Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Persebaran Suku Bangsa di Indonesia

No description
by

ayu dytha

on 14 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Persebaran Suku Bangsa di Indonesia

Keragaman Suku Bangsa di Indonesia
Suku Baduy
Suku Betawi
Suku Betawi merupakan asli dari DKI Jakarta. Nama Betawi berasal dari kata Batavia yang diberikan orang Belanda pada masa penjajahan. Keberadaan masyarakat Betawi merupakan proses panjang dari pembauran masyarakat di DKI Jakarta sehingga lahir kebudayaan Betawi
Persebaran Suku Bangsa di Indonesia
Menurut teori, pertama Suku Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang, ada 2 gelombang penting :
Terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam periode ini dikenal dengan sebutan Proto Melayu. Mereka bermukim di daerah pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu Tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
Gelombang kedua terjadi sekitar 2000 tahun lalu, disebut Deutero Melayu. Mereka disebut penduduk Melayu Muda.

Menurut teori “Nusantara” penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Menurut para ahli ini penduduk Indonesia (bangsa Melayu) sudah memiliki peradaban yang tinggi pada abad ke-19 SM. Taraf ini hanya hanya dapat dicapai setelah perkembangan budaya yang lama. Hal ini menunjukkan penduduk Indonesia tidak berasal dari mana-mana, tetapi berasal dan berkembang di Nusantara

Baduy Dalam

Ciri khas Baduy Dalam adalah pakaiannya berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih.

Sebagian peraturan yang dianut oleh suku Baduy Dalam antara lain:
Tidak diperkenankan menggunakan kendaraan untuk sarana transportasi.
Tidak diperkenankan menggunakan alas kaki.
Pintu rumah harus menghadap ke utara/selatan (kecuali rumah sang Pu'un atau ketua adat)
Larangan menggunakan alat elektronik (teknologi).
Menggunakan kain berwarna hitam/putih sebagai pakaian.

Baduy Luar

Tinggal di berbagai kampung yang tersebar mengelilingi wilayah Baduy Dalam. Baduy Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Kanekes Dalam.

Masyarakat Baduy Luar berciri khas mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna batik biru atau hitam.

Ada beberapa hal yang menyebabkan dikeluarkannya warga Baduy Dalam ke Baduy Luar:
Mereka telah melanggar adat masyarakat Baduy Dalam.
Berkeinginan untuk keluar dari Baduy Dalam.
Menikah dengan anggota Baduy Luar.

Rumah Adat Suku Baduy
Rumah adatnya merupakan rumah panggung yang beratapkan daun atap, lantainya terbuat dari bambu yang di belah-belah dan dindingnya terbuat dari bilik (gedek). Penyangga rumah panggung adalah batu yang dibuat seperti penumbuk beras.

Upacara Adat
Pemujaan
Objek kepercayaan terpenting bagi masyarakat Kanekes adalah Arca Domas, yang lokasinya dirahasiakan dan dianggap paling sakral .

Upacara SEBA
Masyarakat suku baduy memberikan hasil bumi kepada pemerintah sebagai rasa syukur atas hasil bumi.

Pertunjukan Tarian Daerah dan
Alat Musik Tradisional
Dalam menyambut panen padi, biasanya suku baduy menggelar pertunjukan tari-tarian dengan menggunakan angklung buhun.
Pakaian Adat
Rumah Adat Betawi
Rumah Kebaya

Upacara AdatBetawi
Pernikahan
Pertunjukan Daerah
Suku Baduy terletak di Provinsi Banten, tepatnya di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Rangkasbitung, Banten. Orang Baduy atau Orang Kanekes   adalah suatu kelompok masyarakat adat sub-etnis Sunda . Mereka merupakan salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar.
Mereka terbagi menjadi 2, yaitu: Baduy Luar dan Baduy Dalam.


Suku Sunda adalah kelompok etnis
yang berasal dari bagian barat Pulau  Jawa.
Rumah Adat Suku Sunda
Sebenarnya memiliki nama yang berbeda-beda bergantung pada bentuk atap dan pintu rumahnya.
Pakaian Adat Suku Sunda
Tari Merak
Tarian Suku Sunda
Tari Jaipong
Tari Topeng
Cepot
Seni Pertunjukan
Wayang Golek
Alat Musik Suku Sunda
Upacara Adat Suku Sunda
Dalang
Wayang Golek
Alat Musik Suku Sunda
Suling
Angklung
SUKU SUNDA
Suku Jawa tersebar di provinsi Jawa Tengah, D.I.Y, dan Jawa Timur
Jawa Timur
Jawa Tengah dan D.I.Y
Pakaian Adat Suku Jawa
Rumah Adat Suku Jawa
Rumah Joglo
Tari Bambangan Cakil (Jawa Tengah)
Tari Remong (Jawa Timur)
Tarian Daerah Suku Jawa
Tari Serimpi (D.I.Y)
Pertunjukkan seni
Kuda Lumping
Reog Ponorogo
Upacara kelahiran
Upacara tradisional ini menyimbolkan penghormatan sanak keluarga yang masih hidup kepada orang tua dan leluhur mereka.

Selapanan
Upacara Selapanan bertujuan memohon keselamatan bagi si bayi.

Upacara Adat Suku Jawa
Upacara Pernikahan
Upacara perkawinan adat pengantin Jawa sebenarnya bersumber dari tradisi keraton. Mulai dari tata rias, pakaian pengantin, dan ritual (tahapan). Seperti : serah-serahan, pingitan, siraman, dan sebagainya.
SUKU JAWA
Upacara Kematian

Upacara Brobosan
Bertujuan untuk menunjukkan penghormatan dari sanak keluarga kepada orang tua dan leluhur mereka yang telah meninggal dunia.

Upacara Nyewu Dina
Inti dari upacara ini memohon pengampunan kepada Tuhan.

Kematian Surtanah
Bertujuan agar arwah atau roh orang mati mendapat tempat yang layak di sisi Sang Maujud Agung.

wayang Kulit
BALI
Pakaian Adat Bali
RUMAH ADAT BALI :

GAPURA CANDI BENTAR

Ngaben adalah upacara pembakaran jenazah atau kremasi umat hindu di Bali, Indonesia.

Acara Ngaben merupakan suatu ritual yang dilaksanakan guna mengirim jenasah kepada kehidupan mendatang.

Pada hari raya Nyepi, seluruh umat Hindu melaksanakan Catur Brata yaitu tidak menggunakan atau menghidupkan api (amati geni), tidak bekerja (amati karya), dan tidak keluar rumah (amati lelungan) dan beribadah dengan tenang di dalam rumah. 
 Upacara Bhuta Yadna untuk memohon kepada Batara Kal, Buta Kala, dan Sang Buta Raja supaya tidak mengganggu manusia di muka bumi.
Upacara ini dimeriahkan pawai ogoh-ogoh yang berkeliling dan dibakar.  
RANGKAIAN
UPACARA NYEPI
Upacara Melasti yaitu upacara penyucian, Prayascita. Dalam upacara ini semua peralatan untuk sembahyang diarak di bali, biasanya ke tempat seperti danau atau pantai bertujuan untuk menyucikan semua kotoran di alam dan diri manusia.
TARI PENDET
TARI KECAK
 Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana.
Suku Bali adalah suku bangsa yang mendiami pulau Bali, menggunakan bahasa Bali dan mengikuti budaya Bali. Sebagian besar suku Bali beragama Hindu, kurang lebih 90%. Sedangkan sisanya beragama Buddha, Islam dan Kristen.
Setidaknya ada tiga jenis pakaian Adat Bali yang umum dikenakan oleh masyarakat Bali. Pertama, pakaian adat untuk upacara keagamaan. Kedua, pakaian adat untuk upacara pernikahan. Dan, ketiga adalah pakaian adat untuk aktivitas sehari-hari. Pakaian Adat khas Bali ini berbeda antara yang dipakai oleh laki-laki dan perempuan.

Dalang
Wayang Golek
kacapi

Suling
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang“.
Full transcript