Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT DARI PEMBANGUNAN

for sita
by

apid syhalala

on 27 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT DARI PEMBANGUNAN

PENDAHULUAN PEMBAHASAN Dampak positif Dampak negatif PENUTUP PEMBANGUNAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN LATAR BELAKANG KERUSAKAN LINGKUNGAN HUKUM LINGKUNGAN:
KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT DARI PEMBANGUNAN Menambah penghasilan penduduk sehingga meningkatkan kemakmuran.
Perindustrian menghasilkan aneka barang yang dibutuhkan oeh masyarakat.
Perindustrian memperbesar kegunaan bahan mentah.Usaha perindustrian dapat memperluas lapangan pekerjaan bagi penduduk.
Mengurangi ketergantungan Negara pada luar negeri.
Dapat merangsang masyarakat utuk meningkatkan pengetahuan tentang industri.
meningkat kan taraf hidup manusia. Limbah industry akan menimbulkan pencemaran air, tanah dan udara

Asap-asap pabrik menimbulkan polusi udara.

Akibat dari pncemaran, banyak menimbulkan kematian bagi binatang-binatang, manusia dapat terkena penyakit, hilangnya keindahan alam dan lain-lain. KESIMPULAN A.Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan) Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan. DISUSUN OLEH :
SITI MASITHA DEWI
YOGI PRIMADI
RASTRA PRASETYO
ADIAKSA BIMA RUMUSAN MASALAH Di zaman era globalisasi ini manusia berlomba – lomba meningkatkan daya saingnya sebagai makhluk hidup yang berkualitas dengan itu manusia banyak yang eksplotasi lingkungan hidup tanpa memikir kan masa depan terhadap lingkungan tersebut demi menaikan taraf hidup nya.
Kerusakan lingkungan hidup akibat pembangunan merupakan salah satu penyebab rusaknya lingkungan pada zaman ini. Pembangunan mempengaruhi keadaan alam dan lingkungan. Pembangunan pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala bidang yang menyangkut kehidupan manusia. Pembangunan dalam prosesnya tidak terlepas dari penggunaan sumberdaya alam, baik sumberdaya alam yang terbarukan maupun sumberdaya alam tak terbarukan. Seringkali di dalam pemanfaatan sumberdaya alam tidak memperhatikan kelestariannya, bahkan cenderung memanfaatkan dengan sebanyak-banyaknya. Di sisi lain, pembangunan itu sendiri dapat menimbulkan dampak terhadap sumberdaya alam. Apa yang dimaksud kerusakan lingkungan ?
Apa saja faktor penyebab kerusakan lingkungan?
Apa dampak pembangunan terhadap kerusakan lingkungan ?
Apa dampak positif serta negatif dari pembangunan ?
Apa upaya pelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan? Kerusakan lingkungan dapat diartikan sebagai rusaknya/hilangnya/berkurangnya sumberdaya baik dari sumberdaya air ,tanah, udara flora maupun fauna yang ada di dalamnya. FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN LINGKUNGAN Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
2. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia Pembangunan erat kaitannya dengan perubahan penggunaan lahan. Apabila terjadi perubahan penggunaan lahan, misalnya di daerah hulu/atas berupa hutan lindung digunakan untuk permukiman atau perumahan sedangkan daerah hilir digunakan untuk industry dan permukiman, maka akan berdampak besar untuk daerah itu sendiri maupun daerah di bawahnya. Terjadi erosi atau longsor di bagian atas/hulu karena terjadi penggundulan hutan yang dialih fungsikan untuk perumahan. Selain itu karena terjadi perubahan penggunaan lahan, juga terjadi kerusakan suatu ekosistem yang menyebabkan habitat tanaman atau binatang rusak.

Hal tersebut sangat berdampak kepada beberapa tumbuhan atau hewan yang punya karakter khusus, yaitu hanya dapat bertahan hidup pada daerah dengan keadaan tertentu. Dibagian hilir dapat terjadi banjir karena di bagian hulu telah terjadi alih fungsi lahan dari hutan lindung menjadi permukiman, sehingga daerah diatas akan mengirimkan limpasan sedangkan daerah hilir. Karena daerah hilir juga mengalami perubahan penggunaan lahan, dari kebun menjadi industry maupun permukiman untuk kegiatan ekonomi, sehingga daerah resapan air semakin sedikit. Potensi banjir juga semakin besar. Upaya Pelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan B. Pelestarian udara Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita. Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia.
Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri.
Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. C. Pelestarian hutan Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan. D. Pelestarian laut dan pantai Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan. E. Pelestarian flora dan fauna Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.

Melarang kegiatan perburuan liar.

Menggalakkan kegiatan penghijauan. Pembangunan menimbulkan suatu dampak, baik terhadap makhluk hidup maupun terhadap lingkungan. Dampak terhadap lingkungan antara lain adalah terjadinya bencana banjir, kekeringan, erosi tanah, pencemaran lingkungan, matinya beberapa jenis tumbuhan dan hewan. SARAN Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai orangtua. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.
Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan . mari kita bersama sama membangun pembangunan dan tetap melestarikan lingkungan.
Full transcript