Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Resolusi Konflik

thesis
by

isnaini chagta

on 22 October 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Resolusi Konflik



OLEH
ISNAINI
NIM: 0921218003

PROGRAM STUDI SOSIOLOGI
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS ANDALAS , PADANG
2012
SEMINAR HASIL PENELITIAN
RESOLUSI KONFLIK GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG, KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN, KABUPATEN 50 KOTA LATAR BELAKANG
KONFLIK AGRARIA CENDRUNG MENINGKAT
DATA KPA (Konsorsium Pembaharuan Agraria) DI TAHUN 2011 TERDAPAT 163 KASUS KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA.
SALAH SATU KONFLIK AGRARIA ADALAH KONFLIK PERTAMBANGAN
KONFLIK PERTAMBANGAN YANG BANYAK MENJADI PERHATIAN ADALAH PERTAMBANGAN SKALA BESAR SEPERTI TAMBANG EMAS, BATU BARA DAN TIMAH PENDAHULUAN PERTAMBANGAN KECIL JARANG SEKALI MENJADI PERHATIAN, NAMUN PERTAMBANGAN KECIL JUGA MEMPUNYAI POTENSI KONFLIK
DI TAHUN 2012 ADA BEBERAPA PERTAMBANGAN GALIAN C YANG MENGALAMI KONFLIK YAITU DI BATANG ANAI, PADANG PARIAMAN DAN KABUPATEN 50 KOTA GALIAN C ADALAH ALTERNATIF PENDAPATAN BAGI WARGA. NAMUN KEGIATAN INI JUGA MERUSAK LINGKUNGAN.
INI MENIMBULKAN KONFLIK DI NAGARI BALAI PANJANG YANG MEMILIKI DUA LOKASI GALIAN C YAITU DI JORONG KUBANG RASAU DAN JORONG TAREH.
KONFLIK DI JORONG KUBANG RASAU BERHASIL DISELESAIKAN SEDANGKAN KONFLIK DI JORONG TAREH TIDAK BERHASIL DI SELESAIKAN. RUMUSAN MASALAH BAGAIMANA GAMBARAN UMUM KONFLIK PERTAMBANGAN GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG?
MENGAPA KONFLIK DI KUBANG RASAU DAPAT DISELESAIKAN DAN MENGAPA PULA KONFLIK DI JORONG TAREH TIDAK BISA DISELESAIKAN? PERTANYAAN PENELITIAN SECARA UMUM PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENDESKRIPSIKAN PENYELESAIAN KONFLIK GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG
SECARA KHUSUS PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK :
MENDESKRIPSIKAN KONFLIK YANG TERJADI DI PERTAMBANGAN GALIAN C
MEMAHAMI PENYEBAB BERHASILNYA KONFLIK DI SELESAIKAN DI JORONG KUBANG RASAU
MEMAHAMI PENYEBAB GAGALNYA KONFLIK DISELESAIKAN DI JORONG TAREH TUJUAN PENELITIAN PENELITIAN INI MENGGUNAKAN TEORI KONFLIK PERSPEKTIF SIMMEL.
TEORI INI PENTING DALAM PENELITIAN INI KARENA SELAIN MENGUNGKAPKAN PENYEBAB KONFLIK, TEORI INI JUGA MENJELASKAN BAGAIMANA KONFLIK DISELESAIKAN
MENGHILANGKAN DASAR KONFLIK
SALAH SATU PIHAK MEMENANGKAN KONFLIK
KOMPROMI
PERDAMAIAN
SEPAKAT UNTUK TIDAK SEPAKAT
SELAIN ITU PENELITIAN INI JUGA MENGGUNAKAN TEORI RESOLUSI KONFLIK tinjauan pustaka A. PENDEKATAN DAN TIPE PENELITIAN
PENELITIAN INI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KUALITATIF DENGAN TIPE DEKRIPIF
B. PENGUMPULAN DATA
WAWANCARA MENDALAM
DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN PEDOMAN WAWANCARA, RECORDER
OBSERVASI
OBSERVASI DILAKUKAN TERHADAP AKTIVITAS PENGGALIAN, LAHAN PERTANIAN YANG TERKENA DAMPAK
PENGUMPULAN DATA DOKUMEN
SURAT PENERTIBAN GALIAN C TAHUN 2004
C. INFORMAN PENELITIAN
PURPOSIVE DENGAN KRITERIA METODE PENELITIAN INFORMAN TERDIRI DARI:
INFORMAN YANG MEWAKILI PEMERINTAH NAGARI BALAI PANJANG
INFORMAN YANG TERLIBAT LANGSUNG DENGAN PENGGALIAN TERDIRI DARI PENGGALI, PENGELOLA GALIAN C (1), PEMILIK LAHAN GALIAN C
INFORMAN YANG MERUPAKAN PIHAK YANG DIRUGIKAN DARI AKTIFITAS GALIAN C YAITU PETANI YANG MEMILIKI SAWAH YANG TERKENA DAMPAK GALIAN C
INFORMAN YANG TERLIBAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK GALIAN C
INFORMAN PIHAK LSM TOTALITAS DAN DINAS KEHUTANAN DAN PERTAMBANGAN KABUPATEN 50 KOTA INFORMAN PENELITIAN LANJUTAN DILAKUKAN DARI AWAL HINGGA PEMULISAN
ANALISIS DATA TERDIRI DARI
REDUKSI DATA/ PENYEDERHANAAN DATA
PENYAJIAN DATA
PENARIKAN KESIMPULAN ANALISIS DATA PENELITIAN DIAWALI DENGAN MENYUSUN PEDOMAN WAWANCARA
PENGURUSAN IZIN DI PASCA SARJANA, KESBANGPOLINMAS, DAN NAGARI BALAI PANJANG
WAWANCARA PERTAMA DILAKUKAN DENGAN INFORMAN ILI, SEORANG PENAMBANG DI JORONG KUBANG RASAU. DARI INFORMAN TSB PENELITI MENGETAHUI SIAPA SAJA PEMILIK LOKASI, WALI JORONG, PENAMBANG DAN PEMILIK SAWAH YANG RUSAK AKIBAT GALIAN C.
WAWANCARA DILAKUKAN DI BERBAGAI TEMPAT,, DI RUMAH INFORMAN, I KANTOR WALI NAGARI, DI LOKASI PENGALIAN DAN LOKASI BEKERJA LAINNYA. PROSES PENELITIAN DALAM WAWANCARA PENELITI TIDAK MENGGUNAKAN KATA-KATO KONFLIK TETAPI MENGGUNAKAN KATA PROTES DAN PERMASALAHAN.
DALAM WAWANCARA PENELITI MEMINTA IJIN UNTUK MEREKAM PROSES WAWANCARA AGAR PENCATATAN DAPAT DILAKUKAN DENGAN BAIK. DIBEBERAPA BAGIAN PENTING MENGENAI KONFLIK, BEBERAPA INFORMAN MEMINTA UNTUK MEMATIKAN REKAMAN. PENELITI JUGA TIDAK DIIJINKAN UNTU MENULIS DAN HANYA MENDENGAR. INFORMASI TERSEBUT SEERA DICATAT SETELAH KELUAR DARI RUMAH INFORMAN AGAR TIDAK LUPA
SELAIN MEREKAM, PENELITI JUGA MENCATAT INFORMASI YANG DISAMPAIKAN.
DATA ATAU INFORMASI YANG TELAH DI DAPATKAN KEMUDIAN DICATAT ULANG DENGAN MENDENGARKAN REKAMAN.
SETELAH SEMUA INFORMASI DI CATAT, DILAKUKAN PEMILHAN DATA,MANA YANG DIPERLUKAN UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN PENELITIAN. DATA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONFLIK DI TANDAI DENGAN MENGGARIS BAWAHINYA.
DATA KEMUDIAN DIKELOMPOKKAN KE BEBERAPA BAGIAN, YAITU GAMBARAN UMUM PERTAMBANGAN, GAMBARAN UMUM KONFLIK YANG TERJADI DAN PENYELESAIAN KONFLIK SEJARAH NAGARI BALAI PANJANG
BALAI PANJANG ARTINYA LAPANGAN TERBUKA YANG DIJADIKAN TEMPAT BERMUSYAWARAH. 1983 BALAI PANJANG TERDIRI DARI BALAI PANJANG ATEH DAN BALAI PANJANG BAWAH. PADA TAHUN 2001 BERUBAH MENJADI NAGARI YANG TERDIRI DARI 8 JORONG YAITU JORONG AIR RANDAH, JORONG SAWAH LUAR, JORONG KOTO MALINTANG, JORONG BALAI PANJANG, JORONG LURAH BUKIT, TAMPUNG KODOK, JORONG TAREH DAN KUBANG RASAU DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN INFORMASI MENGENAI GAMBARAN UMUM PERTAMBANGAN GALIAN C TIDAK SULIT UNTUK DI DAPATKAN, NAMUN DATA MENGENAI PROTES DAN PERMASALAHAN SERTA PEMECAHAN KONFLIK SULIT DI DAPATKAN. KESULITAN INI DIAKIATKAN KARENA INFORMAN SUSAH UNTUK MENGINGAT KEMBALI TANGGAL DAN PERISTIWA SECARA RINCI.
SETIAP KE NAARI BALAI PANJANG, PENELITI MENGUSAHAKAN UNTUK MAMPIR KE WARUNG YAR, KARENA DI SANA TEMPAT ISTIRAHATNYA PARA PENGGALI DI JORONG TAREH
UNTUK MEMPERMUDAH MEMAHAMI SITUASI KONFLIK PENELITI MEMBUAT KE DALAM BENTUK BAGAN ATAU PETA KONFLIK YANG BERISIKAN AKTOR DAN ISU KONFLIK
PENARIKAN KESIMPULAN DILAKUKAN SETELAH SEMUA DATA TERKUMPUL NAGARI BALAI PANJANG TERDIRI DARI 1.250 KK ATAU 5.670 JIWA. PENDUDUK TERBESAR JUMLAHNYA ADA DI JORONG KUBANG RASAU YAITU 1.089 ORANG SEDANGKAN PENDUDUK YANG JUMLAHNYA TERKECIL ADALAH DI JORONG SAWAH LUAR SEBANYAK 184 ORANG DEMOGRAFIS PADA UMUMNYA MASYARAKAT BALAI PANJANG MEMILIKI PEKERJAAN DI BIDANG PERTANIAN (PADI, JAGUNG DAN UBI JALAR) DAN PETERNAKAN (SAPI, KAMBING DAN AYAM POTONG).
SELAIN ITU JUGA BEKERJA DI BIDANG PERKEBUNAN SEPERTI GAMBIR, KAKAO, KARET DAN KELAPA
DATA PENDUDUK BERDASARKAN PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN TAHUN 2011 TERDAPAT 48 ORANG YANG BEKERJA DI BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. PEREKONOMIAN MASYARAKAT BALAI PANJANG MENGGUNAKAN SISTEM BAJANJANG NAIK DAN BATANGGA TURUN .
SAPARUIK
NINIK MAMAK KAUM
TUO KAMPUANG
KA AMPEK SUKU
NINIK MAMAK KOTO
KAN KEARIFAN LOKAL PENYELESAIAN KONFLIK DI NAGARI BALAI PANJANG PERTAMBANGAN DI NAGARI BALAI PANJANG ADALAH GALIAN BATU. JENIS BATU YANG DIGALI ADALAH BATU GAMPING ATAU BATU KAPUR. BATU INI KEMUDIAN DIBAGI MENJADI BEBERAPA UKURAN YAITU 34, 57, BATU BILI/KEREKEL DAN BATU PONDASI
BATU YANG DIGALI DI NAGARI BALAI PANJAG DIMANFAATKAN UNTUK PEMBANGUNAN JALAN RAYA DAN BANGUNAN GAMBARAN UMUM PERTAMBANGAN GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG GAMBAR BATU GAMPING JORONG KUBANG RASAU
PENGGALIAN DILAKUKAN DI LAHAN YANG TIDAK DIMANFAATKAN UNTUK PERTANIAN KARENA KANDUNGAN BATU YANG BANYAK
JORONG TAREH
PENGGALIAN DILAKUKAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN DI DALAM SUNGAI TOLANG YANG BERADA DI BAWAH BUKIT NGALAU KACO. AKIBAT SERING DILAKUKAN PENGGALIAN SUNGAI TOLANG SEKARANG SUDAH MEMPUYAI BENTUK YANG TIDAK BERATURAN DAN MEMILIKI LEBAR ± 20 METER DAN DALAM TUJUH METER. LOKASI TAMBANG PENAMBANG ADALAH WARGA NAGARI BALAI PANJANG
LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
BERASAL DARI JORONG TAREH, JORONG KUBANG RASAU, JORONG TAMPUANG KODOK, JORONG LURAH BUKIT, JORONG BALAI PANJANG
TERDIRI DARI PENAMBANG MUSIMAN DAN PENAMBANG TETAP. PENAMBANG DIMULAI PADA AWAL TAHUN 1980AN
Al RAIYAS ADALAH NAMA ORANG YANG MELAKUKAN PENGALIAN PERTAMA KALI YAITU DI PINGGIR SUNGAI TOLANG DI TANAH KAUM DT.RAJO SIMARAJOAN
SYUKRA WARMAN, BEKERJA SEBAGAI TUKANG BANGUNAN DAN MELAKUKAN PENGGALIAN DI TANAH SUKU MELAYU
MARAK DILAKUKAN PADA TAHUN 1998 KETIKA TERJADI KRISIS EKONOMI
DIBUKANYA JALAN DARI NAGARI TARAM MENUJU NAGARI BALAI PANJANG MEMBUAT TRANSPORTASI PENGGALIAN BATU BERTAMBAH LANCAR PERKEMBANGAN TAMBANG GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG LAHAN ADALAH LAHAN GANGGAM BAUNTUAK DAN LAHAN SUKU DENGAN ARTIAN HARTA PUSAKO RANDAH DAN HARTA PUSAKO TINGGI
DALAM PENGGALIAN SESEORANG HARUS MENDAPATKAN IJIN UNTUK MENGGALI DARI NINIK MAMAK KAUMNYA.
SETELAH DIIZINKAN, SESEORANG HARUS BERKONTRIBUSI UNTUK KAUM DAN NINIK MAMAKNYA DENGAN MENGELUARKAN BEBERAPA SEWA YAITU SEWA JALAN DAN SEWA LOKASI.
SEWA JALAN ADALAH PEMBAYARAN YANG HARUS DIKELUARKAN UNTUK JALAN TRUK MEMBAWA BATU DARI LOKASI PENGGALIAN. JUMLAHNYA RP 5000/TRUK
SEWA LOKASI ADALAH UANG YANG HARUS DIKELUARKAN UNTUK PEMILIK LOKASI / NINIK MAMAK. JUMLAHNYA RP 10.000/ TRUK STATUS LAHAN PRODUKSI
PENGGALIAN
ALAT YANG DIBUTUHKAN ADALAH LINGGIS, SEKOP, CANGKUL
PEMECAHAN
ALAT YANG DIGUNAKAN ADALAH MARTEL BESI, KAYIL, KERANJANG
PENGANGKATAN KE DALAM TRUK
ALAT YANG DIGUNAKAN ADALAH SEKOP, KERANJANG
PEMASARAN
PEMASARAN DILAKUKAN DENGAN MENYEBARLUASKAN INFORMASI GALIAN C DARI DAN SESAMA SUPIR TRUK PRODUKSI DAN PEMASARAN PADA AWALNYA KEGIATAN INI MENDATANGKAN MANFAAT MENINGKATNYA PENDAPATAN WARGA. DALAM SATU HARI BISA MENDAPATKAN RP 70.000. BANDINGAKAN DENGAN BERTANI SE HARI MENDAPATKAN UPAH RP 30.000.
SEMAKIN LAMA PENGGALIAN MENGAKIBATKAN TERCEMARNYA AREAL PERSAWAHAN, DAN KEKERINGAN. PENCENARAN DISEBABKAN OLEH TANAH DAN PASIR SISA GALIAN, DIBAWA AIR HUJAN KE SUNGAI DAN SUNGAI MELUAP, SEHINGGA TANAH DAN PASIR MENIMBUN SAWAH SEPAJANG SUNGAI TOLANG.
WARGA PEMILIK LAHAN PERSAWAHAN YANG TERCEMAR MENUNTUT PENGGALIAN DIHENTIKAN GAMBARAN UMUM KONFLIK GALIAN C DI NAGARI BALAI PANJANG NAMUN PENAMBANG TIDAK BERSEDIA MENGHENTIKAN PENGGALIAN KARENA TERGANTUG SEKALI TERHADAP UPAH. MEREKA MENUNTUT UNTUK DIBERIKAN BERAS SETIAP HARI JIKA TIDAK DIIJINKAN MENAMBANG.
NINIK MAMAK DAN PEMILIK LOKASI MENYARANKAN AGAR MENCARI PEKERJAAN LAIN SEPERTI KEMBALI BERTANI DAN BERLADANG, MENGAMBIL KAYU DI HUTAN DAN MERANTAU.
PEMILIK LOKASI MEMAGAR LOKASI DAN JALAN MENUJU PENGGALIAN BATU PENAMBANG/PENGGALI PEMILIK LOKASI PENGGALIAN PEMILIK LAHAN PERTANIAN YANG TERKENA DAMPAK WALI JORONG PETA KONFLIK HUBUNGAN AKTOR DAN MATERI KONFLIK KESEPAKATAN TERCAPAI DAN DAPAT DIJALANKAN (DI JORONG KUBANGA RASAU)
KESEPAKATAN GAGAL DI CAPAI (DI JORONG TAREH) PROSES RESOLUSI KONFLIK GALIAN C BERBAGAI CARA DILAKUKAN OLEH PETANI YANG SAWAHNYA RUSAK AKIBAT SISA MATERIAL GALIAN
MEMBICARAKAN PERSOALAN INI DENGAN SESAMA PETANI
MELAPORKAN KE NINIK MAMAK, TERMASUK PEMILIK LOKASI PENGGALIAN
MENGADUKAN KEPADA WALI JORONG
MELAKUKAN PENANAMAN POHON
MELAKUKAN PEMAGARAN DI JALAN DAN LOKASI PENGGALIAN KESEPAKATAN TERCAPAI DAN DAPAT DIJALANKAN KONFLIK TERJADI DALAM SATU SUKU
ADA PIHAK YANG MENGALAH YAITU PENAMBANG , KARENA TIDAK ADA PILIHAN LAIN LAGI
ADA PIHAK KE TIGA YANG OBJEKTIF , YAITU WALI JORONG KUBANG RASAU DAN NINIK MAMAK
DASAR KONFLIK DAPAT DIHILANGKAN YAITU DENGAN MENGHENTIKAN AKTIFITAS GALIAN C DI KUBANG RASAU
ADA SOLUSI PEKERJAAN LAIN YANG DIBERIKAN OLEH NINIK MMAMAK UNTUK KEMENAKAN YANG MENGGALI MENGAPA KESEPAKATAN DAPAT TERCAPAI? PENGGALIAN DI JORONG TAREH BERAKIBAT MERUSAK LINGKUNGAN TERUTAMA AREAL PERTANIAN WARGA YANG BERADA DI SEPANJANG SUNGAI TOLANG. DAMPAK YANG LEBIH BESAR DIRASAKAN OLEH WARGA JORONG KUBANG RASAU KARENA ALIRAN AIR SUNGAI TOLANG BERMUARA KE BATANG SINAMAR MELEWATI JORONG KUBANG RASAU.
AKIBATNYA LAHAN PERTANIAN SAWAH YANG BERADA DI SEPANJANG SUNGAI TOLANG TERTIMBUN OLEH SISA BAHAN GALIAN C KESEPAKATAN GAGAL DI CAPAI PENGGALIAN DI JORONG TAREH BERAKIBAT MERUSAK LINGKUNGAN TERUTAMA AREAL PERTANIAN WARGA YANG BERADA DI SEPANJANG SUNGAI TOLANG. DAMPAK YANG LEBIH BESAR DIRASAKAN OLEH WARGA JORONG KUBANG RASAU KARENA ALIRAN AIR SUNGAI TOLANG BERMUARA KE BATANG SINAMAR MELEWATI JORONG KUBANG RASAU.
AKIBATNYA LAHAN PERTANIAN SAWAH YANG BERADA DI SEPANJANG SUNGAI TOLANG TERTIMBUN OLEH SISA BAHAN GALIAN C KESEPAKATAN GAGAL DI CAPAI NINIK MAMAK /PEMILIK LOKASI TIDAK TEGAS MELARANG PENGGALI UNTUK BERHENTI
KONFLIK TERJADI DI BEBERAPA SUKU
DAMPAKNYA LEBIH BANYAK DIRASAKAN OLEH WARGA KUBANG RASAU
NINIK MAMAK TIDAK BERPERAN SEBAGI PIHAK KE TIGA YANG BAIK, TETAPI SEBAGAI PIHAK KE TIGA YANG MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ADANYA GALIAN C (TERTIUS GAUDENS)
WALI JORONG TAREH JUGA BELUM BISA MENYATUKAN PEMILIK LOKASI UNTUK MEMBUAT KESEPAKATAN
TIDAK ADA SOLUSI YANG DIBERIKAN WALI JORONG DAN NINIK MAMAK KEPADA PENGGALI AGAR PENGGALIAN DI HENTIKAN GAGALNYA PENYELESAIAN KONFLIK GALIAN C DI JORONG TAREH DISEBABKAN OLEH TERIMAKASIH
Full transcript