Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Presentasi Sidang Skripsi Revisi

No description
by

Rendy Pratama

on 26 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Presentasi Sidang Skripsi Revisi

"Pengembangan Bahan Ajar Modul Pada Mata Pelajaran Kewarganegaraan Kelas IX di SMP YIS Martapura"
Rendy Yudha Pratama
09 22 392
1. Kehadiran Anak Autis yang tidak diterima ditengah kehidupan masyarakat secara umum.
2. Banyak orang yang salah persepsi tentang pengertian Autisme.
3. Masyarakat yang memandang anak autis sebelah mata.
4. Ketidaktahuan sebagian masyarakat mengganggap semua individu autistik sama sekali tidak bisa berbaur secara normal ataupun bersosialisasi.
Pra Produksi
1. Mencari Tema Lagu
2. Menentukan Judul
Lagu
3. Membuat Lirik Lagu
4. Membuat Struktur
Lagu
a. Bait
b. Pre-chorus
c. Reff
d. Bridge
5. Membuat Melodi
6. Membuat
Aransemen
Identifikasi
Masalah
Perencanaan Karya
BAB 2
Produksi
1. Proses Rekaman Lagu
a. Membuat Guide
b. Rekaman
Instrument
c. Rekaman Suara
d. Proses Balancing
dan Mixing Lagu
e. Proses Mastering
Pemecahan
Masalah
Latar Belakang
Modul pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar yang dapat memberikan perhatian serta perbedaan individu kemampuan dan kecepatan belajar peserta didik. Dan memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri sesuai kemampuan dan minat belajar peserta didik tersebut.

Beberapa mata pelajaran pada pendidikan ada yang mengutamakan cara belajar mandiri
Identifikasi Masalah
1. Belum adanya bahan ajar cetak berupa modul pembelajaran pada mata pelajaran TIK di SMP YIS Martapura.
2. Masih kurangnya kreatifitas pendidik dalam mengembangkan bahan ajar berbentuk modul.
3. Pendidik kurang bisa memperhatikan perbedaan peserta didik tentang kemampuan dan kecepatan dalam belajar.

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, peneliti akan mengangkat permasalahan yang dihadapi yaitu belum adanya bahan ajar cetak berupa modul pembelajaran pada mata pelajaran Kewarganegaraan di SMP YIS Martapura.
Bagaimana pengembangan bahan ajar berbentuk modul pada mata pelajaran TIK pada kelas VIII di SMP YIS Martapura?

Untuk pengembangan bahan ajar berbentuk modul pada mata pelajaran Kewarganegaraan pada Kelas IX di SMP YIS Martapura
1. SMP YIS Martapura, meningkatkan hasil belajar peserta didik sehingga mampu meningkatkan standar kualitas sekolah tersebut.
2. Pendidik, dapat memperluas wawasan karena disusun menggunakan berbagai referensi dan mengurangi ketergantungan terhadap ketersediaan buku teks.
3. Peserta didik, memiliki kesempatan untuk belajar mandiri.
4. Peneliti, dapat meningkatkan kreatifitas dalam pengembangan bahan ajar dan memperoleh pengetahuan.

1. Aplikasi yang digunakan dalam pembuatan produk ini adalah Microsoft Word 2007 dan CorelDraw X4.
2. Mata pelajaran yang akan dijadikan uji coba adalah mata pelajaran TIK Kelas IX.
3. Bahan ajar yang dibuat berupa modul pembelajaran Kewargangaraan Kelas IX di SMP YIS Martapura.
A. Kajian Teori
1. Belajar dan Pembelajaran
Menurut Asep Jihad dan Abdul Haris (2008 : 1) “belajar adalah kegiatan berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam penyelenggaraan jenis dan jenjang pendidikan”.
Menurut Degeng dalam (Hamzah B. Uno 2006 : 2) “pembelajaran adalah upaya untuk membelajarkan siswa”.

Belajar dan Pembelajaran adalah salah satu upaya yang dilakukanoleh pendidik dengan adanya rancangan, kegiatan, metode untuk membelajarkan peserta didik dan mencapai hasil yang diinginkan.

2. Bahan Ajar
Menurut Wayan (2010 : 728) “bahan ajar merupakan materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD) pada standar isi yang harus dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai kompetensi yang telah ditenyukan”.

3. Modul
Menurut Walter Dick dan Lou Cary dalam (Made Wena, 2012 : 231) Modul diartikan sebagai unit pembelajaran berbentuk cetak. Mengajar terpadu yang memiliki satu tema terpadu, menyajikan kepada siswa keterangan-keterangan yang diperlukan untuk menguasai dan menilai pengetahuan dan keterampilan yang telah ditentukan, dan berfungsi sebagai satu komponen dari keseluruhan kurikulum.

Menurut Jerrold E, Kemp dalam (Made Wena, 2012 : 231) modul diartikan sebagai paket pembelajaran mandiri berisi satu topik atau unit materi pelajaran dan memerlukan waktu beberapa jauh untuk satu minggu.

4. Ms. Word 2007
Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft.

Teori
Teori Utama:
Semantic of Meaning Theory

Teori Pendukung:
-Model Emosi -> Model Naif Kognitivistik
-Teori Kom.Persuasi A – A Procedures (A-I-D-D-A)
-Teori Pemahaman Empati
-Teori Bahasa sebagai Penamaan (Naming
atau Labeling)
-Teori Komunikasi Musikal
-Teori Proses Kreatif
LANGKAH-LANGKAH
Pengumpulan Data
Pre-Research
Data Primer -> Observasi
1. Perilaku lima anak autisme yang ada di Sekolah Luar Biasa (SLB) C Dian Grahita.
2. Perilaku pelajar SMA Mahatma Gandhi School dan masyarakat disekitar SLB.
Wawancara
1. Wawancara 5 orang pelajar SMA Mahatma Gahdhi yang berekstrakurikuler nyanyi solo, paduan suara, dan band.
2. wawancara 5 orang pelajar SMA Muhammadiyah 3 Jakarta yang berekstrakurikuler Gondang Batak (pemain alat musik dan penyanyi serta penari tradisional).
3. Wawancara pakar musik:
Bapak Purwacaraka
4. wawancara pakar autisma:
Bapak Tri Gunadi, Amd.OT, S.Psi, S.Ked.
5. Wawancara Kepala Seksi PMPTM Dinas Kesehatan DKI Jakarta yaitu Dr. Pudji Lestari Handayani.
1. Pelurusan akan persepsi dan pandangan yang salah beserta himbauan dalam penjelasan lirik lagu yang dibuat.
2. Penyuluhan seminar melalui pertunjukan drama melalui teater atau pemutaran film dan lagu kepada kalangan remaja atau pelajar SMA akan autisme itu apa sebenarnya.
*Proses rekaman instrumen dan vokal, balancing dan mixing, serta mastering yang dilakukan penulis di studio rekaman daerah Ciputat dan Pondok Labu.
Pasca Produksi
1. Budgeting
a.Pembayaran Studio
Rekaman (4 Shift=24jam)
Rp 1.000.000
b.Mixing & Balancing
Rp 500.000
c.Mastering
Rp 1.000.000
Rp 1.500.000
d. Design, Setting, Cetak Cover, Lirik, Sticker CD, Case CD, Packaging dan Finishing CD (Masing-masing berjumlah 5 set)
*Total biaya = Rp 5.000.000

2. Mempromosikan Lagu
TERIMA KASIH
Analisis Karya
-Lirik Lagu
-Lagu dan Instrumen
-Judul Lagu dan Logo
-Perincian Proses Produksi

Materi Pendukung Karya
-Partitur Lagu
-Hasil karya dummy lagu berupa master kepingan CD yang sudah di-export (dicetak) sesuai dengan standar industri rekaman.


KONSEP DAN APLIKASI
Data Sekunder

Kutipan teori, pernyataan, definisi yang bersumber dari:
-Buku
-Jurnal
-Website
-Footage tayangan televisi
-Data yang diperoleh dari laporan pemerintah Dinas Kesehatan.
1. Penulis hanya membuat lagu tanpa video
clip.
2. Penulis hanya memakai satu Teori Utama
dan 6 teori pendukung
3. Segmentasi:
-remaja berusia 15-21 tahun
-pendidikan SMA-Kuliah
-kelas ekonomi menengah keatas
berdomisili di Jakarta.
4. Lagu ditujukan kepada masyarakat,
bukan lagu untuk terapi anak autisme.
Batasan Karya
PENUTUP
REKOMENDASI
-Tema lagu yang tidak biasa
-Tujuan penyampaian lagu
-Tujuan karya lagu

EVALUASI
-Karya lagu, durasi lagu, genre, tempo, ketukan
-Nilai, jenis project, dan tujuan karya lagu
-Proses pembuatan karya lagu
-Langkah-langkah pengumpulan data
-Pengidentifikasian dan pemecahan masalah
-Tahap produksi lagu
-Pengalaman penulis dalam bermusik dan membuat lagu

IMPLIKASI
-Manfaat hasil karya nonksripsi
Program Studi TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS BATURAJA

Pembatasan Masalah
BAB 1
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Spesifikasi Produk yang Dikembangkan
Manfaat Penelitian
Asumsi & keterbatasan Pengembangan
Asumsi
Menciptakan pembelajaran yang optimal dan dapat dipergunakan berdasarkan pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada di sekolah Dengan menggunakan bahan ajar berbentuk modul peserta didik mampu mengembangkan pola berfikir yang lebih maju dari pada hanya menggunakan buku paket saja
Keterbatasan Pengembangan
Mengingat keterbatasan waktu yang ada, fokus pengembangan hanya tertuju pada pengembangan bahan ajar modul dengan menggunakan Microsoft office word 2007 dalam bentuk cover, daftar isi, pedoman guru, lembaran kegiatan siswa, lembaran kerja, dan lembaran tes. Kemampuan peneliti. Pengembangan hanya di lakukan sebatas kemampuan peneliti dengan dibantu dosen pembimbing sebagai membimbing dalam penyusunan skripsi dan dosen ahli pada tahap validasi desain.
Full transcript