Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Taman Siswa & Organisasi Buruh

No description
by

Allya Mahira

on 3 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Taman Siswa & Organisasi Buruh

Taman Siswa?
Taman Siswa adalah nama sekolah yang didirikan oleh Raden Mas Soewardi Soeryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara pada tanggal 3 Juli tahun 1922 di Yogyakarta.

Awal pendirian Taman Siswa diawali dengan ketidakpuasan dengan pola pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial, karena jarang sekali negara kolonial yang memberikan fasilitas pendidikan yang baik kepada negara jajahannya.
Pada waktu pertama kali didirikan, sekolah Taman Siswa ini diberi nama
"National Onderwijs Institut Taman Siswa"
, yang merupakan realisasi gagasan beliau bersama-sama dengan teman di paguyuban Sloso Kliwon.
Sistem Pendidikan Taman Siswa
Pendidikan Taman Siswa dilaksanakan berdasar Sistem Among, yaitu suatu sistem pendidikan yang berjiwa kekeluargaan dan kemerdekaan. Dalam sistem ini setiap pendidik harus meluangkan waktu sebanyak 24 jam setiap harinya untuk memberikan pelayanan kepada anak didik sebagaimana orang tua yang memberikan pelayanan kepada anaknya. Selain itu, pendidikan ini juga berpusat pada potensi anak muridnya (Student Centered).
Prinsip Taman Siswa
Prinsip dasar dalam Taman Siswa dikenal sebagai Patrap Triloka ;

Ing ngarsa sung tulada “(yang) di depan memberi teladan",
Ing madya mangun karsa "(yang) di tengah membangun kemauan/inisiatif",
Tut wuri handayani "dari belakang mendukung.”
Taman Siswa & Organisasi Buruh
1. TAMAN SISWA
Sekolah Taman Siswa ini sekarang berpusat di balai Ibu Pawiyatan (Majelis Luhur) di Jalan Taman Siswa, Yogyakarta, dan mempunyai 129 sekolah cabang di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Berdasarkan kongres yang diadakan pada tanggal 20-22 Oktober 1923, dinyatakan bahwa Taman Siswa merupakan “Badan Wakaf” (Institut Pendidikan yang berdiri sendiri, bebas dari pemerintah).
Taman Siswa
sekarang
2. Organisasi
Buruh
Iskandar, tetapi lebih dikenal dengan nama Suryopranoto; adalah kakak Ki Hajar Dewantara, namun berlainan ibu.

Ia adalah tokoh yang berjasa membela kaum buruh , sampai-sampai pemerintah Hindia Belanda pernah memberikan gelar De Stakingskoning (Raja Pemogokan) padanya.


Tahun 1915 Suryopranoto membentuk gerakan petani dan buruh dengan nama Arbeidsleger Aum Dharma (Barisan Buruh Adhi Dharma). Adi Dharma bergerak di bidang pendidikan dan ekonomi. Usaha-usaha-nya meliputi tabungan, koperasi, kesehatan, bantuan hukum. Anggota Adhi Dharma meliputi jumlah puluhan ribu orang yang sebagian besar terdiri atas kaum buruh dan tani.
Suryopranoto mencurahkan perhatiannya untuk membela rakyat kecil yang tertindas, terutama kaum buruh. Pada masa itu peraturan-peraturan yang dibuat pengusaha industri besar Belanda sangat merugikan kaum buruh.

Pada tahun 1918, ketika terjadi kerusuhan buruh di pabrik gula Padokan, Yogyakarta, Suryopranoto mengorganisir 
Arbeidsleiger
 (tentara buruh). Organisasi ini membantu buruh korban PHK untuk mencari pekerjaan baru dan memberi bantuan keuangan selama mereka mencari kerja.

Siapa tokohnya?
Adhi Dharma?
Pada tahun 1918 pula, keresahan di kalangan buruh meningkat. Di Yogyakarta, Suryopranoto mendirikan Personeel Fabriek Bond—Ikatan Buruh Pabrik (PFB). Awalnya, PFB hanya beranggotakan 700-an orang. Akan tetapi, setahun kemudian, anggota PFB telah meningkat menjadi 6000 anggota ditambah 2000 calon anggota. Pada akhir 1919, PFB menjadi serikat buruh paling besar dan militan di Jawa, dengan 90 cabang dan 10 ribu anggota.
PFB?
Nama Suryopranoto sebagai “Raja Mogok” mencuat. Berbagai pemogokan yang dipimpin oleh PFB mencapai kemenangan. Pada saat bersamaan, PFB juga menerbitkan sebuah koran propaganda bernama “Boeroeh Bergerak”. Pertengahan 1920, cabang PFB sudah meningkat menjadi 179 dan anggotanya mencapai 31.000 orang. Ini mencakup 90% pabrik gula.
Pada bulan Agustus 1920, PFB menyerukan “pemogokan umum”. Pemogokan ini menyeret PFB dan PPPB (Perserikatan Pegawai Pegadaian Bumiputera) bersatu—bersama dengan 22 serikat lainnya, termasuk VSTP, dalam sebuah federasi bernama Persatuan Pergerakan Kaum Buruh (PPKB). Inilah federasi buruh pertama dalam sejarah Indonesia.
PPKB
?
Tahun 1935, sekeluarnya dari penjara Sukamiskin, kondisi kesehatan Suryopranoto mulai merosot. Ia mulai mengurangi aktivitasnya di lapangan pergerakan. Ia kemudian mengurusi dan mengajar di sekolah Adhi Dharma. Pemerintah Republik Indonesia menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional sebagai penghargaan atas jasa-jasanya.
Full transcript