Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

No description
by

Rusydina Firdausi

on 5 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MANUSIA DAN LINGKUNGAN

MANUSIA DAN LINGKUNGAN
design by Dóri Sirály for Prezi
B. KORELASI ANTARA MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN
Ekologi terdiri dari dua kata Yunani, yaitu oikos yang berarti rumah tangga, dan logos yang berarti firman atau ilmu. Jadi secara harfiah ekologi berarti ilmu kerumahtanggaan. Ilmu ini mirip dengan ekonomi yang diartikan dari bahasa Yunani yaitu ilmu dan aturan rumah tangga. Bahkan pada kenyataannya, dalam ekologi banyak terlibat ekonomi, begitupun juga sebaliknya.
D. SUMBER ALAM
Sumber Alam dapat digolongkan ke dalam 2 bagian, yaitu :
E. PERMASALAHAN - PERMASALAHAN YANG TIMBUL
Masalah Erosi dan Banjir
E. MANUSIA DAN LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA
Manusia menempati biosfer yang hanya 1/550 bagian bumi. Namun manusia diberikan potensi, khususnya kecerdasan (intelegensi). Menurut howard Gardner (1995) intelegensi dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu linguistik, logika, music, ruang, interpersonal, intrapersonal, fisik, dan naturalistik. Kecerdasan manusia ternyata mengalami evolusi dan juga perkembangan. Evolusi dan perkembangan kecerdasan kecerdasan erat kaitannya dengan hubungan manusia terhadap lingkungan.
Lingkungan yang berpengaruh pada manusia sangat bervariasi, baik jenis dan sifat, jumlah kuantitas dan volume, kekuatan dan daya tekan, serta hasrat dan dorongan manusia untuk membutuhkannya. Variasi lingkungan relatif sama, namun manusia dapat melakukan respon dan perlakuan berbeda.
Menurut Levi Bruhl di samping kecerdasa logis rasional,, perlu pula dikembangkan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional-spiritual, bahkan kecerdasan sosial.
Ragam paham manusia tentang perkembangan alam
1. Rusydina Firdausi (081311733038)
2. Limpat Salamat (081311733039)
3. Iffa Aulia Fiqrianti (081311733040)
4. Ichroom Septa Preswari (081311733041)
5. Ersela Eka Purlita (081311733042)
6. Ajeng Yusti Arsita (081311733043)
7. Bonifasius Ardhi (081311733044)
8. Ario Wahyubudi P (081311733045)
K E L O M P O K
Sekian
dan
Terimakasih
Lingkungan Hidup Manusia
Manusia hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan alam dan sosial-budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosistem. Ekosistem sendiri memiliki komponen abiotik dan biotik.
Komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang memengaruhi makhluk hidup lainnya, diantaranya :







Tanah yang merupakan tempat tumbuh bagi tumbuhan, dan juga sumber bahan makanan bagi tumbuhan. Tanah juga merupakan tempat tinggal manusia dan hewan.
Udara atau gas-gas yang membentuk atmosfer. Oksigen diperlukan untuk bernapas, karbondioksida dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis. Dan gas-gas lain yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.
Air, sebagai tempat tinggal bagi sebagian hewan dan tumbuhan. Air juga merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup.
Cahaya, terutama cahaya matahati banyak mempengaruhi keadaan makhluk hidup.
Suhu, faktor yang memiliki pengaruh cukup besar bagi kelangsungan makhluk hidup. Karena tiap makhluk hidup memiliki batasan pada suhu tertentu agar tetap hidup.
A. Pengertian Manusia dan
Lingkungan
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk pada aturan hukum alam, dan mati, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik baik itu positif maupun negatif.
Lingkungan adalah suatu media dimana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan lebih riil.
Sedangkan komponen biotik diantaranya, adalah :

• Produsen, kelompok yang dapat menghasilkan makanan dari zat-zat anorganik, umunya makhluk hidup yang dapat berfotosintesis. Termasuk tumbuhan yang ada dalam kelompok ini.

• Konsumen, kelompok yang memakan zat-zat organik atau makanan yang telah dibuat oleh produsen. Hewan dan manusia termasuk dalam kelompok ini.

• Pengurai, kelompok makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa atau makhluk hidup lain yang sudah mati. Dengan bantuan pengurai, zat-zat organik dari makhluk hidup tersebut diubah menjadi zat anorganik. Berikutnya zat anorganik tersbut menjadi sumber baru bagi produsen.
Selain itu di dalam lingkungan terdapat faktor-faktor sebagai berikut :
Rantai Makanan
Habitat
Populasi
Komunitas
Biosfer
C. Pengaruh Manusia pada Alam Lingkungan Hidupnya
Dengan menelusuri kembali sejarah peradaban manusia, dapat dilihat adanya usaha dari manusia untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya, demi kelangsungan jenisnya. Mulai dari berburu, apabila binatang buruan mulai berkurang mereka akan berpindah tempat yang masih terdapat banyak binatang buruan. Akan tetapi lambat laun dengan bertambahnya populasi mereka cara hidup semacam itu tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Lalu mereka beralih ke bercocok tanam, apabila tanah yang mereka tanami tidak memungkinkan lagi untuk ditanami, maka mereka akan berpindah ketempat yang baru . dan akhirnya mereka hidup menetap dari hasil pengalamannya,mereka mulai apat bercocok tanam secara lebih baik. Dari sinilah manusia mulai mengetahui sifat-sifat alam lingkungan hidupnya.
Tampaklah disini manusia sedikit demi sedikit mulai menysuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya. Bahkan lebih dari itu, manusia telah mengubah semua komunitas biologis ditempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif maupun secara negatif. Berpengaruh positif bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubaan tersebut, dan berpengaruh negatif karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.
Yang dapat diperbarui ( Renewable Resources)
A. Sumber Daya Alam Hayati

Ciri utama dari sumber daya alam hayati adalah tumbuh, bergerak, berkembang biak, bernafas, dan membutuhkan makanan. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui keberadaannya untuk terus dapat dimanfaatkan tergantung pada kearifan manusia sendiri untuk mengelolanya. Yang tergolong ke dalam sumber alam ini adalah semua mahluk hidup, hutan, hewan-hewan, dan tumbuh-tumbuhan

B. Sumber Daya Alam Non-Hayati

Sumber daya alam non-hayati adalah sumber daya alam yang ada di atas permukaan bumi dan di bawah permukaan bumi tetapi tidak hidup, antara lain tanah, udara dan air.

Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbarui ( Non-Renewable Resources)
adalah sumber daya alam yang jika dipakai terus menerus akan habis dan tidak dapat diusahakan kembali keberadaannya oleh manusia. Manusia tidak bisa membuat atau memperbanyak keberadaan sumber daya alam jenis ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Manusia hanya bisa melakukan daur ulang terhadap sumber dayalam tersebut. Artinya manusia hanya bisa mengolah kembali bahan yang telah dipakai sehingga bisa dipergunakan atau dimanfaatkan kembali
Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui antara lain :

Minyak bumi
Baru bara
Emas
Perak
Besi, dan lain lain
Pengelolaan Sumber Daya Alam
Suatu sumberdaya alam dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan, sehingga pemilihan peruntukannya menjadi sangat penting. Hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah: efisiensi dan efektivitas penggunaan yang optimal dalam batas kelestarian yang mungkin, tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumberdaya alam yang berkaitan dalam ekosistem, memberikan kemungkinan untuk mempunyai pilihan penggunaan di masa depan, sehingga perubahan ekosistem tidak terjadi secara drastis
Selain hal tersebut di atas, pemanfaatan sumberdaya alam juga perlu memperhatikan patokan-patokan sebagai berikut :
1. Daya guna dan hasil guna yang dihendaki harus dilihat dalam batas-batas yang optimal sehubungan dengan kelestarian lingkungan sumberdaya alam yang mungkin dicapai.

2. Tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumberdaya alam yang berkaitan dalam suatu ekosistem.

3. Memberikan kemungkinan untuk mengadakan pilihan penggunaan dalam pembangunan di masa yang akan datang.

Pengelolaan sumberdaya alam yang dapat diperbarui merupakan penentu kelangsungan pembangunan, sehingga pemakaiannya harus memperhatikan sumberdaya alam yang lain dalam suatu ekosistem karena sumberdaya alam tersebut akan saling berkaitan dan saling berinteraksi satu sama lainnya. Sumberdaya alam yang dapat memperbarui diri termasuk di dalamnya sumberdaya alam hayati. Sumberdaya alam hayati merupakan sumberdaya alam yang dapat memperbarui diri, dalam arti kata bahwa sumberdaya ini dapat dipanen berulang kali. Tetapi bila pemanennya tidak mempertimbangkan segi kelestariannya, maka sumberdaya alam ini akan menjadi sumberdaya alam yang tidak dapat memperbarui diri.
Oleh karena itu, pengelolaannya harus mempertimbangkan prinsip-prinsip berikut ini :

Prinsip Daya Toleransi
Prinsip Hukum Minimum
Prinsip Faktor Pengontrol
Prinsip Ketanpabalikan
Prinsip Pembudidayaan
Prinsip Holisme
Prinsip Progresif
Erosi merupakan gejala alamiah dan sering kali disebut sebagai erosi geologi. Peristiwa erosi yang terjadi secara perlahan-lahan terutama terjadi dengan bantuan media air di sungai yang mengikis dasar maupun tepi sungai. Peristiwa ini juga dipercepat dengan adanya penggunaan tanah yang tidak tepat oleh manusia. Penebangan hutan juga masih terus di lakukan oleh manusia, namun tidak di imbangi dengan penanaman pohon atau reboisasi. Tentu saja hala tersebut sangat merugikan lingkungan
Pencemaran Lingkungan
a. Pencemaran tanah
Sampah-sampah industry pertanian yang menggunakan pupuk buatan telah menyebabkan pencemaran tanah. Smpah-sampah tersebut merupakan sampah bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan maupun makhluk hidup di sekitarnya. Bagi manusia dan hewan jumlah nitrat yang berlebih merupakan racun yang dapat membahayakan mereka. Hal tersebut bisa mengakibatkan sianosis pada anak-anak.

b. Pencemaran air
Bahan-bahan pencemar dapat tercampur dengan air dalam banyak cara yaitu secara langsung dan tidak langsung. Misalkan melalui pembuangan limbah pabrik, terkena pestisida, herbisida dan insektisida yang di gunakan manusia dalam pertanian.

c. Pencemaran udara
Pencemaran udara terjadi pada saat komponen udara berada dalam jumlah di atas ambang normal dan membahayakan lingkungan. Hal tersebut biasanya diperoleh dari beragam aktivitasmanusia sehari-hari dan juga berasal dari pengguna kendaraan bermotor.

d. Pencemaran suara
Kebisingan yang terjadi dinkota-kota besar sebagai akibat dari berbagai jenis suara yang di keluarkan mesin-mesin atau kendaraan yang jumlahnya semakin meningkat secara tidak terkontrol. Hal tersebut dalamtingkat tertentu dapat sangat berbahaya bagi manusia karena bisa mengakibatkan ketulian. Kebutaan dan depresi.
Kehutanan
Hutan merupakan kekayaan Indonesia yang tidak ternilai harganya. Sepanjang saerah khatulistiwa, hutan di Indonesia membentang antara satu pulau denga pulau lainnya. Itulah mengapa Indonesia sering disebut Zamrud Khatulistiwa.
Hutan di Indonesia berfungsi sebagai paru-paru dunia, karena menyerap karbon dioksida. Fungsinya yang lain adalah sabagai pengatur tata air, iklim, pencegahan erosi, penyuburan tanah, tempat hidup binatang-binatang dan sabagai tempat penyimpanan kekayaan alam yaitu berupa hasil-hasil hutan.

Hasil hutan di Indonesia berupa berbagai jenis kayu, seperti kayu jati, meranti, krueng, ramin, kayu besi, cendana, rotan, dan lain-lain. Produksi hasil hutan Indonesia merupakan penyumbang devisa terbesar kedua setelah minya dan gas bumi.
Namun di jaman ini, hutan di berbagai daerah telah gundul akibat ulah manusia.

Banyak penebangan hutan yang dilakukan demi memperkaya diri sendiri tanpa melakukan penanaman kembali. Selain itu memperluas lahan untung usaha pribadi juga banyak terjadi dengan membakar hutan seperti kejadian pembakaran hutan di pulau Sumatra. Pemerintah telah berusaha menanggulangi masalah tersebut.
Adapuan Usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi hutan antara lain :
a. Melarang penebangan kayu tanpa izin dari pemerintah
b. Mencabut izin pengusaha HPH yang melanggar persturan
c. Menebang hutan secara selektif
d. Melakukan peremajaan tanaman
e. Melakukan rehabilitasi dan reboisasi areal hutan yang rusah
f. Serta melakukan penanaman di lahan kritis.
Perkembangan multi-kecerdasan individu sangat ditentukan oleh lingkungan keluarga, lingkungan pengasuhan, lingkungan pertemanan, lingkungan sekolah, dan sebagainya.
Meskipun manusia dibekali kecerdasan, namun sebagai makhluk alam dia tetap tunduk pada hukum-hukum pertumbuhan, perubahan, dan kerusakan.

Sebagai makhluk social dia tunduk pada hukum interaksi dan kommunikasi serta interdependensi dengan yang lain. Dan sebagai makhluk budaya dia tunduk pada hukum adanya kemampuan kreasi serta keterbatasan insani. Kesadaran manusia terhadap kaidah-kaidah tersebut sangat penting, karena itu akan menentukan harkat, martabat, harga diri, dan kelangsungan hidupnya.

Dalam perkembangannya, manusia atau kelompok tidaklah sama, oleh karena itu ada masyarakat yang tingkat peradabannya terbelakang, sedang, dan maju. Klasifikasi ini menunjukkan bagaimana pola-pola perubahan manusia. Sehingga memperlihatkan bagaimana semakin cepatnya perkembangan evolusi kecerdasan manusia dalam merekayasa lingkungan dengan teknologinya pada kurrun semakin mutakhir. Misalnya munculnya teknologi nano.

Evolusi kecerdasan, evolusi teknologi serta tahap peradaban berkembang terus sejalan dengan daya jelajah manusia, baik dalam bentuk fisikal terlebih lagi dalam daya cipta dan imajinasinya, namun ruang gerak manusia tetap ada batasnya, sebab sebagai makhluk alam dia tetap tunduk pada hukum alam tersebut. Oleh karena itu, dalam kemajuan teknologi yang dicapai, masih tetap beragam antispaso dan respons manusia terhadap lingkungan.
1. Paham kosmologi , yaitu paham yang menyatakan manusia harus menyesuaikan diri dengan alam karena alam sendiri yang mengetahui paling baik
2. Paham determinisme, menyatakan bahwa perkembangan manusia sangat ditentukan oleh alam lingkungannya
3. Paham posibilisme , menyatakan bahwa alam bukan merupakan faktor yang menentukan melainkan menjadi faktor pengontrol , peluang atau kemungkinan terjadinya kegiatan dan kebudayaan
4. Paham optimisme teknologi ,menyatakan manusia merupakan faktor dominan terhadap lingkungan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan rekayasa teknologi yang dilakukan manusia ,maka manusia dapat mengatur,mengendalikan,mengelola dan mengarahkan lingkungannya
5. Paham keTuhanan ,menyatakan dengan keyakinan agama bahwa manusia dan alam sekitar diciptakan oleh Tuhan, manusia bukan penguasa alam melainkan pembawa amanat di bumi

Ragam paham tentang alam masih terus berkembang dan dipegang, namun paham apapun yang dipegang ,manusia terus melakukan perubahan dalam berbagai dimensinya,termaksud kehidupan sosial.

Berikut ini cara meningkatkan taraf hidup manusia dan lingkungan sosialnya :
1. Teori modernisasi :menganggap kualitas hidup manusia ditentukan karakter mental psikologis dan sosial budayanya sendiri
2. Teori human capital : memandang bahwa lingkungan sosial tergantung penguasaan iptek warga masyarakat di samping mental,psikologis,dan sosial budaya.
3. Teori dependency :mengatakan bahwa keterbelakangan disebabkan oleh eksploitas pihak luar ,oleh karena itu lingkungan sosial harus dilakukan atas dasar kemampuan sendiri
4. Teori determinisme geografi : memandang bahwa kondisi lingkungan geografis menetukan corak dan kualitas hidup masyarakat
Full transcript