Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN

No description
by

windu boim

on 5 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Pokok Pembahasan
Pengertian Etika
Pancasila sebagai Moral
Pancasila sebagai Moral Perorangan, Bangsa dan Negara
Pancasila sebagai Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
apa itu etika ?
Pancasila Sebagai Moral

Pancasila sebagai Moral Perorangan, Bangsa, dan Negara
KESIMPULAN
KELOMPOK 7

NAMA ANGGOTA:
FERNANDA ESTEPAN BR PERANGI ANGIN 1301505007
I GUSTI BAGUS ARYA PUTRA 1301605004
I MADE DWI ANGGA PERMANA 1301605004
I KOMANG WINDU ADI NUGRAHA 1301605016
Etika yang berasal dari kata ethos dalam bahasa Yunani kuno, yang berarti kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, atau cara berfikir.
Dalam kamus besar bahasa indonesia (1989:237) etika diartikan sebagai :
ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak),
kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan
nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
Etika sebagai ilmu biasa dibedakan menjadi tiga macam yaitu:
Etika Deskriptif
Etika Normatif
Meta Etika
Moral berasal dari kata
mos
dalam Bahasa Latin,
Bentuk jamaknya
mores
, yang artinya adalah tata-cara atau adat-istiadat.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, moral diartikan sebagai akhlak, budi pekerti, atau susila.


Secara etismologis Pancasila berarti lima asas kewajiban moral, yang dimaksud dengan moral adalah keseluruhan norma dan pengertian yang menentukan baik atau buruknya sikap dan perbuatan manusia.

Dengan memahami norma-norma manusia akan tahu apa yang harus dan wajib dilakukan dan harus dihindari.
Berhubungan dengan dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila, yang mengamanatkan bahwa moral Pancasila juga sebagai moral negara, artinya negara tunduk pada moral, negara wajib mengamalkan moral Pancasila. Berarti seluruh tindakan kebijakan negara harus sesuai dengan Pancasila, seluruh perundang-undangan harus mengacu pada Pancasila, dan sebagai moral negara Pancasila mengandung kewajiban-kewajiban moral bagi Negara Indonesia.
Dengan penerapan Pancasila sebagai moral bangsa, bangsa kita akan mampu menghindrakan dari watak hipokrit yang senang berpura-pura. Sifat ini akan membatasi manusia untuk berbuat jujur dan kebohongan akan membawa negara kita pada kehancuran.

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia yang dapat mempersatukan serta memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin dalam masyarakat yang beraneka ragam sifat jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Karena Pancasila merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang tidak dapat dipisahkan bangsa Indonesia serta yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.
Pacasila sebagai etika kehidupan berbangsa dan bernegara
Dalam kedudukannya sebagai dasar filfsafat negara, maka nilai-nilai Pancasila harus dijabarkan dalam suatu norma yang merupakan pedoman pelaksanaan dalam penyelenggaraan kenegaraan, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Selain itu secara kausalitas bahwa nilai-nilai pancasila adalah bersifat objektif dan subjektif. Artinya esensi nilai-nilai Pancasila adalah universal yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Sehingga memungkinkan dapat diterapkan pada negara lain.

Etika kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat bertujuan untuk:

Memberikan landasan etika, moral bagi seluruh komponen bangsa dalam menjalankan kehidupan kebangsaan dalam berbagai aspek
Menentukan pokok-pokok etika kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat.
Menjadi kerangka acuan dalam mengevaluasi pelaksanaan nilai-nilai etik dan moral dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat

Etika kehidupan berbangsa meliputi sebagai berikut:
Etika Sosial dan Budaya
Etika Pemerintahan dan Politik
Etika Ekonomi dan Bisnis
Etika Penegakan Hukum dan Berkeadilan
Etika Keilmuan dan Disiplin Kehidupan
Dengan berpedoman pada etika kehidupan berbangsa tersebut, penyelenggara negara dan warga negara berprilaku secara baik bersumber pada nilai-nilai pancasila dalam kehidupannya. Etika kehidupan berbangsa tidak memiliki sanksi hukum. Namun sebagai semacam kode etik, pedoman etik berbangsa memberikan sanksi moral bagi siapa saja yang berprilaku menyimpang dari norma-norma etik yang baik. Etika kehidupan berbangsa ini dapat kita pandang sebagai norma etik negara sebagai perwujudan dari nilai-nilai dasar pancasila.

Etika dan moral bagi manusia dalam kehiduan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, senantiasa bersifat relasional. Hal ini berarti bahwa etika serta moral yang terkandung dalam sila-sila pancasila, tidak dimaksudkan untuk manusia secara pribadi, namun secara relasioanal senantiasa memiliki hubungan dengan yang lain baik kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada manusia lainnya.

Full transcript