Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA DI INDONESIA

No description
by

Kiki Mahendri

on 29 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA DI INDONESIA

PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA
Anggota Kelompok 5
1. Ida Ayu Agung Arinda P. W
2. Ni Kadek Prasista Wulandari
3. Ni Made Kiki Mahendri
4. Nyoman Ari Adnyana
5. Putu Agung Surya Saputra
Pendidikan pada awal Kemerdekaan terbagi atas 4 tingkatan, yaitu : Pendidikan Rendah, Pendidikan Menengah Pertama, Pendidikan Menengah Atas, dan Pendidikan Tinggi.

Sekolah Tinggi dan Akademi
:
Jakarta, Klaten, Solo dan Yogyakarta
. Selain itu, ada pula
Universitas Gajah Mada
di Yogyakarta, Jawa Tengah.
Perkembangan Pendidikan pada Masa Demokrasi Liberal
Adanya pengalihan masalah pendidikan dari Pemerintah Belanda kepada Pemerintah RIS (Republik Indonesia Serikat)
Adanya Pendidikan Teknik karena Indonesia sangat tertinggal dalam pengetahuan teknik yang sangat dibutuhkan dizaman modern.
Tenaga Pengajar
:
Inggris, Amerika Serikat dan Prancis
Perkembangan Pendidikan pada Awal Kemerdekaan
Setelah Proklamasi Kemerdekaan dilaksanakan Pemerintah mengangkat Ki Hajar Dewantara menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran & Kebudayaan (PP dan K) dan seterusnya.

1. Ki Hajar Dewantara (3 bulan)
2. Mr. T.S.G. Mulia (5 bulan)
3. Mohammad Syafei
4. Mr. Suwandi
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA DI INDONESIA
Tujuan Pendidikan
: mengurangi masalah buta huruf di Indonesia, menanamkan semangat patriotisme dan menciptakan Indoensia yang berpendidikan kedepannya.


Pada masa Demokrasi Liberal, didirikan beberapa universitas :

1. Universitas Hasanuddin (Makassar)
2. Universitas Andalas (Padang)
3. Universitas Padjajaran (Bandung)
4. Universitas Sumatra Utara (Medan)
Perkembangan Pendidikan pada Masa Demokrasi Terpimpin
Perkembangan Pendidikan pada Masa Orde Baru
Munculnya sebuah konsepsi pendidikan yang dikenal dengan Sekolah Pembangunan (Mashuri S.H)
Tujuan : menyalurkan bakat masing-masing anak, memberikan kesempatan belajar yang luas serta pembrantasan buta huruf
Perkembangan Pendidikan pada Masa Reformasi
Menjalankan amanat UUD 1945 dengan memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN
Pendidikan baru yang bersifat reformatif dan revolusioner
Pada Masa Reformasi ada beberapa perubahan kurikulum : Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan Kurikulum 2013
Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)

Pada tahun 1960-an, murid-murid sekolah lanjutan tingkat pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas semuanya menginginkan menjadi seorang mahasiswa
Pemerintah menetapkan kebijakan untuk mendirikan universitas baru disetiap ibu kota provinsi serta falkutasnya
Didirikan Insititut Agama Islam (IAIN) untuk murid-murid lulusan pesantren yang beragama Islam.
Didirikan sekolah Tinggi Theologia dan Seminari-seminari untuk murid beragama Kristen Protestan dan Katholik
Pada tahun 1961 telah berdiri sebanyak 181 buah perguruan tinggi.
Siswa dituntut untuk
aktif
agar memperoleh informasi
Guru bertugas
sebagai fasilitator
Upaya KBK : menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal, berorientasi pada hasil belajar (learning outcomes) dan keberagaman
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Guru dituntut untuk
mampu mengembangkan materi dalam bentuk silabus dan penilaian sesuai dengan kondisi sekolah dan daerah
Kurikulum 2013
Kurikulum 2013 menekankan pada kompetensi berbasis sikap, ketrampilan, pengetahuan, serta keaktifan siswa untuk mendapatkan pengalaman personal melalui observasi, bertanya, menalar, menyimpulkan, dan mengomunikasikan informasi dalam kegiatan
Perkembangan Budaya
Perkembangan Pendidikan pada Awal Kemerdekaan
Perkembangan Pendidikan pada Masa Demokrasi Liberal
Perkembangan Pendidikan pada Masa Demokrasi Terpimpin
Perkembangan Pendidikan pada Masa Orde Baru
Perkembangan Pendidikan pada Masa Reformasi
PERKEMBANGAN BUDAYA
Melakukan perjuangan dengan menggunakan karya seni : lukisan, puisi, dan prosa.
Setelah Proklamasi seni lukis dan sastra menggambarkan suatu penderitaan rakyat Indonesia dan juga kekejaman dari penjajahan Belanda
Sastrawan : Izmail Marzuki, C Simanjuntak, Chairil Anwar, dan Idrus.
Seniman lukis : Basuki Abdullah, Affandi,Usman Ismail
Masa Orde Baru : budaya dan seni diarahkan kepada usaha memperkuat kepribadian sosial, kebanggan serta kesatuan nasional
Masa Reformasi : usaha pelestarian budaya dilakukan dengan mendaftarkan budaya asli Indonesia dengan mendaftarkan budaya asli Indonesia ke UNESCO agar tidak diklaim oleh pihak lain
TERIMA KASIH ATAS WAKTU DAN PERHATIANNYA
Full transcript