Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PERISTIWA TIMOR-TIMUR

No description
by

Asia Anggita Maharani

on 22 September 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERISTIWA TIMOR-TIMUR

Akibat Dari Aksi militer
Aksi militer tersebut mendapat reaksi dan kecaman dari negara lain dan PBB.
Peristiwa ini kerap menarik perhatian media sehingga media baik lokal maupun internasional ramai membicarakan masalah ini.
Peristiwa ini juga dianggap telah melanggar Hak Asasi Manusia.
Badan misi bantuan PBB yang dikirim ke Timor Timur, (UNAMET), sejak 1999 mencatat bahwa anggota milisi menteror dan membunuh warga sipil tidak bersenjata,membakar rumah, hingga menggusur sejumlah besar orang.

LATAR BELAKANG
Pelanggaran HAM
Laporan komisaris tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia pada bulan September 1999 menemukan bukti bahwa Timor Timur telah melihat kampanye yang disengaja dan sistematis merupakan pelanggaran BERAT dalam HAM

KETERKAITAN DENGAN HUKUM INDONESIA
Untuk menjamin penegakkan hukum di Indonesia yang mengatur tentang HAM, diciptakanlah instrument-instrumen hukum.
Instrument hukum tersebut adalah sebagai berikut :
1. UU no 39 tahun 1999
2. UU no 26 tahun 2000

PERISTIWA TIMOR-TIMUR
Peristiwa terjadi sekitar tahun 1999
Peristiwa disebabkan oleh adanya jajak pendapat bagi masyarakat di sana untuk menentukan nasib sendiri
Berdasarkan hasil jajak pendapat,sebagian masyarakat Timor Timur menginginkan provinsi termuda Indonesia itu untuk membentuk negara yang merdeka dan berdaulat
Asia Anggita M & Safira Audria A.
Full transcript