Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

TATA NAMA SENYAWA, RMS KIMIA DAN PERS RX

OLEH WIDYA ISMAJAYANTI
by

widya ismajayanti

on 6 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of TATA NAMA SENYAWA, RMS KIMIA DAN PERS RX

Bab V
Rumus Kimia, Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

Rumus Kimia
Pengertian Rumus Kimia
Partikel Materi
Rumus Molekul
Rumus empiris
Rumus Kimia, tata nama senyawa, dan persamaan reaksi
dibagi atas beberapa bagian yaitu :
Persamaan Reaksi
Pengertian persamaan reaksi
menyetarakan reaksi
Tata Nama Senyawa
Tata Nama Senyawa Anorganik
Tata Nama Senyawa Organik
Rumus Kimia
Rumus Kimia :
AxBy
A : Kation
B : Anion
X : bilangan oksidasi B/indeks A
Y : bilangan oksidasi A/indeks B

Atom
Ion
Molekul
Partikel Materi
molekul unsur
molekul senyawa
Rumus Molekul
Rumus Empiris
Rumus empiris unsur berupa molekul
Rumus empiris senyawa ion
Rumus empiris senyawa molekul
Hidrogen rumus molekulnya : H2
Hidrogen rumus empirisnya : H

Senyawa organik butana mempunyai rumus molekul C4H10. Perbandingan paling sederhana yang dapat diperoleh adalah 2:5 jadi rumus empiris butana adalah C2H5.
- Pada senyawa ion, tanda kurung ( ) digunakan apabila terdapat ion poliatom yang memiliki nilai angka indeks >1.
Contoh:
Ca3(PO4)2 angka indeks PO4 adalah 2.
- Pada senyawa kovalen, tanda kurung ( ) digunakan apabila senyawa memiliki gugus atom yang berulang.
Contoh:
CO(NH2)2 bukan CON2H4

Tata Nama senyawa
senyawa biner dari non logam dan non logam
senyawa asam
senyawa yang mengandung ion poliatom
Tata nama senyawa anorganik
senyawa biner dari logam dan non logam
Penamaan di awal kation logam, baru anion non logamnya.
Contohnya : Na+(kation) dan Cl-(anion) → Natrium klorida


Untuk logam yang muatan kation nya berbeda-beda, maka muatan kationnya dinyatakan dengan angka romawi.

Contohnya : senyawa FeO dan Fe2O3 dapat membentuk kation Fe2+ dan Fe3+. Karena O mempunyai muatan -2 jadi
- Kation Fe dalam FeO haruslah Fe2+ agar dapat menetralkan O2-, jadi namanya besi (II) oksida.
- Kation Fe dalam Fe2O3 haruslah Fe3+ (2Fe3+ muatan nya jadi 6 ) dapat menetralkan 3O2- (total muatan 6). Jadi namanya, besi (III) oksida.

Penamaan senyawa molekul mengikuti aturan berikut.
B-Si-As-C-P-N-H-S-I-Br-Cl-O-F
Contohnya : HCl (nama H baru nama Cl).

Penamaan dimulai dari nama non logam pertama, diikuti nama non logam kedua dan ditambah dengan akhiran ida.
Contohnya: HCl (hidrogen klorida), ClF(klorin flourida).

Jika dua jenis non logam membentuk lebih dari 1 satu jenis senyawa, dapat digunakan awalan yunani sesuai angka indeks dalam rumus kimianya.
Tata nama IUPAC tidak perlu digunakan untuk senyawa yang memiliki nama umum.
Contohnya : H2O (air) dan NH3 (amonia).

Untuk senyawa yang terdiri dari kation logam dan anion poliatom, maka penamaan ditulis dari kation logamnya dulu baru anion poliatomnya. Contohnya :
NaOH
Kation : Na+
Anion poliatomnya OH-, nama senyawanya : natrium hidroksida.
Untuk senyawa yang terdiri dari kation poliatom dan anion monoatom/poliatom, penamaan dimulai dari nama kation poliatom diikuti nama anion monoatom/poliatom.
Contohnya :
NH4Cl : amonium klorida
(NH4)2SO4 : amonium sulfat

Untuk senyawa asam biner (terdiri dari 2 jenis unsur), penamaan dimulai dari kata’asam’ diikuti dengan sisa asamnya (anion non logam).
Contohnya: HCl (asam klorida), HF( asam florida), H2S (asam sulfida).

Untuk senyawa asam yang terdiri dari 3 jenis unsur, penamaan dimulai dari kata’asam’ diikuti sisa asamnya (anion poliatom).
Contohnya: H2CO3 (asam karbonat).

Tata Nama Senyawa Organik

Sebagian senyawa organik tidak dapat ditentukan dengan rumus kimia saja, melainkan dari rumus strukturnya juga.
 Senyawa organik mempunya tata nama khusus, dan akan dipelajari nanti di bab 10.
Contoh senyawa organik:
CH4: metana

Persamaan reaksi

Persamaan reakasi menggambarkan zat-zat kimia yang terlibat sebelum dan sesudah reaksi kimia
.

Persamaan reaksi dinyatakan oleh rumus kimia zat-zat, koefisien reaksi, dan wujud zat.
a. Rumus kimia zat
b. Koefisien reaksi
c. Dalam persamaan reaksi terdapat 4 wujud/keadaan zat yang ditulis sebagai subskrip(huruf kecil setelah rumus kimia).
Padat atau solid : s
Cair atau liquid : l
Gas atau gas : g
Larut dalam air atau aqueous : aq
Cara penulisan persamaan reaksi
- Tulis rumus kimia dari produk dan reaktan, sertakan wujud dari masing-masing zat jika diketahui.
- Beri koefisien reaksi agar jumlah atom dari setiap unsur di ruas kiri sama dengan di ruas kanan.
 Zat yang ingin direaksikan dapat menggunakan urutan KAHO (kation, anion, hidrogen, oksigen).
 Pilih zat dengan rumus kimia yang kompleks kemudian tetapkan koefisien rekasinya 1. Beri koefisien sementara dengan menggunakan huruf a, b, c, dan seterusnya.
 Setarakan zat yang paling kompleks tersebut. Jika terdapat ion poliatom di reaktan dan di produk maka setarakan ion poliatom tersebut sebagai ion poliatom bukan sebagai atom.
 Setarakan atom-atom lainnya. Jika terdapat ion poliatom di reaktan dan diproduk serta tidak berubah maka sertarkan ion poliaton sebgai ion poliatom bukan sebagai atom.
 Pastikan setiap koefisien sebagai bilangan bulat sederhana.

Widya, nunu, dan firman
Full transcript