Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ORGANISASI ADMINISTRASI INTERNASIONAL

No description
by

itsnatara tahalli

on 26 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ORGANISASI ADMINISTRASI INTERNASIONAL

ORGANISASI ADMINISTRASI INTERNASIONAL
Peran Serta Food and Agriculture Organization ( FAO) Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa di Indonesia
Fomi Lindari F1B012011
Yayuk Setiawati F1B012012
Itsna Tara Tahalli F1B012032

Latar Belakang
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah kami paparkan di atas dapat dirumuskan beberapa permasalahan yang di hadapi sebagai berikut :
Apa itu FAO?
Apa fungsi, tujuan dan mandat dari FAO?
Bagaimana peran dan kontribusi FAO di Indonesia dalam upaya peningkatan dan pemberdayaan masyarakat desa?

1
Masalah kerusakan lingkungan dan ketahanan pangan di indonesia, menjadi topik yang serius karena menyangkut hak hidup manusia terutama habitat hidup dan kebutuhan pokok manusia yaitu pangan. Apalagi di negara kita yang notabene dikenal sebagai Negara Agraris, mayoritas masyarakat indonesia berprofesi sebagai petani, ketersediaan sumber daya lahan yang melimpah sebagai daya dukung sektor pertanian kita, kebijakan yang masih berpihak pada rakyat kecil termasuk petani juga. Dulu, sektor pertanian kita memang kuat, bahkan swasembada pangan terutama beras bisa kita wujudkan pada era pembangunan.

2
Menurut data statistik terbaru dari FAO, ada 925 juta jiwa kelaparan di dunia, dan 98 % nya berada di negara-negara berkembang, termasuk indonesia. Tiga perempat darinya tinggal di pedesaan, pendapatan pokok masih tergantung pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan.
3
Urbanisasi besar-besaran membuat ledakan jumlah penduduk di kota-kota besar, masalah kemisikinan, penganguran menjadi polemik yang biasa di masyarakat perkotaan. Pada data FAO pada tahun 2006-2008, indonesia memiliki total populasi lebih dari 224,7 juta jiwa, dengan presentase kelaparan 13% yaitu sekitar 29,7 juta jiwa masih mengalami kelaparan.


Pengertian FAO
Food and Agriculture Organization ( FAO) merupakan bagian dari United Nations ( UN ) memimpin upaya dunia internasional untuk mengatasi masalah kelaparan.

FAO juga bisa dikatakan sebagai sumber pengetahuan dan informasi dalam masalah pertanian dan pangan.
FAO bertugas untuk membantu negara-negara berkembang dan juga negara yang sedang berada dalam masa transisis modernisasi.

FAO memfokuskan perhatiannya pada pengembangan daerah pedesaan, dan 70% penduduk dunia yang masih mengalami kemiskinan dan kelaparan.
 

Fungsi, Tujuan dan Mandat FAO

fungsi utama FAO
Sebagai jaringan pengetahuan
FAO juga berfungsi sebagai ahli kebijakan
Sebagai penyedia tempat pertemuan bagi Negara-negara yang menjadi anggotanya.
FAO juga bertugas memobilisasi dan mengelola jutaan dolar yang telah diberikan Negara-negara industry, bank pembangunan dan sumber lainnya untuk membuat proyek-proyek yang akan mencapai tujuannya.

Tujuan FAO
Tujuan FAO yaitu berupaya untuk mencapai ketahan pangan bagi semua Negara, untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang cukup mudah untuk mendapatka pangan berkualitas dan juga hidup sehat.


Mandat FAO
Mandat FAO adalah meningkatkan kadar gizi, meningkatkan produktivitas pertanian, tidak hanya untuk kehidupan penduduk pedesaan, tetapi juga untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di dunia.


Peran dan Kontribusi FAO di Indonesia
Peran dari FAO sebagai organisasi dunia United National seluruh kegiatannya mengacu pada MDGs (Millenium development goals).

MDGs itu sendiri adalah 8 tujuan dalam rangka pengembangan internasional yang secara resmi dirumuskan pada Millenium submit pada tahun 2000 oleh UN. Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari 193 negara anggota UN, dan 23 lembaga internasional termasuk FAO sampai pada tahun 2015

8 tujuan MDGs
Menghapuskan kemiskinan dan kelaparan yang semakin parah
Mencapai pendidikan dasar untuk semua
Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan
Menurunkan angka kematian anak
Meningkatkan kesehatan ibu
Memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya
Memastikan kelestarian lingkungan hidup
Mengembangkan kemitraan global


misi utama FAO
FAO mempunyai misi utama untuk Menghapuskan kemiskinan dan kelaparan sebagai MDGs mereka melalui program food security, salah satunya dengan pengembangan sektor pertanian sehingga produksi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat lokal dan regional

program-program FAO yang sukses
Pengendalian hama terpadu

dikenal sebagai SL-PHT (sekolah lapang pengendalian hama terpadu), diselenggarakan pada july 1999lebih dari
1 juta petani mengikuti program sekolah lapang tersebut.

IPM (integrated pest management)

terpusat pada komoditas padi sebagai main food di indonesia.
berhasil mengendalikan hama wereng coklat pada komoditas padi sampai batas ambang ekonomi sehingga produksi padi bisa meningkat.

Program lain
SPFS dan food security
mengembangkan irigasi dan pengelolaan air, pengembangan sistem pertanian untuk meningkatkan produksi tanaman, ternak dan perikanan, pengolahan hasil pertanian dan teknologi bahan pangan.




Peran FAO di Indonesia
Selain itu Indonesia juga dianggap berhasil mengkombinasikan program peningkatan produksi makanan dan pemberian proteksi sosial kepada yang mereka membutuhkan sekaligus. Bukan saja jumlah pangan ditingkatkan, tapi juga akses terhadap pangan.

Indonesia sangat potensial untuk memasok kebutuhan ketersediaan pangan dalam negeri dan bahkan membantu memasok kebutuhan dunia. Namun untuk melakukannya dibutuhkan dukungan tekhnologi, Infrastruktur dan perumusan kebijakan yang tepat. Kerjasama dengan FAO akan sangat menguntungkan dimana kita bisa saling belajar memadukan dan memajukan itu semua.

bidang pangan mampu mengentaskan kemiskinan di sebagian daerah di Indonesia mencapai 20% pada 1999 hingga di tingkat kurang dari 9% tahun ini.

Contoh nyata
program desa mandiri pangan di Desa Sidoharjo yang berjalan selama empat tahun telah mampu menurunkan Kepala Keluarga (KK) miskin secara signifikan. Berdasarkan Data Dasar Rumah Tangga (DDRT) tahun 2008 jumlah miskin di desa tersebut sejumlah 948 KK miskin menurun menjadi 627 KK pada tahun 2011
. Desa Sidoharjo dalam 4 tahun pelaksanaan program juga telah menunjukkan perkembangan & memberikan manfaat bagi masyarakat. Jumlah kelompok yang berhasil dikembangkan sampai saat ini sebanyak 14 kelompok dengan jumlah anggota hingga 250 orang.
Langkah-langkah yang diambil aparat desa untuk mendukung program yaitu dengan penguatan kelembagaan dan optimalisasi pekarangan melalui Program Percepatan dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) dengan APBD desa.

dan.....
masyarakat desa juga gencar memanfaatkan pangan lokal sebagai diversifikasi pangan di wilayah desa diantaranya kimpul, ubi, talas, gadung , garut labu kuning ubi jalar
Sebagai contoh di dusun Madigondo yang menjadi lokasi kunjungan FAO, pangan lokal menjadi cadangan pangan tingkat rumah tangga dan diolah menjadi seriping gadung, tepung gadung, tepung casava, pati ganyong, tepung, seriping Bothe, gaplek, kue kering, brownies, nastar, onde-onde dan lain.
Komoditas unggulan juga terus dikembangkan seperti bunga krisan,salak, kopi, kakao, kambing, cengkeh, kambing etawa, gula semut, madu, slondok. Pengelolaan keuangan yang dikelola LKD terus berkembang dari tahun ke tahun. Pengembangan jaringan pemasaran kelompok bekerjasama dengan koperasi lintas desa, LSM-LSM, Improsula, dan Disperindagkop. Meski sudah berkembang, namun kelompok masih membutuhkan pemasaran lebih luas. 


INDONESIA HEBAT..!
1
Indonesia akan menjadi salah satu dari 35 negara yang menerima penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa pertengahan Juni 2013 dari tujuan Milenium

yaitu berhasil mengurangi jumlah populasi penduduk kekurangan gizi yang mencapai 20% pada 1999 hingga di tingkat kurang dari 9%. Dan juga dianggap berhasil mengkombinasikan program peningkatan produksi makanan dan pemberian proteksi sosial kepada yang membutuhkan
Dalam hal proteksi sosial program-program perlindungan sosial diberikan dalam konsep keberlanjutan. Sehingga, proteksi yang diberikan tak saja menjadi pelindung pada suatu masa tapi juga meningkatkan kapasitas yang dibantu dalam jangka panjang. 

saran
Karena banyaknya dampak positif dari FAO, maka perlu adanya peningkatan hubungan kerjasama antar negara agar dapat menghapuskan kemiskinan dan kelaparan, tercapai pendidikan dasar untuk semua orang, adanya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, penurunan angka kematian anak dan meningkatnya kesehatan ibu, mampu memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya, terciptanya kelestarian lingkungan hidup, serta mengembangkan kemitraan global.

kesimpulan
FAO merupakan bagian dari United Nations ( UN ) memimpin upaya dunia internasional untuk mengatasi masalah kelaparan.
Fokusnya pada daerah pedesaan dan 70% penduduk dunia yang masih mengalami kemiskinan dan kelaparan.
Tujuan FAO yaitu berupaya untuk mencapai ketahan pangan bagi semua Negara, untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang cukup mudah untuk mendapatka pangan berkualitas dan juga hidup sehat.

masih kesimpulan
Mandat FAO adalah meningkatkan kadar gizi, meningkatkan produktivitas pertanian, tidak hanya untuk kehidupan penduduk pedesaan, tetapi juga untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di dunia.
peran dari FAO mengacu pada MDGs (Millenium development goals).
di Indonesia FAO mampu mengentaskan kemiskinan di sebagian daerah di Indonesia
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
Anggota Kelompok
YAYUK SETIAWATI F1B012011
FOMI LINDARI F1B012012
ITSNA TARA TAHALLI F1B012032
XC
Full transcript