Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

DINAMIKA PEDOSFER

No description
by

Nirmala Kalavinka

on 7 February 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of DINAMIKA PEDOSFER

2. Klasifikasi Tanah Menurut USDA
A. Faktor Pembentuk Tanah
Tanah adalah benda atau bahan alami yang berfungsi untuk menumbuhkan tanaman.

Tanah termasuk dalam lingkungan fisik, dimana lingkungan fisik sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan dan kesejahteraan hidup manusia.

Tanah dapat terbentuk dari hasil interaksi antara berbagai faktor, yaitu :
- Iklim - Relief (topografi)
- Organisme - Waktu
-Bahan Induk


B. Profil dan Solum Tanah
Profil tanah adalah penampang melintang tanah yang terdiri atas lapisan tanah (solum) dan lapisan bahan induk.
Perbedaan horizon tanah terbentuk karena 2 faktor, yaitu pengendapan yang berulang-ulang oleh genangan air atau pencucian tanah (leached) dan karena proses pembentukan tanah.
Horizon-horizon yang menyusun profil tanah berturut-turut dari atas ke bawah adalah horizon O,A,B,C, dan R.
Sedangkan horizon yang menyusun solum tanah hanya horizon A dan B.
C. Sifat-sifat Tanah
1. Sifat Fisik Tanah
a) Tekstur Tanah
b) Struktur Tanah
c) Warna Tanah
d) Konsistensi Tanah

D. KLASIFIKASI TANAH
Dinamika Pedosfer
IKLIM
Faktor iklim yang sangat berpengaruh adalah curah hujan dan penyinaran matahari. Curah hujan membantu pelapukan secara kimiawi karena, dengan air hujan unsur yang berada pada tanah akan cepat bereaksi. Selain itu curah hujan mempermudah penghancuran batuan induk. Penyinaran Matahari berpengaruh terhadap pelapukan batuan secara mekanik karna pada saat siang mengalami pemanasan dan pad saat malam mengalami pendinginan.
2. Sifat Kimia Tanah
a) pH tanah
b) Bahan Organik
c) Unsur hara
HORIZON O
Horizon organik yang terletak pada bagian atas. Disebut horizon organik karena pada lapisan ini banyal terdapat bahan organik. Horizon ini berwarna gelap.
HORIZON A
merupakan horizon mineral.
Terdiri atas 3 bagian, yaitu :
a. Horizon A1, horizon yang masih dapat dilihat sebagai pencampuran horizon organik dan mineral.
b. Horizon A2 horizon evaluasi, yaitu telah terjadi proses pencucian mineral, antara lain besi dan alumunium.
c. Horizon A3 merupakan horizon peralihan antara A dan B.
HORIZON B
merupakan horizon iluviasi, yaitu horizon pengendapan mineral dari horizon A.
HORIZON C
tersusun atas bahan induk yang sudah mengalami sedikit pelapukan dan bersifat tidak subur.
HORIZON R
merupakan horizon yang tersusun atas batuan keras yang belum terlapukkan. Horison ini disebut juga regolith, yaitu lapisan yang masih merupakan bahan induk.
a) Tekstur Tanah
> Tekstur tanah adalah keadaan tingkat kehalusan tanah yang terjadi karena terdapatnya perbedaan komposisi kandungan fraksi pasir, debu dan liat yang terkandung pada tanah (Badan Pertanahan Nasional). dari ketiga jenis fraksi tersebut partikel pasir mempunyai ukuran diameter paling besar yaitu 2 – 0.05 mm, debu dengan ukuran 0.05 – 0.002 mm dan liat dengan ukuran < 0.002 mm (penggolongan berdasarkan USDA). keadaan tekstur tanah sangat berpengaruh terhadap keadaan sifat-sifat tanah yang lain seperti struktur tanah, permeabilitas tanah, porositas dan lain-lain.

> Pembagian Ukuran Fraksi-Fraksi Tanah ( Tekstur) Menurut Sistem Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) Tahun 1938
Struktur tanah merupakan sifat fisik tanah yang menggambarkan susunan ruangan partikel-partikel tanah yang bergabung satu dengan yang lain membentuk agregat dari hasil proses pedogenesis.

Struktur tanah berhubungan dengan cara di mana, partikel pasir, debu dan liat relatif disusun satu sama lain. Di dalam tanah dengan struktur yang baik, partikel pasir dan debu dipegang bersama pada agregat-agregat (gumpalan kecil) oleh liat humus dan kalsium.
Struktur tanah memiliki bentuk yang berbeda beda, yaitu sebagai berikut:
1.Lempeng (Platy), ditemukan di horizon A
2.Prisma(Presmatic),ditemukan di horizon B pada daerah iklim kering
3.Tiang(Columnar),ditemukan di horizon B pada daerah iklim kering
4.Gumpal bersudut(Angular Blocky), ditemukan pada horizon B pada daerah iklim basah
5.Gumpal membulat (Sub-Angular Blocky),ditemukan pada horizon B pada daerah iklim basah
6.Granuler(Granular),ditemukan pada horizon A
7.Remah(Crumb),ditemukan pada horizon A




2. Struktur tanah

Warna tanah merupakan petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Faktor penyebab adanya perbedaan warna permukaan tanah pada umumnya terjadi karena perbedaan kandungan bahan organik. Semakin tinggi kandungan bahan organik, berarti semakin gelap warna tanah
Warna tanah disusun oleh 3 jenis variabel, yaitu :
1. Hue, menunjukkan warna spektrum yang paling dominan sesuai dengan panjang gelombangnya
2. Value, menunjukkan gelap terangnya warna sesuai dengan banyaknya sinar yang dipantulkan
3. Chroma, menunjukkan kemurnian atau kekuatan dari warna spektrum


3. Warna Tanah

Konsistensi tanah adalah daya kohesi dan adhesi diantara partikel-partikel tanah dan ketahanan (resistensi) massa tanah tersebut terhadap perubahan bentuk oleh tekanan atau berbagai kekuatan yang dapat mempengaruhi. Konsistensi tanah ditentukan oleh tekstur dan struktur tanah.
Pentingnya konsistensi tanah ialah untuk menentukan cara penggarapan tanah yang efisien dan penetrasi akar tanaman di lapisan tanah bawahan. Tanah yang bertekstur pasir bersifat tidak lengket, tidak liat (non plastic) dan lepas-lepas. Sebaliknya tanah bertekstur lempung-berat pada keadaan basah berkonsistensi sangat lengket, sangat liat dan bila kering bersifat sangat teguh (kuat) dan keras.
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi konsistensi tanah adalah disebabkan kondisi kelengasan tanah seperti kering, lembab, basah dan tekstur tanah terutama berfraksi lempung. Konsistensi tanah penting untuk menentukan cara pengolahan tanah yang baik, juga penting bagi penetrasi akar tanaman di lapisan bawah dan kemampuan tanah menyimpan lengas.


4. Konsistensi tanah

ORGANISME
Organisme yang berpengaruh dalam pembentikan tanah dapat berupa Hewan dan Tumbuhan.
Contoh hewan→ Cacing yang membalik-balikkan tanah sehingga mempercepat kesuburan tanah. Tumbuhan→Terdapat beberapa tumbuhan yang akar-akarnya dapat menembus batuan induk, yang pada akhirnya dapat memecah batuan induk.
BAHAN INDUK
Mempengaruhi berbagai jenis tanah. Contohnya: Bahan induk dari batuan beku akan lebih lama menghasilkan tanah jika di bandingkan dengan bahan induk dari batuan kapur.
TOPOGRAFI
Tanah-tanah yang relatif miring akan cepat mengalami pembentukan tanah karena lapisan tanah atasnya selalu tererosi sehingga selalu mengalami pelapukan.
WAKTU
Terbentuknya tanah memerlukan waktu yang lama dan tidak dapat terlihat dalam hitungan satu bulan bahkan satu tahun. Lamanya pembentukan tanah juga di pengaruhi oleh bahan induknya.
Merupakan tingkat keasaman tanah
Tingkat keasaman dipengaruhi oleh mineral yang terkandung dalam tanah dan kelembapan tanah.
Cara mengukur pH tanah: Dengan kertas lakmus, pH stik, pH meter yg kemudian dicocokan dg indikatornya
pH tanah di daerah tropis umumnya asam, pH tanah di daerah kering umumnya basa


pH Tanah

Skala pH Tanah

Pada tanah yang terlalu asam, dapat dinaikkan pH-nya dengan menambahkan kapur
Pada tanah yang terlalu basa, dapat diturunkan pH-nya dengan menambahkan belerangnya
Mengatur pH tanah sangat berguna bagi pertanian, karena antara tanaman yang satu dan yang lain membutuhkan pH yang berbeda

Usaha untuk mengubah pH tanah

Merupakan sifat kimia tanah yang paling penting
Merupakan sumber unsur hara bagi tanah (penyubur tanah)
Berasal dari sisa tumbuhan yang telah mati

Bahan Organik

Unsur dalam tanah yang sangat dibutuhkan tanaman
Unsur hara tersebut antara lain Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K)
Nitrogen berperan dalam memberikan warna hijau daun
Fosfor berfungsi untuk pembelahan sel dan perkembangan akar
Kalium untuk menguatkan tanaman dan tahan terhadap penyakit

Unsur Hara

Acrisol > tanah yang sangat asam
Andosol > tanah di daerah vulkanik , permukaannya gelap
Arenosol > tanah berpasir
Cambisol > tanah hasil pelapukan batuan induk yang lemah
Chernozem > tanah di padang rumput yang organik
Ferralsol > tanah yang tersusun atas mineral besi &alumunium
Fluvisol > tanah endapan alluvial di dataran banjir
Gleysol > tanah yang selalu basah
Histosol > tanah organik
Lithosol > tanah dangkal diatas batuan keras

1. Klasifikasi Tanah Menurut FAO-UNESCO

Luvisol > tanah yang sangat basa
Mitosol > tanah yang kuat
Planosol > tanah di cekungan yang punya drainase buruk
Podzol > tanah pada horizon B tempat besi dan humus
Ranker > tanah organik diatas lapisan silikat
Regosol > tanah yang berasal dari batuan yang lepas
Rendzina > tanah organik diatas lapisan kapur
Soloncak > tanah garam kuat
Vertisol > tanah lempung liat hitam dan retak jika kering
Xerosol >tanah yang berkembang di semi arid
Yermosol > tanah yang berkembang di gurun

Klasifikasi menurut USDA didasarkan atas sifat-sifat yang menjadi ciri dari tanah tersebut. Menurut klasifikasi USDA ,tanah digolongkan berdasrkan tingkatannya. Dari mulai order,suborder,great group,subgroup,family,dan seri.

Berdasarkan USDA,tanah dibedakan menjadi sepuluh jenis,yaitu:
- Entisol yaitu tanah yang baru terbentuk atau sangat muda
- Inceptisol yaitu tanah muda,namun perkembangannya lebih lanjut daripada entisol
- Ultisol yaitu tanah yang menunjukkan perkembangan dewasa
- Oxisol yaitu tanah yang mengalami proses oksidasi
- Alfisol yaitu tanah yang mengandung oksida alumunium dan besi
- Mollisol yaitu tanah halus
- Spodosol yaitu tanah yang berwarna gelap
- Vertisol yaitu tanah yang mengalami retak pada waktu kering
- Histosol yaitu tanah yang berasal dari bahan organik
- Aridisol yaitu tanah yang terbentuk di daerah kering

Anggota Kelompok :
1. Christopher Corleone / XJ / 5
2. Hanzel / XJ / 13
3. Nirmala Kalavinka / XJ / 33
4. Ryera Krisna / XJ / 35
5. Sheilla Yendri / XJ / 37
6. Veronica Maureen / XJ / 41
Full transcript