Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pemeriksaan Siklus Pembiayaan

No description
by

Richard Baskoro

on 13 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pemeriksaan Siklus Pembiayaan

Sasaran pemeriksaan siklus personalia dibedakan menurut asersi-asersi atas laporan keuangan yaitu sebagai berikut.
Asersi keberadaan dan keterjadian
Asersi kelengkapan
Pernyataan hak dan kewajiban
Pernyatan penilaian dan alokasi
Pernyatan pelaporan dan pengungkapan
Untuk menemukan bukti audit Auditor menggunakan tiga jenis prosedur:
Prosedur untuk memperoleh pemahaman atas struktur pengendalian internal.
Pengujian pengendalian
Pengujian substantif.
Pemeriksaan Siklus Pembiayaan Galuh Resi Gumintang
Kadek Ary Suyoga
M. Randy Fajrin Marpaung
Mochamad Putra Dwigantara
Muhammad Umar
Richard Chondro Baskoro
Septina Andriani Biaya gaji umumnya bersifat sangat material bagi entitas karena merupakan komponen biaya operasi terbesar. Risiko bawaan mungkin saja snagat tinggi karena kompleksitas dalam perhitungan biaya gaji. Walaupun demikian, risiko pengendalian atas siklus ini adalah relatif rendah. Pertimbangan struktur
pengendalian internal
Pemahaman ini meliputi lingkungan pengendalian, sistem akuntansi, dan prosedur pengendalian. Lingkungan pengendalian meliputi sebagai berikut.
Pertanggunjawaban urusan pegawai ada pada kepala bagian personalia
Penggunaan biaya standar dan analisis varians
Adanya auditor internal
Praktik kebiajkan ketenagakerjaan
Penetapan risiko pengendalian Penetapan risiko pengendalian merupakan proses ealuasi atas efektivitas kebijakan dan prosedur dari struktur pengendalian internal dalam mencegah dan mendeteksi terjadinya salah saji material dalam laporan keuangan. Proses penentuan risiko pengendalian meliputi identifikasi salah saji potensial, pengendalian yang perlu, dan pengujian pengendalian yang mungkin dilakukan.
Sifat siklus personalia

Siklus jasa personalia adalah sagat penting karena masalah gaji, pph, dan biaya ketenagakerjaan lainnya merupakan komponen biaya utama di hampir semua entitas. Selain itu, gaji merupakan titik rawan terjadinya inefesiensi dan pencurian serta manipulasi kas melalui pembayaran fiktifungsi. 1. Lingkungan pengendalian Pemahaman lingkungan pengendalian siklus investasi atau pembiayaan diwujudkan dengan memahami pemberian kekuasaan dan tanggung jawab atas transaksi penanaman investasi pada bagian keuangan. Pemahaman dapat diperoleh dari pengajuan pertanyaan kepada pihak manajemen pemerintah daerah, penelaahan bagan/struktur organisasi pemerintah derah, dan penelaahan deskripsi tugas.

Auditor juga perlu memahami metode pengendalian, yaitu ada atau tidaknya perencanaan strategis atas penanaman investasi dan penilaian kinerja investasi secara periodik. 2. Pemahaman sistem akuntansi menunjuk auditor mengetahui metode pemprosesan data dan dokumen serta catatan pokok yang digunakan. Pemahaman sistem akuntansi ini diperoleh melalui penelaahan atas buku manual akuntansi dan sistem bagan alur, mengajukan pertanyaan. Pada bagian pencatatan, dan dari pengalaman terdahulu. Akuntan harus memahami kompetensi bagiaan pencatatan yang bertanggung jawab atas pengolahan transaksi siklus investasi (pembiayaan).
Akuntansi Pembiayaan Results Materialitas, risiko, dan strategi pemeriksaan Siklus Personalia
Siklus jasa personalia:
Transaksi Utama Biaya gaji
Berbagai bentuk tunjangan
Utang gaji
Pajak penghasilan pegawai
Rekening kas dearah Pembiayaan adalah setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan atau tahun-tahun anggaran berikutnya. Pembiayaan ditujukan untuk menutup defisit dan/atau mengalokasikan surplus. Selisih antara anggaran pendapatan daerah dengan anggaran belanja daerah mengakibatkan surplus atau defisit pada APBD. Akuntansi pembiayaan meliputi pencatatan atas transaksi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, sebagaimana dianggarkan di dalam DPA PPKD. Penerimaan pembiayaan mencakup:
Sisa lebih perhitungan anggaran taun anggaran sebelumnya (SiLPA)
Pencairan dana cadangan
Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan
Penerimaan pinjaman daerah
Penerimaan kembali pemberian pinjaman
Penerimaan piutang daerah Pengeluaran pembiayaan mencakup:
Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah
Pembayaran pokok utang
Pemberian pinjaman daerah Materialitas, risiko pemeriksaan dan strategi pemeriksaan pembiayaan Surat berharga yang dipegang atau dimiliki sebagai investasi jangka pendek mungkin bersifat material dalam laporan neraca, tetapi tidak material dalam laporan surplus-defisit pemerintah daerah.
Sebaliknya investasi jangka panjang dapat bersifat material baik bagi neraca maupun bagi laporan surplus-defisit pemerintah daerah. Hal ini terjadi karena nilai rupiah yang besar bersifat material bagi neraca. Di samping itu pendapatan maupun kerugian akibat investasi jangka panjang terkadang besar nilainya.
Tentang pemeriksaan pembiayaan

Sasaran pemeriksaan pembiayaan adalah sebagai berikut: Keberadaan dan keterjadian
Kelengkapan
Hak dan kewajiban
Penilaian dan alokasi
Pelaporan dan pengungkapan Pemahaman tentang pengendalian internal siklus pembiayaan 3. Prosedur pengendalian. Otorisasi yang memadai
Pencatatan
Akses ke aktiva
Dokumen dan catatan Penetapan risiko pengendalian merupakan proses evaluasi efektivitas dan prosedur struktur pengendalian internal dalam mencegah dan mendeteksi terjadinya salah saji material dalam laporan keuangan. Proses penentuan risiko pengendalian meliputi identifikasi salah saji potensial, pengendalian ang perlu, dan pengujian pengendalian yang mungkin dilakukan. Penetapan risiko pengendalian Pengujian pengendalian yang dilakukan dapat menghasilkan bukti tentang efektivitas rancangan dan operasi pengendalian dalam transaksi belanja daerah. Bukti tersebtut kemudian digunakan untuk menetapkan risiko pengendalian setiap pernyataan signfikan terkait dengan transaksi investasi (pembiayaan).

Auditor menggunakan pemahaman atas struktur pengendalian internal untuk mengidentifikasikan salah saji yang potensial. Pengidentifikasian salah saji tersebut digunakan untuk merancang pengujian substanstif.
Tinggi rendahnya risiko deteksi tergantung pada besarnya risiko audit yang ditetapkan, risiko bawaan, dan risiko pengendalian.
Sebelum melakukan pengujian substantif, auditor harus menentukan tingkat risiko deteksi yang diterima untuk masing-masing pernyataan signifikan Sedangkan prosedur pengendalian meliputi sebagai berikut.
Otorisasi yang sehat
Pemisahan tugas yang memadai
Penggunaan dokumen dan catatan yang memadai
Pengendalian atas akses
Pelaksanaan pemeriksaan yang independen Dalam merancang pengujian substantif, pertama kali akuntan harus menentukan tingkat risiko deteksi untuk masing-masing asersi. Tinggi rendahnya risiko deteksi tergantung pada besarnya risiko audit yang ditetapkan, risiko bawaan, dan risiko pengendalian.
Pengujian substantif atas saldo jasa personalia
Full transcript