Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Tugas remedial KIMIA

Konsep Mol
by

arief muhamad rizky

on 15 June 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Tugas remedial KIMIA

Bab 5 Konsep Mol
A. Konsep Mol
1. Pengertian Mol
Mol berasal dari kata latin moles yang berarti satu timbunan. Satu mol zat menyatakan sejumlah zat yang mengandung partikel-partikel zat itu sebanyak atom yang terkandung dalam 12 gram karbon-12. Dari hasil eksperimen di dapatkan bahwa dalam 12 gram C-12 terkandung 6,02 X 〖10〗^23 atom C-12.
Dengan demikian tiap mol zat mengandung sejumlah 6,02 X 〖10〗^23 partikel zat tersebut.
2. Hubungan jumlah mol dengan jumlah partikel
Partikel zat dapat berupa atom, molekul, atau ion yang dinyatakan dalam rumus kimia zat itu.
Contoh :
1 mol unsur tembaga (Cu) mengandung 6,02 X 〖10〗^23 atom Cu
1 mol unsur hidrogen (H_2) mengandung 6,02 X 〖10〗^23 molekul H_2
1 mol senyawa air H_2_O mengandung 6,02 X 〖10〗^23 molekul H_2_O
1 mol senyawa garam dapur (NaCl) mengandung 6,02 X 〖10〗^23 ion natrium dan 6,02 X 〖10〗^23 ion klorida
Hubungan antara jumlah mol dan jumlah partikel dinyatakan sebagai berikut.
(Jumlah partikel = jumlah mol X tetapan Avogadro)
3. Massa atom relatif (A_r) dan massa molekul relatif (M_r)
a. Massa atom relatif (A_r)
Pada mulanya dipilihatom hidrogen sebagai standar karena atom hidrogen berukuran paling kecil. Oleh karena atom hidrogen berukuran terkecil maka penggunaan hidrogen sebagai standar pembanding massa atom dapat menimbulkan kesalahan-kesalahan dalam pengukuran.
Selanjurnya pada tahun 1814 Johns Jacob Berzelius ilmuan dari Swedia membuat daftar massa atom unsur-unsur dengan menggunakan okseigen sebagai standar pembanding dengan massa atom relatif.
B. Hukum Gay Lussac dan Hukum Avogadro
1. Hukum Gay Lussac
Dari hasil percobaan Gay Lussac menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama:
a. Satu gas hidrogen bergabung dengan satu volume gas klorin menghasilkan dua volume gas hidrogen klorida.
b. Dua volume gas hidrogen bergabung dengan satu volume gas oksigen menghasilkan dua volume uap air.
Berdasarkan data hasil percobaan tersebut menyimpulkan dan merumuskan dalam suatu hukum yang dikenal sebagai hukum perbandingan volume.
2. Hukum Avogadro
Hukum Avogadro menyatakan bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang volumenya sama mengandung jumlah partikel yang sama pula
Rangkuman
1. Mol merupakan satuan jumlah zat dalam hitungan kimia.
2. Satu mol zat adalah sejumlah zat yang mengandung partikel-partikel zat itu sebanyak atom yang terkandung dalam 12 gram C-12
3. Satu mol zat mengandung 6,02 X 〖10〗^23 partikel (atom, molekul, atau ion)
4. Massa molar adalah massa atom relatif (A_r) atau massa rumus relatif (M_r) yang dinyatakan dalam gram/mol
5. Volume molar gas pada keadaan standar (STP) adalah 22,4 liter/mol
6. Gay lussac merumuskan hukum perbandingan volume yang menyatakan bahwa, jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama maka volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana!
7. Penjelasan hukum Avogadro pada hukum perbandingan volume dapat digunakan untuk menyelesaikan perhitungan volume gas-gas
8. Hukum Avogadro menyatakan bahwa jika diukur pada suhu
Akan tetapi, setelah diketahui bahwa suatu unsur mempunyai beberapa macam isotop, yaitu atom-atom unsur dengan nomor atom sama, tetapi nomor massa berbeda satu sama lain, maka diperlukan isotop standar untuk penentuan massa atom relatif. Berdasarkan ini satu satuan massa atom (1 sma) adalah sama dengan 1/12 massa satu atom karbon-12
(1 sma = 1/12 massa 1 atom C-12)
Oleh karena satu unsur dapat terdiri atas beberapa isotop maka yang dimaksud dengan massa atom relatif adalah perbandingan massa rata-rata satu atom unsur terhadap 1/12 massa satu atom C-12.
(A_r unsur X = Massa rata-rata satu atom unsur X / 1/12 × massa satu atom C-12)
karena 1/12 massa 1 atom C-12 = 1 sma, maka:
( A_r unsur X = Massa rata-rata satu atom unsur X / 1 sma )
jadi
(massa rata-rata satu atom unsur X = A_r unsur X × 1 sma)
b. Massa Molekul Relatif (M_r)
Massa molekul relatif (M_r) adalah perbandingan massa rata-rata satu molekul atau satu satuan dari suatu zat terhadap 1/12 massa satu atom C-12.
(M_r zat X = massa satu molekul X / 1/12 × massa satu atom C-12)
Contoh :
Massa molekul relatif (M_r) HNO_3 = (1×A_r H) + (1×A_r N) + (3×A_r O)
= (1 × 1) + (1 × 14) + (3 × 16)
= 63
4. Hubungan jumlah mol dan jumlah zat
Massa 1 mol zat atau disebut massa molar zat adalah A_r atau M_r zat itu dinyatakan dalam gram/mol.
contoh:
a. Massa 1 mol besi (A_r Fe = 56) adalah 56 gram
(massa molar Fe adalah 56 gram/mol)
b. Massa molar O_2 (M_r O_2 =32) adalah 32 gram/mol
c. Massa molar urea (M_r CO(NH_2)_2 = 60) adalah 60 gram/mol

5. Hubungan jumlah mol dengan volume Gas
Menurut Avogadro gas-gas yang mempunyai volume sama mengandung jumlah molekul yang sama pula jika diukur pada suhu dan tekanan sama. Maka volume 1 mol gas-gas yang lain pada STP juga sebesar 22,4 liter.
Volume 1 mol gas atau disebut volume gas pada keadaan standar (STP) adalah 22,4 liter/mol.
Interkonversi mol ke volume gas atau ke jumlah mol pada STP adalah sebagai berikut.
volume gas = jumlah mol × 22,4 liter/mol
jumlah mol = volume gas / 22,4 liter
Full transcript