Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Modul 2 PKS_027&108

No description
by

Tahira Adisti

on 9 April 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Modul 2 PKS_027&108

Pendahuluan Analisis & Pembahasan Analisis Pengendalian Kualitas Statistika pada Proses Pembuatan Amplop dengan Menggunakan Peta Kendali Atribut p dan np Metodologi Pengendalian kualitas proses secara statistika Alat pengukuran:
Peta Kendali Atribut Proses pembuatan amplop Peta p Pada dasarnya peta kendali yang dihasilkan oleh peta p dan np adalah sama. Perbedaan dari kedua peta tersebut adalah pada peta p digunakan proporsi untuk mengetahui terkendalinya proses sedangkan pada peta np digunakan jumlah cacat tiap subgrup. Hal tersebut menyebabkan range batas kontrol dari peta kendali p (antara 0 dan 1) lebih kecil dari pada peta kendali np (antara 0 dan jumlah sampel tiap subgrup). Hal ini seperti yang ditunjukkan pada proses pembuatan amplop yang menghasilkan peta p dengan UCL sebesar 1 dan LCL sebesar 0 dan peta np dengan UCL sebesar 3 dan LCL sebesar 0. Peta Kendali Atribut dengan
target = 10%
defective = 50%
nilai defective lebih besar dari target yang ditentukan, berarti bahwa proses pembuatan amplop belum kapabel
proses Z sebesar 0,0000 juga menunjukkan bahwa kapabilitas pembuatan amplop masih buruk, karena kapabilitas proses dikatakan baik jika nilai proses Z semakin jauh dari 0
pada histogram juga nampak tidak mengumpul, yang menunjukkan bahwa presisinya kurang bagus
dari ketiga hal tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan amplop belum kapabel Capability
Process Diagram
Pareto peta kendali atribut p
peta kendali atribut np
diagram pareto
diagram cause effect
capability process Sumber data:
data primer proses pembuatan amplop yang dilakukan pada hari Sabtu, 31 Maret 2012 di Jurusan Statistika ITS Variabel yang digunakan:
data kecacatan yang terjadi pada pembuatan amplop yang dibedakan atas beberapa tipe yaitu kerekatan lem, kesimetrisan, kerataan gambar dan ketepatan melipat Karakteristik cacat:
amplop dikatakan cacat jika minimal terdapat 2 tipe cacat dalam 1 amplop

Pengamatan dikelompokkan menjadi 10 subgrup dimana tiap subgrup terdiri dari 3 buah amplop Membuat amplop dari kertas sebanyak 30 buah.
Mengamati kecacatan dengan menganalisis tipe kecacatan yang sudah ditentukan dan melakukan pengecekan dengan memberi nilai 0 bila tidak cacat dan 1 bila cacat.
Menganalisis asumsi dengan menguji keacakan dan distribusi binomial pada data kecacatan pembuatan amplop.
Membuat peta kendali p dan np dari data kecacatan yang diperoleh.
Membuat diagram pareto berdasarkan tipe kecacatan.
Membuat diagram sebab akibat.
Menentukan kapabilitas proses.
Membuat kesimpulan dari hasil analisis. Langkah-
Langkah tidak terdapat titik yang melampaui batas kendali UCL maupun LCL pada peta p, sehingga dapat dikatakan bahwa proses pembuatan amplop terkendali secara statistik Peta np tidak terdapat titik yang melampaui batas kendali UCL maupun LCL pada peta np, sehingga dapat dikatakan bahwa proses pembuatan amplop terkendali secara statistik Uji Asumsi Uji Keacakan Data nilai rata rata (K) sebesar 0,5
15 runtun data berada di atas rata-rata dan 15 runtun di bawah rata-rata
P-value = 1, dengan α sebesar 5%, diketahui bahwa P-value > nilai α yang artinya gagal tolak H0, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa data telah memenuhi asumsi berasal dari sampel yang diambil secara acak Uji Binomial Cause Effect
Diagram dari 4 jenis tipe cacat, cacat jenis pertama, yaitu kerekatan lem merupakan kecacatan yang paling banyak terjadi, yaitu sebesar 35,4%.dan kecacatan karena kesalahan melipat merupakan kecacatan yang paling sedikit terjadi, yaitu hanya sebesar 14,6% Secara umum, faktor penyebab kecacatan adalah karena faktor bahan yang digunakan untuk pembuatan amplop, kesalahan orang yang mengerjakan, faktor lingkungan yang mempengaruhi, metode atau cara pembuatan, dan mesin atau alat yang digunakan dalam proses pembuatan.
Penyebab kecacatan dikategorikan berdasarkan 5 faktor tersebut agar akar penyebab kecacatan dapat diketahui secara lebih detail. Conclusion Data memenuhi asumsi acak dan berdistribusi binomial.
Berdasarkan peta kendali atribut p dan np menunjukkan bahwa proses pembuatan amplop telah terkendali secara statistik.
Berdasarkan diagram Pareto, dari keempat tipe cacat yang dianalisis, kecacatan karena keeratan lem adalah jenis cacat yang paling banyak terjadi.
Analisis kapabilitas proses menunjukkan bahwa proses pembuatan amplop belum kapabel. Fitri Ayu Kusumawati
(1309 100 027)
Tahira Eta Adisti
(1309 100 108) Jurusan Statistika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
2012 Terima
Kasih dari 30 data pengamatan, 15 data merupakan kategori cacat dan 15 data merupakan kategori tidak cacat
P-value = 1, dengan nilai α = 5%, dimana P-value > α yang artinya gagal tolahk H0, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa data kecacatan proses pembuatan amplop telah mengikuti distribusi binomial
Full transcript