Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

SUBTANSI DAN STRATEGI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH

Rima Amalia SMKN 1 Cimahi, Hehe kalau ada yang salah atau geje coment ya..., pliss!!!
by

Rima Amalia

on 12 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SUBTANSI DAN STRATEGI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH

SUBTANSI DAN STRATEGI DAKWAH RASULULLAH PERIODE MADINAH
Hijrah Nabi Muhmmad Saw. ke Yastrib(Madinah) Akhir Periode Dakwah Rasulullah Saw di kota Mekkah
Tantangan yang Dihadapi dan Strategi Dakwah


LATAR BELAKANG
Di kota mekkah kita telah ketahui bahwa bangsa quraisy dengan segala upaya akan melumpuhkan gerakan Rasuullah SAW. Hal ini dibuktikan dengan pemboikotan yang telah mereka lakukan kepada Bany Hashim dan Bany Muthalib. Diantara pemboikotan tersebut adalah :
Memutuskan hubungan perkawinan
Memutuskan hubungan jual beli
Memutuskan hubungan ziarah-menziarahi
Tidak ada tolong menolong
Yang ditulis dalam sebuah plakat sebelum Nabi Muhammad Saw, menghentikan gerakannya.
Nabi Muhammad Saw. Merasakan bahwa tidak lagi sesuai di jadikan pusat dakwah Islam beliau bersama zaid bin haritsah hijrah ke thaif untuk berdakwah ajaran itu ditolak dengan kasar. Nabi Saw. Di usir, di soraki dan dikejar-kejar sambil di lempari dengan batu. Walaupun terluka dan sakit, Beliau tetap sabar dan berlapang dada serta ikhlas. Meghadapi cobaan yang di hadapinya.
Saat mengahadapi ujian yang berat Nabi Saw bersama pengikutnya di perintahkan oleh Allah SWT untuk mengalami isra dan mi’raj ke baitul maqbis di palestina, kemudian naik kelangit hingga ke sidratul muntaha.
Kejadian isra dan mi’raj terjadi pada malam 17 rajab tahun ke-11 dari kenabiannya (sekitar 621 M) di tempuh dalam waktu satu malam.
Hikmah Allah Swt. Dari peristiwa isra dan mi’raj antar lain sebagai berikut:
1. Karunia dan keistimewaan ersendiri bagi Nabi saw.
2. Memberikan penambahan kekuatan iman keyakinan beliau sebagai rasul
3. Menjadi ujian bagi kaum muslimin sendiri.
Faktor - faktor
yang mendorong hijrahnya
Rasulullah Saw
1. Ada tanda - tanda baik pada perkembangan islam di Yastrib
Pada tahun 621 M telah datang 13 orang penduduk Yastibmenemui Nabi Muhammad Saw di bukit Akabah.
Pada Tahun berikutnya, 622 M datang lagi sebanyak 73 orang Yastrib ke Mekkah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj. Saat itu mereka tampaknya datang untuk melakukan haji, tetapi sesungguhnya kedatangan mereka untuk menjumpai Rasulullah Saw dan mengundang mereka agar pindah ke Yastrib. Mereka berjanji akan membela dan mempertahankan serta melindungi Rasulullah beserta para pengikutnya dan keluarganya seperti melindungi keluarga sendiri. Perjanjian ini disebut Perjanjia Aqabah II. Akhirnya, Rasulullah Saw menyuruhlah sahabat - sahabat Nabi pindah bersama.
2. Rencana pembunuhan Nabi Saw oleh kaum Quarisy yang hasil kesepakatannya diputuskan oleh pemuka kaum Quraisy di Darun Nadwah
Mereka menyatakan bahwa :
Mereka sangat khawatir jika Muhammad dan pengikutnya telah berkuasa di Yastrib. Pasti Muhammad akan menyerang kafilah-kafilah dagang Quraisy yang pulang pergi ke Syam. Hal itu akan mengakibatkan kerugian bagi perniagaan mereka.
Membunuh Nabi Muhammad sebelum beliau berangkat ke Yastrib. Dengan cara setiap suku Quraisy mengirimkan seorang pemuda tangguh sehingga apabila Rasulullah Saw terbunuh, keluarganya tidak akan mampu membela diri dihadapan seluruh suku Quraisy, kemudian mengepung rumah Rasulullah Saw dan akan membunuhnya ketika fajar, yaitu ketika Rasulullah Saw akan melksanakan sholat Subuh.

Rencana-rencana tersebut diketahui oleh Muhammad, dan para pemuda Quraisy terkecoh. Karena yang tertidur adalah Ali bin Abi Thalib bukan Rasulullah Saw. Rasulullah Saw sudah berangkat lebih awal dan sudah mengetahui kejahatan itu sebelum para pemuda Quraisy datang. Mereka mengejar dan menjelajahi seluruh kota untuk mencari Nabi Saw tetapi hasilnya nihil. Kemudian Nbi bersam pengikutnya melanjutkan perjalanannya menelusuri pantai laut merah.
Dengan berpindahnya Nabi Muhammad dari kota Mekkah maka berhakhirlah periode pertama perjalanan dakwah beliau di kota Mekkah. Beliau berjuang antara hidup dan mati menyerukan agama Islam ditengah masyarakat Mekkah dengan jihad kesabaran, harta benda, jiwa, dan raga.
Sebelum memasuki Yastrib, Nabi Saw singgah di Quba selama 4 hari beristirahat, Nabi mendirikan sebuah masjid quba dan masjid pertam dalam sejarah islam. Tepat hari Jumat 12 Rabiul awal tahun 1 hijriah bertepatan 26 September 6 M, Nabi Saw mengadakan salat Jum'at pertama kali dalam sejarah Islam dan Beliau pun berkhotbah dihadapan muslimin Anshar dan Muhajirin
Peristiwa hijrah ini sangat penting bagi kaum muslim karena dari hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah dijadikan sebagai awal permulaan tahun Hijriah. Dengan hijrahnya kaum muslimin, terbukalah kesempatan bagi Nabi Saw untuk mengatur strategi membentuk masyarakat muslim yang bebas dari ancaman dan tekanan
TANTANGAN DAKWAH
1. Tantangan Internal

Ekonomi : Umat Islam saat itu masih membutuhkan dana perjuangan yang sangat besar.
SDM : Banyak kaum muslimin yang masih buta huruf, dan masih butuh sentuhan pendidikan.
Politik : Masyarakat Islam Madinah baru terbentuk, dan berasal dari berbagai komponen, ada yang islam, ada pula yang musyrik dan kafir, bahkan Allah menjelaskan sebagian kaum munafik.
Konflik sosial : Karena semangat kesukuan belum sepenuhnya hilang dari dada kaum Muhajirin dan Anshar, masih ada sikap saling mengunggulkan diri, kadang berujung konflik sampai kemauan untuk berperang.
2. Tantangan Ekternal

Rencana musyrikin Mekkah yang ingin memadamkan cahaya Allah Swt, dengan mulut dan tipu daya mereka, serta mempersiapkan pasukan perang yang kuat.
Kesepakatan bersama antara musyrikin Mekkah dengan musyrikin dan munafikin Madinah untuk menghancurkan Islam
Melakukan teror kepada umat Islam Madinah, Musyrikin Mekkah mengirimkan surat kepada Abdullah bin Ubay bin Salul (munafikin Madinah) isi suratnya bisa dibaca di Q.S. Al-Maidah, 5:67.
STRATEGI DAKWAH
Pengertian dan Tujuan Dakwah

Dakwah adalah kegiatan yang bersifat menyeru,mengajak orang untuk beriman dan taat kepada Allah SWT sesuai dengan garis aqidah,syari’at dan akhlak islam
Dakwah Rasulullah SAW yang ditujukan kepada orang- orang yang sudah masuk Islam (umat Islam) bertujuan agar mereka mengetahui seluruh ajaran Islam baik yang diturunkan di Mekah ataupun yang diturunkan di Madinah, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka betul-betul menjadi umat yang bertakwa.
Mengenai dakwah yang ditujukan kepada orang-orang yang belum masuk Islam bertujuan agar mereka bersedia menerima Islam sebagai agamanya, mempelajari ajaran-ajarannya dan mengamalkannya, sehingga mereka menjadi umat Islam yang senantiasa beriman dan beramal saleh, yang berbahagia di dunia serta sejahtera di akhirat.
Da'wah bil hal
, yakni dakwah dengan perbuatan, Rasulullah Saw membentu diri menjadi pribadi sempurna dengan bimbingan Allah Swt. Beliau memiliki 4 sifat terkenal yaitu
''FAST''
Allah menyebut beliau dengan gelar
''orang yang berakhlak agung''
(Q.S. Al-Ahzab, 33:21)
Da'wah bil lisan
, dakwah dengan ajakan, nasihat, bimbingan dan peringatan. Konsep ini mengacu pada firman Allah Swt, ''
Serulah manusia kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan bantahlah mereka dengan cara yang baik
''
(Q.S. An-Nahl, 16:125).
Da'wah bil mal
, yakni dakwah dengan pemberian sesuatu, misalnya materi. Bahasa modernnya adalah dakwah dengan ekonomi. Beliau dikenal sebagai orang palinga dermawan.
(Q.S. At-Taubah, 9:128)
Da'wah bil qalam
, yakni dakwah melalui surah yang ditulis beliau dan titunjukn kepada penguasa saat itu, mereka semua diajak untuk bersyahadat tauhid dan rasul.
Pernah dikirimkan kepada Kisrah, Kaisar Romawi,dan Muqaiqis di Mesir.
Da'wah bil qital, yakni dakwah melalui peperangan untuk melindungi diri. Jalan ini biasanya sebagai cara terakhir, ketika kaum kafir justru berupaya memadamkan cahaya Islam.
Strategi dakwah dengan mengutus beberapa orang berilmu untuk mendatangi beberapa tempat tertentu
1.
Terjadinya persaudaraan sebagaimana yang dilakukan kaum Muhajirin dan Anshar.
2.
Sikap menjaga dan saling menghormati antar agama
3.
Menumbuhkan sikap saling tolong menolong.
4.
Memahami dan menyadari bahwa wajib menjaga hubungan baik.
5.
Kita mendapat warisan yang sangat menentukan keselamatan, baik dunia dan akhirat, yaitu Al-Quran dan Al Hadis.
Hikmah Subtansi dan Strategi Dakwah Rasulullah Periode Madinah
Present by:
Aditya Fajar N
Didik Septian
Fakhrudi R H
Heru Witarsa
Nanda Fadillah N
Rima Amalia
Full transcript