Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PRESENTASI MANAJEMEN RANTAI (SUPPLY CHAIN)

No description
by

KRISNA WIDSATRYA

on 23 May 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PRESENTASI MANAJEMEN RANTAI (SUPPLY CHAIN)

SUPPLY CHAIN Thank you for your attention! And one more thing... Pengertian Rantai pasokan merupakan hal yang dinamis dan melibatkan aliran informasi yang konstan, produk, dan keuangan antar tingkat-tingkat yang berbeda.Pada kenyataannya, tujuan utama dari berbagai rantai pasokan adalah memenuhi kebutuhan pelanggan dan dalam prosesnya, menghasilkan keuntungan bagi dirinya sendiri Rantai pasokan menimbulkan gambaran atas pergerakan produk atau pasokan dari supplier kepada pembuat produk, distributor, pengecer, pelanggan sepanjang rantai.
Supply chain biasanya melibatkan variasi dari tingkat-tingkat. Tingkat-tingkat ini meliputi:
1. Pelanggan
2. Pengecer
3. Distributor
4. Pembuat produk
5. Komponen atau supplier bahan baku. Gambar dari tingkat-tingkat rantai pasokan: Tahap-tahap dalam pembuatan keputusan rantai pasokan: • Strategi atau rancangan rantai pasokan. •Perencanaan rantai pasokan. • Operasi rantai pasokan Selama tahap ini memberikan rencana pemasaran dan penentuan harga bagi produk, perusahaan memutuskan bagaimana struktur rantai pasokan pada beberapa tahun ke depan Keputusan yang dibuat selama tahap ini kerangka waktu yang dipertimbangkan adalah seperempat tahun.Susunan rantai pasokan ditentukan fase strategik yang telah pasti.Susunan ini menentukan hambatan yang ada. Keberhasilan perencanaan untuk memaksimumkan surplus rantai pasokan yang dapat dihasilkan dengan perencanaan memberikan hambatan yang timbul selama fase design atau strategik. Waktu yang digunakan disini adalah mingguan atau harian, dan selama fase ini perusahaan membuat keputusan berdasarkan order pelanggan individual. DESAIN JARINGAN RANTAI PASOKAN Keputusan desain jaringan rantai pasokan meliputi penugasan peran fasilitas, lokasi pemrosesan (manufacturing), penyimpanan, dan transportasi yang berhubungan dengan fasilitas, dan alokasi kapasitas dan pasar pada masing-masing fasilitas. Keputusan desain jaringan rantai pasokan dikelompokkan menjadi:
1. Peran fasilitas
2. Lokasi fasilitas
3. Alokasi kapasitas
4. Alokasi pasar dan penawaran Faktor yang mempengaruhi keputusan desain jaringan Faktor strategik Faktor teknologi Faktor makroekonomi Faktor politik Faktor infrastruktur Faktor kompetitif Waktu respon pelanggan dan kehadiran local Biaya logistik dan fasilitas Kerangka dalam keputusan desain jaringan Keberhasilan dalam merancang jaringan rantai pasokan akan memaksimumkan keuntungan perusahaan saat permintaan kebutuhan pelanggan terpuaskan dan memiliki daya respon. Keputusan desain jaringan dibuat dalam empat tahap: 1. Menetapkan rancangan atau strategi rantai pasokan 2. Menetapkan susunan fasilitas regional 3. Memilih seperangkat tempat potensial yang diinginkan 4. Pemilihan lokasi. Desain Jaringan pada Lingkungan Ketidakpastian Pembuatan keputusan desain jaringan rantai pasokan dalam ketidak-pastian, yaitu: Dalam tiap perusahaan, rantai pasokan mencakup seluruh fungsi yang terlibat dalam pemenuhan permintaan konsumen (pengembangan produk, pemasaran, operasi, distribusi, keuangan, customer service).Jaringan rantai pasokan suatu perusahaan mengalami fluktuasi dalam permintaan, harga, rata-rata tukar, dan lingkungan kompetitif. Ketidak-pastian permintaan dan harga akan mempengaruhi keseimbangan antara portofolio jangka pendek dan jangka panjang. Oleh karena itu, ketidak-pastian dalam hal permintaan, penawaran, harga, keuangan, harus diperhatikan untuk membuat keputusan dalam desain jaringan.
Untuk mengevaluasi keputusan desain jaringan (network design) di bawah ketidak-pastian terdapat beberapa metode antara lain:
• Analisis Discounted Cash Flow
• Binomial Representation
• Decision Tree (Pohon Keputusan) MERAIH STRATEGIK FIT DAN LINGKUPNYA DALAM RANTAI PASOKAN 1. Mengkombinasikan perencanaan strategis dan perencanaan kkeuangan selama pembuatan desain jaringan 2. Menggunakan beberapa pengukuran (multiple metrics) untuk mengevaluasi jaringan rantai pasokan. 3. Menggunakan analisis keuangan sebagai suatu input dalam pembuatan keputusan, bukan sebagai proses pengambilan keputusannya sendiri 4. Menggunakan estimasi bersamaan dengan analisis sensitivitas. Strategi kompetitif perusahaan diartikan seperangkat kebutuhan pelanggan yang dicari untuk memenuhi kebutuhan melalui produk, tergantung dari pesaingnya.Rantai nilai perusahaan dimulai dari perkembangan produk baru, dengan menciptakan spesifikasi bagi produk.Pemasaran dan penjualan menghasilkan permintaan melalui publikasi prioritas-prioritas pelanggan dengan produk dan jasa yang memuaskan. Untuk melaksanakan strategi kompetitif perusahaan, seluruh fungsi ini memerankan perannya masing-masing dan harus mengembangkan strateginya sendiri. Di sini, strategi diartikan sebagai tiap-tiap proses dan fungsi apakah yang akan coba dilakukan dengan baik.
Strategik fit dicapai dengan tiga tahap, yaitu:
1.Memahami pelanggan dan ketidakpastian rantai pasokan.
2. Memahami kemampuan rantai pasokan.
3. Pencapaian strategik fit. Kerangka Penyusunan Pemicu Dalam memahami bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kinerja rantai pasokan dalam kemampuan merespon dan efisiensi, maka harus menguji pemicu dari rantai pasokan yaitu antara lain: 1.Fasilitas 2.Persediaan 3.Transportasi 5.Sumberdaya 4.Informasi 6.Penetapan Harga (Pricing) Hambatan pencapaian strategik fit Berikut ini hambatan, yang apabila dapat diatasi oleh manajer, dapat meningkatkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh profitabilitas maksimum dari rantai pasokan yaitu:
• Meningkatkan variasi produk
• Mengurangi siklus hidup produk
• Peningkatan permintaan pelanggan
• Pemecahan kepemilikan rantai pasokan
• Globalisasi
• Kesulitan pelaksanaan strategi baru SUPPLIER SELECTION The Supplier Selection Decision
Keputusan untuk menempatkan sejumlah volume bisnis dengan supplier seharusnya selalu didasarkan pada seperangkat criteria yang masuk akal. Seni dari pembelian barang dan manajemen supply adalah untuk membuat alasan dibelakang keputusan tersebut menjadi memungkinkan. Biasanya, analisis dari kemampuan supplier adalah untuk memenuhi kualitas, kuantitas, pengiriman, harga/biaya, dan tujuan pelayanan melandasi keputusan tersebut. Beberapa atribut penting supplier yang berhubungan untuk criteria utama mungkin meliputi sejarah masa lalu, kekuatan fasilitas dan teknis, status keuangan, organisasi dan manajemen, reputasi, system, penyesuaian procedural, komunikasi, hubungan buruh, dan lokasi. Decision Tree
Keputusan pemilihan supplier dapat dilihat sebagai pembuatan keputusan dibawah ketidakpastian dan dapat direpresentasikan dengan pohon keputusan.Untuk menggunakan pohon keputusan secara efektif, pembeli harus mengidentifikasi opsi dan kriteria untuk evaluasi dan menaksir kemungkinan sukses dan gagal.Pohon sederhana dapat diaplikasikan pada pembelian one-time tanpa ekspektasi adanya pembelian lagi. Identifying Potential Sources
Mengidentifikasi sources yang potensial adalah key driver dari kesuksesan atau kegagalan dari perspektif kinerja. Penelitian dalam pembuatan keputusan dan pemecahan masalah mengindikasikan bahwa kesempatan mencapai sebuah keputusan optimal tergantung pada sebagian besar dari kemampuan pembuat keputusan untuk mengeneralisasi alternatif. Information Sources
Pengetahuan dari sources adalah kualifikasi penting dari berbagai pembeli efektif.
Sources dapat dicari dengan:
• Online sources
• Catalog
• Trade journal
• Trade directories
• Sales representative
• Supplier and Commodity Database
• Visits to Suppliers
• Samples
• Colleagues
• References The Evaluation of Potential Source
Evaluasi dari sumber potensial, biasanya, mencoba menjawab dua pertanyaan kunci:
1. Apakah kemampuan supplier itu dalam mengirim kebutuhan pembeli secara memuaskan secara jangka pendek atau jangka panjang?
2. Apakah motivasi supplier itu dalam mengirimkan kebutuhan sesuai dengan yang diharapkan pembeli dalam jangka panjang atau jangka pendek? Supplier Evaluation Methods
Metode untuk mengevaluasi supplier dibagi menjadi dua:
1. Informal dan Semiformal Evaluating and Rating. Evaluasi informal meliputi menaksir supplier dari internal dan darimana saja di dalam organisasi pembeli dimana kontak mengambil tempat. “How are things going with supplier X?” menjadi pertanyaan biasa yang dapat dan seharusnya ditanyakan oleh personil supply ketika di dalam kontak dengan yang lain di dalam organisasi mereka.
2. Formal Supplier Evalution and Rating. Menemani tren dari supply berdasarkan rasionalisasi, strategik sourcing, dan hubungan dekat dengan supplier kunci adalah pertumbuhan pengalaman di dalam rating kinerja supplier. Seringkali, perbaikan berkelanjutan terekam terus dengan banyak faktor tradisional seperti kualitas, kuantitas, pengiriman, dan harga. Linking Sourcing With Strategy
Dari berbagai sumber informasi, pembeli mampu untuk membuat daftar dari supplier yang tersedia dari item yang diperlukan. Tingkat pertama dari analisis adalah mencari supplier mana yang mungkin mampu untuk memenuhi kebutuhan pembeli. Tingkat kedua adalah menentukan mana supplier yang dianggap manajer supply dan tim sourcing serius untuk menjadi source.
Strategi ini harus memikirkan beberapa hal seperti apakah perusahaan menggunakan single atau multiple sourcing, masalah manufaktur dengan distributor, lokasi geografi dari sources, ukuran supplier, dan kepedulian sosial, politik, dan lingkungan. Joint Purchasing with Supplier
Jika organisasi pembeli memiliki lebih banyak leverage pada pasar dan proses pembelian yang lebih efisien, ini mungkin menjadi keuntungan untuk membeli kebutuhan tertentu untuk supplier. Meskipun pembeli akan membuat banyak tambahan beban, hal ini akan menjadi keuntungan bersih untuk masing-masing pihak dalam transaksi dan perjanjian yang sama tentang shared cost saving.





Purchasing for Company Personnel
Masalah lain yang dihadapi oleh kebanyakan department supply adalah memutuskan untuk tingkat apa yang dibenarkan dalam menggunakan fasilitas untuk memperoleh merchandise bagi karyawan organisasi atau untuk eksekutif. Banyak perusahaan tidak hanya menjual merchandisenya sendiri untuk karyawan mereka pada diskon yang substantial dan juga mengizinkan mereka untuk membeli pada biaya berbagai merchandise dibeli oleh perusahaan untuk mereka gunakan sendiri. Strategy Development
Penilaian risiko adalah langkah kunci dalam pembangunan strategi. Risiko supply dapat dinilai dalam beberapa cara. Pareto analysis membandingkan volume dollar untuk variabel seperti persen dari supplier, persen persediaan, dan sejumlah order, pembangunan strategi yang focus pada high dollar purchases. Portfolio analysis biasanya meliputi supply risiko pasar dalam menilai dan memfokuskan perhatian pada kemampuan meningkatkan nilai. KEPUTUSAN SOURCING DALAM RANTAI PASOKAN The role of sourcing in a supply chain
Procurement adalah proses dimana perusahaan memperoleh komponen bahan baku, produk, pelayanan atau sumber daya lainnya dari supplier untuk melaksanankan operasi mereka. Sourcing adalah keseluruhan sekumpulan proses bisnis yang diperlukan untuk membeli barang dan jasa. Untuk fungsi rantai pasokan, keputusan yang paling penting adalah apakah outsource atau in-house. Sebuah perusahaan outsource jika perusahaan menyewa perusahaan luar untuk melaksanakan operasi dalam suatu perusahaan. Bentuk-bentuk sourcing : 1. In-house atau outsource 2. Third and Fourth-Party Logistic Providers
Full transcript