3. Seutas tali PQ yang panajngnya 5 m direntangkan horizontal dengan mengikat pada ujung Q, sedangkan P digetarkan transversal. Frekuensi getaran 10 Hz, dan amplitudo 2 cm, kecepatan rambat gelombang 60 ms-1. Hitunglah simpangan titik R pada tali yang berjarak 4 m dari P setelah 2 sekon P bergetar !.
4 Sehelai kawat panjangn 10 m yang satu diikat erat - erat, ujung lainnya digetarkan terus menerus dengan amplitudo 4 cps. Kalau cepat rambat gelombang didalam kawat 20 ms-1. Hitunglah amplitudo getaran titik yang terletak 41/2 m dari titik pantul !. Dari penjelasan sebelumnya maka persamaan gelombangnya :
a. Persamaan gelombang datang untuk titik P
yd = A Sin (ωt – kxd) = ASin [ωt–k(l-x)]
b. Persamaan gelombang pantul untuk titik P
yp=ASin[(ωt–kxp)+π]=ASin[ωt–k(l+x)+π]
yp = - A Sin [(ωt – k(l+x)]
Hasil perpaduan glb datang dgn glb pantul adalah:
YR =Yd+ YP
= ASin[ωt–k(l-x)]- A Sin[(ωt – k(l+x)] YR = 2A Sin kx cos2π ( ) 1. Seutas dawai yang panjangnya 100 cm salah satu
ujungnya dikat dan ujung yang lain digetarkan sehingga gelombang tersebut akan merambat dengan persamaan:
Hitunglah:
a. Simpangan maksimum suatu titik pada x =5 cm
b. Letak simpul-simpul sepanjang dawai
c. Kelajuan partikel pada x= 7,5 cm saat t=0,25 s

2. Suatu tali yang panjangnya 4 m digetarkan sehingga terbentuk gelombang dengan 8 perut. Tentukan letak perut kelima pada tali tersebut. CONTOH NO.1 GELOMBANG STASIONER Persamaan gelombangnya :




AR = amplitudo resultan

simpangan resultan

MENENTUKAN LETAK PERUT DAN SIMPUL DARI GELOMBANG STASIONER UJUNG TERIKAT
Letak simpul dan perut ditentukan oleh amplitudo resultan b. Formulasi Gelombang Stasioner Pada Ujung Bebas
Pada ujung bebas glb datang dan gelombang
pantul memilki fase glb yang sama. Oleh karena itu untuk menentukan persamaannya lihat gambar di bawah ini.
yd
B
B P
yp l
l-x x
B Titik O asal getaran dan titik B ujung bebas sin kx = 0
sin x = sin (0π, π, 2π,...)

sin x = sin πn = n


LETAK SIMPUL XP = (2n+1) a. Letak perut dari ujung pantul
Untuk menentukan letak perut, kita lihat dari nilai
maksimum sin, yaitu :
sin kx = ± 1 , , ,. ..= (1,3,5,...)

= (2n+1)
sin x = sin (2n+1)

= (2n+1) letak perut

b. Letak Simpul dari ujng pemantulan
Untuk menentukan nilai amplitudo glb harus = nol Gelombang Stasioner pada UJung Bebas Contoh Soal Contoh Soal Soal Gabungan Sifat-sifat Gelombang SELESAI
TERIMAKASIH!!!
Full transcript