Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Kesadaran Sleep Hygiene: Hubungannya dengan Kualitas Tidur d

No description
by

Elita Mulyadi

on 10 May 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kesadaran Sleep Hygiene: Hubungannya dengan Kualitas Tidur d

Kesadaran Sleep Hygiene:
Hubungannya dengan Kualitas Tidur dan Preferensi Diurnal

abstrak
LATAR
BELAKANG
JOURNAL
READING
JOURNAL OF MOLECULAR PSYCHIATRY
RESEARCH ARTICLE

METODE
DISKUSI
KONKLUSI
ELITA MULYADI
2014-061-129

HASIL
METODE
HASIL
DISKUSI
KONKLUSI
LATAR BELAKANG
METODE
HASIL
KESIMPULAN
Sleep hygiene
penting dalam penanganan insomnia
menjaga kualitas tidur yang memuaskan
Tujuan Penelitian
mengukur kesadaran sleep hygiene & kualitas tidur antara 3 kelompok usia (muda, dewasa, setengah baya) & menentukan hubungan mereka
pengukuran hubungan dengan preferensi diurnal
Survei dengan kuesioner online:
652 peserta
Direkrut dari
masyarakat
dan
pelajar
di 3 kota utama Rumania
Kesadaran sleep hygiene
Kualitas tidur
Tidak ditemukan peran referensi diurnal terhadap kesadaran sleep hygiene
Cukup secara keseluruhan
Lebih buruk pada dewasa muda & yang mengeluh kurang tidur
Rata-rata secara keseluruhan
Berhubungan positif dengan preferensi diurnal (makin berorientasi malam, makin sulit tidur)
Kesadaran sleep hygiene yang lebih baik tidak menjamin kualitas tidur yang lebih baik
Kesadaran sleep hygiene mungkin dapat menjadi indikator ketidakpuasan terhadap tidur
LATAR BELAKANG
Sleep Hygiene
Kumpulan
perilaku dan kondisi lingkungan

sehingga
kualitas tidur baik dan restoratif
, serta
menghindari/mengobati gangguan tidur
.
Komponen utama
dari
terapi perilaku-kognitif
untuk
insomnia
, namun keberhasilannya masih dipertanyakan.
Dilaporkan
efektif pada remaja dan dewasa muda
, disebabkan pengetahuan dan praktik mereka mengenai tidur masih kurang.
Pelajar
Waktu tidur kurang, kualitas tidur buruk, kebiasaan tidur tidak teratur
Lama waktu tidur berkurang 1 jam
pada tahun 2001 dibandingkan tahun 1969, serta
68,3% melaporkan masalah tidur
(2001) dibandingkan dengan 26,7% (1969)
Tidak waspada akan efek negatif
dari kurang tidur (psikologis dan akademis)
Orang Dewasa
Kualitas tidur makin menurun
dengan bertambahnya usia
Tidak ada bukti
yang konsisten mengenai
durasi tidur yang menurun
Preferensi Diurnal / Morningness-Eveningness
Berhubungan dengan
kualitas tidur & kesadaran sleep hygiene
Orang
tipe malam memiliki kualitas tidur yang buruk
dan pengetahuan yang kurang mengenai tidur
Morningness meningkat sesuai usia
Orang tua cenderung beraktivitas lebih awal dan lebih sulit dalam penyesuaian jam kerja malam
Inkosistensi literatur mengenai hubungan kesadaran sleep hygiene dan kualitas tidur
Penelitian ini dedesain secara luas berdasarkan populasi lebih muda-lebih tua

mengukur
kesadaran sleep hygiene dan kualitas tidur
antara 3 kelompok usia dan hubungan diatara mereka
mengukur
hubungan
mereka
dengan preferensi diurnal

Kesadaran sleep hygiene yang buruk dan preferensi malam
berhubungan dengan
kualitas tidur yang buruk
Orang
tipe malam memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih buruk
dibandingkan orang tipe pagi
652 peserta dibagi menjadi 3 kelompok:
Muda : 18-25 tahun (N=360; 55,2%)
Dewasa : 26-45 tahun (N=220; 33,7%)
Setengah baya: 46-65 tahun (N=72; 11,1%)
Mayoritas:
perempuan (73,6%)
pelajar (38,7%)
belum menikah (69%)
pendapatan kurang dari £100 (26,8%)
semua sudah sekolah tinggi, 17% studi pascasarjana
PESERTA
Sleep Beliefs Scale (SBS)
20 pertanyaan
mengeksplorasi kesadaran mengenai pengaruh penggunaan zat, perilaku, kegiatan dan pikiran saat tidur
jawaban benar +1 poin, netral (tidak berpengaruh) 0 poin, salah -1 poin
makin tinggi skor, makin baik kesadarannya
Sleep Condition Indicator (SCI)
8 pertanyaan
mengumpulkan informasi mengenai pola tidur dalam 1 bulan terakhir, kualitas tidur, dampak tidur yang buruk, tingkat kepedulian mengenai tidur yang buruk, dan riwayat tidur yang buruk
makin tinggi skor, makin buruk kualitas tidur
Composite Scale of Morningness (CSM)
13 pertanyaan
menentukan tipe sirkadian (morningness/eveningness)
skor berkisar antara
13 (extreme eveningness)
sampai
55 (extreme morningness)
INSTRUMEN
Tujuan Penelitian
Hipotesis
prosedur
Pelajar yang menghadiri program sarjana dan gelar master dari Fakultas Psikologi di 3 kota besar (Cluj-Napocam Iasi, Bucharest) di Rumania
Berpartisipasi dalam survei online
Diminta untuk mengajak peserta lain kenalan mereka

Orang dewasa dari masyarakat umum
Online dari iklan situs kesehatan, media massa lokal

Sudah disetujui oleh Komite Etik dari Universitas Babes-Bolyai dan sesuai standar etika internasional
Analisis data
SPSS Statistik versi 20
Uji T, ANOVA, post hoc tests (prosedur Bonferroni), Person Chi-Square
KESADARAN SLEEP HYGIENE
KUALITAS TIDUR
PREFERENSI DIURNAL
KESADARAN SLEEP HYGIENE DAN KUALITAS TIDUR
Moderat (nilai rata-rata 9,2)
Dewasa muda memiliki skor yang lebih rendah
Perempuan memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih baik
Ketiga chronotypes (morning, intermediate, evening) memiliki tingkat kesadaran sleep hygiene yang hampir sama
Rata-rata pada ketiga kelompok umur
Tipe malam mengeluhkan tidur yang lebih buruk
Makin berorientasi malam, makin buruk kualitas tidurnya
Ditemukan korelasi lemah dan negatif antara kualitas tidur dan kesadaran sleep hygiene, serta antara kualitas tidur dan morningness
Morningness meningkat sesuai usia
Kelompok yang lebih tua lebih berorientasi pagi
Tidak ditemukan efek jenis kelamin terhadap preferensi diurnal
Mereka dengan kesadaran sleep hygiene yang lebih buruk, memiliki tidur yang lebih baik
Mereka dengan kesadaran sleep hygiene yang lebih baik, memiliki tidur yang lebih buruk
Mereka yang memiliki tidur yang lebih baik, memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih buruk
Mereka yang memiliki tidur yang lebih buruk, memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih baik
Kesadaran sleep hygiene moderat dan lebih buruk pada dewasa muda dan yang mengeluhkan tidur buruk.
Kualitas tidur rata-rata dan berhubungan dengan preferensi diurnal (makin berorientasi malam, makin buruk kualitas tidurnya).
Tidak ditemukan peran preferensi diurnal terhadap kesadaran sleep hygiene.
Kesadaran sleep hygiene yang lebih baik tidak menjamin kualitas tidur yang lebih baik.
Kesadaran sleep hygiene dapat menjadi indikator terhadap ketidakpuasan terhadap tidur yang dimiliki.
Tidak mendukung gagasan bahwa tipe malam memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih buruk.
Preferensi diurnal dihubungkan dengan kualitas tidur.
Tipe malam memiliki kualitas tidur yang lebih buruk, mungkin disebabkan jadwal tidur yang tidak teratur, kebiasaan tidur yang tidak sehat, dan kebutuhan tidur yang lebih besar.
Usia berpengaruh terhadap kesadaran sleep hygiene, tetapi tidak berpengaruh dalam kualitas tidur.
Dilaporkan bahwa orang muda yang memiliki kualitas tidur yang buruk, mungkin disebabkan karena mereka tidak menerapkan sleep hygiene yang sudah dikenalnya, tekanan yang meningkat akibat kerja, belajar, atau tuntutan sosial.
Pada orang lebih tua, walaupun memiliki kesadaran sleep hygiene yang lebih baik, harus mempraktikan tidur yang lebih baik.
Penelitian Ohayon et. al :
Dari usia 40 tahun, total durasi tidur pada orang dewasa menurun 10 menit per dekade usia, efisiensi tidur menurun 3% per dekade.
Perubahan pola tidur terjadi antara usia 19-60 tahun, hanya menurun minimal setelah usia 60 tahun.
Total waktu tidur keseluruhan tidak selalu menurun dengan meningkatnya usia, karena sekitar 15% orang berusia >55 tahun tidur siang 4-7 kali per minggu.
Kesadaran sleep hygiene yang lebih baik tidak menjamin kualitas tidur yang lebih baik & sebaliknya.
Kesadaran sleep hygiene yang lebih baik merupakan indikator ketidakpuasan terhadap tidur yang dimiliki.
Kesadaran sleep hygiene yang lebih baik tidak berarti praktik sleep hygiene yang lebih baik, mungkin karena sleep hygiene tidak berguna, salah digunakan (seperti waktu tidak memadai).
Sleep hygiene tidak menjadi terapi tunggal untuk insomnia, dan mungkin lebih berguna pada remaja dan dewasa muda/pekerja karena dapat meningkatkan kinerja sehari-hari.
Bila sleep hygiene digunakan bersama dengan intervensi perilaku tidur, akan berguna untuk mengurangi gejala insomnia.

Peserta self-selected dan mungkin sudah memiliki tidur yang buruk/ tingkat kesadaran yang lebih tinggi.
Tidak bisa menjangkau responden yang tidak memiliki komputer/akses internet.
Persentase responden laki-laki lebih kecil, tidak representatif untuk populasi.
Tidak mengukur perilaku tidur atau tingkat kantuk pada siang hari peserta, yang berhubungan dengan sleep hygiene.
Tidak diketahui bagaimana peserta menjawab pertanyaan dalam kaitannya dengan tidur mereka sendiri atau secara umum.
Pertanyaan mengenai kesadaran sleep hygiene mengabaikan perbedaan sensitivitas individu.
Keterbatasan penelitian
Full transcript