Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Aspek Perpajakan Industri Crumb Rubber

No description
by

Bagas Dwi Suryo Wibowo

on 26 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Aspek Perpajakan Industri Crumb Rubber

INDUSTRI KARET BERSPESIFIKASI TEKNIS
!
HARAP TENANG
LETS GET STARTED!
_____________
PROSES BISNIS
POTENSI PERPAJAKAN
Kualitas Karet?
ada apa dengan Karet?
Karet Berspesifikasi Teknis
DISKUSI PENGGALIAN POTENSI
GAMBARAN UMUM
PERIZINAN
PEMBELIAN
PROSES PRODUKSI
PENJUALAN
PEMBELIAN
BIAYA USAHA
PEREDARAN USAHA
PENGHASILAN LAIN-LAIN
Hevea brasiliensis (Euphorbiaceae)
Menjadi penting sejak Perang Dunia I : Produksi Otomotif dan Alat Perang
Indonesia pernah menjadi eksportir utama komoditas karet (1941 - 1995)
Produk alami berupa lateks => getah emulsi kesusuan
produksi dengan cara melukai kulit pohon => semakin banyak lateks yang dihasilkan
Fig dan Dandelion juga dapat menghasilkan lateks tetapi dihambat saat Perang Dunia II => Alternatif
=> Euphorbia dan Sintesis
Lebih dari setengah produk karet dunia saat ini adalah sintetik
Total Produksi Karet Dunia Tahun 2011 sebesar 11 juta ton, Indonesia 3 juta ton.
Luas lahan Thailand lebih rendah dari Indonesia tetapi produktivitas lebih tinggi
Areal perkebunan karet tahun 2012 3,5 juta ha, 85% perkebunan rakyat, 15% perkebunan besar (swasta 8% dan negara 7%)
Total Produksi 3 juta ton.
Tiga produsen terbesar dari Sumsel 18%, Sumut 16% dan Riau 13%
Jumlah perusahaan perkebunan (swasta dan negara) Tahun 2012 adalah 332 perusahaan. Turun 21% dalam satu dekade
Sumber Devisa + Penyerap Tenaga Kerja + Sumber Pendapatan Petani
Faktor Apa Saja yang Mempengaruhi
Kadar Kotoran
Kadar Abu
Plasticity Retention Index
Christopher Colombus - Indian bermain bola - campuran akar, kayu, dan rumput yang dicampur bahan (lateks) dipanaskan di atas unggun - dibuatkan bola
Fresnau (1731) meneliti lateks dari pohon karet havea yang tumbuh di Sungai Amazon, Brazilia
Kadar Zat Menguap
Menunjukan tingkat kegetasan karet apabila dipanaskan pada suhu tertentu. Semakin tinggi nilai PRI maka sifat plastis/elastis karet pada suhu tinggi semakin baik
Menunjukan banyaknya kandungan zat pro-oksidasi yang apabila melebihi konsentrasinya merusak mutu karet (meningkatkan kegetasan karet) -> menurunkan nilai PRI

Kadar air di dalam karet mentah untuk memastikan bahwa karet telah dikeringkan dengan sempurna
Kadar Abu Tinggi jarang terjadi kecuali apabila sengaja ditambahkan bahan asing yang lolos saringan 325 Mesh
Material sekecil apapun akan membuat mutu produk akhir rendah
SIFAT KARET
YANG HARUS DIPERTAHANKAN
Plastisitas / elastisitas
Vulkanisasi
PENGUJIAN SECARA KASAT MATA
Tidak tampak adanya kotoran
Warna segar tidak pucat dan tidak gelap
Bau tidak menyengat
Selama penyimpanan tidak boleh terendam air atau terkena matahari langsung
Tingkat ketebalan berkisar antara 40 s.d. 60 cm
PENGUJIAN SECARA KIMIAWI
Plasticity Retention Index
Mooney Viscosity
Kadar Abu
Kadar Karet Kering
Kadar Nitrogen
Kadar Kotoran
Initial Wallace Plasticity
KARET SPESIFIKASI TEKNIS / CRUMB RUBBER
Karet spesifikasi teknis adalah karet alam yang dibuat khusus sehingga terjamin mutu teknisnya. Penetapan mutu juga didasarkan pada sifat-sifat teknis
Karet bongkah adalah karet remah yang telah dikeringkan dan dikilang menjadi bendela-bendela dengan ukuran yang telah ditentukan. Karet bongkah ada yang berwarna muda dan setiap kelasnya mempunyai kode warna tersendiri. Standar mutu karet bongkah Indonesia tercantum dalam SIR ( Standard Indonesian Rubber).
BLOCK RUBBER / SIR
Spesifikasi Standar Indonesian Rubber
a.
Profil Perusahaan

b. Nomor Pokok Wajib Pajak

c. Surat Izin Tempat Usaha

d. Rekomendasi kesesuaian dengan Perencanaan Pembangunan Perkebunan kabupaten/kota dari bupati/walikota untuk Izin yang diterbitkan oleh gubernur (Lintas Wilayah)

e. Rekomendasi kesesuaian dengan Perencanaan Pembangunan Perkebunan Provinsi dari gubernur untuk Izin yang diterbitkan oleh bupati/walikota

f. Izin lokasi dari bupati/walikota yang dilengkapi dengan
peta digital calon lokasi dengan skala 1:100.000 atau 1:50.000 (cetak peta dan file elektronik)
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tidak terdapat izin yang diberikan pada pihak lain

g. Pertimbangan teknis ketersediaan lahan dari dinas yang membidangi kehutanan, apabila areal yang diminta berasal dari kawasan hutan

h.
Rencana kerja pembangunan kebun termasuk rencana fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar, rencana tempat hasil produksi akan diolah

i. Izin Lingkungan dari gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangan

j. Pernyataan kesanggupan :
1). memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana dan sistem untuk melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)
2). memiliki sumber daya manusia, sarana, prasarana dan sistem untuk melakukan pembukaan lahan tanpa bakar serta pengendalian kebakaran
3). memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar yang dilengkapi dengan rencana kerja dan rencana pembiayaan
4). melaksanakan kemitraan dengan Pekebun, karyawan dan masyarakat sekitar perkebunan

k.
Surat Pernyataan dari Pemohon bahwa status Perusahaan Perkebunan sebagai usaha mandiri atau bagian dari Kelompok (Group) Perusahaan Perkebunan belum menguasai lahan melebihi batas paling luas.

SYARAT PERIZINAN
KEWAJIBAN MEMBANGUN PLASMA
REGISTRASI PENJUAL BOKAR
SORTASI DAN PENGUJIAN MUTU VISUAL
LOLOS UJI VISUAL?
TIMBANG BOKAR
NEGOSIASI HARGA
DENGAN BAGIAN PEMBELIAN
SEPAKAT ?
CETAK INVOICE BERDASARKAN NOTA TIMBANG DAN HARGA KESEPAKATAN
AMBIL CEK DI KASIR SETELAH DIPOTONG PPH PASAL 22 DAN BIAYA MATERAI/LAIN-LAIN
YA
YA
UJI LABORATORIUM
TIDAK
TIDAK
LOLOS UJI LAB
GAGAL UJI LAB
DIKEMBALIKAN KEPADA PENJUAL BOKAR
PEMBERIAN LABEL DAN PENYIMPANAN SEMENTARA DI GUDANG BOKAR
GUDANG BOKAR
PENCACAHAN
PENJEMURAN KAMAR ANGIN
PENGGILINGAN
PERAJANGAN
PENGERINGAN
PENIMBANGAN DAN
PENGEMPAAN
PEMBUATAN KONTRAK / PERJANJIAN JUAL BELI

PURCHASE ORDER

PEMBELI MENYEDIAKAN / MENGIRIMKAN SHRING WRAP / METALBOX
PRODUKSI DAN UJI QC SIR
PELABELAN DAN PACKAGING SIR KE DALAM METALBOX / SHRING WRAP MILIK PEMBELI
CODING LABEL BERDASARKAN PEMBELI DAN KODE PRODUKSI
PENERBITAN INVOICE, SHIPPING INSTRUCTION DAN PACKING LIST
PENGIRIMAN SESUAI DENGAN KONTRAK / PERJANJIAN
KEGIATAN USAHA
Kegiatan Usaha sebenarnya?
Plasma?
Afiliasi?
Intervensi Pemilik Modal?
Produksi Karet Remah di Sumatera Selatan berdasarkan Jenis Mutu
Produksi dan Kapasitas Pabrik Karet Remah
di Sumatera Selatan
Kualitas bokar rendah
Kendala membangun pabrik : bau dan mata air
Kurangnya pasokan bokar
Hampir 90% produk karet Sumatera Selatan dalam bentuk karet remah
Hampir seluruhnya di ekspor : USA, RRC, Jepang, Korsel, Singapura
UJI KETEBALAN
LOLOS
TIDAK LOLOS UJI
UJI WHITE SPOT
DAN KONTAMINASI
LOLOS
TIDAK LOLOS
PENGAMBILAN SAMPEL
(UJI LAB PRODUK JADI)
PENGEMASAN
DAN PEMBERIAN LABEL
METAL DETECTOR
TERDAPAT KONTAMINAN
LOLOS
Slab Cutter
Menghancurkan Bokar
Vibrator Screen
Pembersihan kotoran
melekat pada Bokar
Washing Tank
Pembersihan kotoran dengan diaduk manual
Conveyer Bucket
Mengangkat cacahan bersih ke Prebreaker
PreBreaker
Menghancurkan karet menjadi lebih kecil
Tangki Pencampur
Pencampur bahan olah yang dilengkapi dengan pengaduk
Hammermill
Menghancurkan karet menjadi lebih kecil sekaligus melepaskan kotoran dari karet
Mesin Penggiling (Mangle)
Menggiling cacahan karet menjadi blanket
Air Dying Shed
Penjemuran dan Pengeringan Blanket
Shredder
Trolley
Mencincang halus blanket yang sudah dikeringkan
Penampungan cincangan karet sebelum dikeringkan
Dryer
Mengeringkan dan memasak butiran karet dalam trolley hingga matang
Cooling Box
Weighing Scale
Twin Chamber
Mendinginkan karet yang keluar dari dryer
Menimbang karet yang sudah matang
Mengempa karet hingga berbentuk bal
(35kg +- 0,05)
Bungkus Bandela
Pita Plastik
Package Box
KUANTUM
Faktur Pembelian
Nota Timbang
Laporan Produksi (Buku PersediaanBokar)
PENJUAL BOKAR
Permentan 38 Tahun 2008
Permendag 53 Tahun 2009
Perdagangan Bokar SIR hanya dapat dilakukan oleh UPPB yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi UPPB dan Pelaku Usaha/Pedagang Informal yang telah memiliki Surat Tanda Pendaftaran Pedagang Bokar SIR
Register Penjual Bokar
Potensi PPh OP dan PPh Pasal 22
Mengapa harus UPPB?
HARGA PEMBELIAN
Harga lelang KUD setempat
Bukti Pungut PPh Pasal 22
Kapasitas Olah Pabrik Karet Sumsel 2012
KUD yang Melakukan Pemasaran Terorganisasi di Sumatera Selatan
Tahun 2012
Proporsi Harga Pembelian dari Harga Jual SIR
Realisasi Pembayaran Bokar
Invoice Pembelian
Bukti Pungut PPh Pasal 22
General Ledger
Buku Kas/Bank
Biaya Bunga atas Pinjaman/Kredit
Pembayaran dividen atau membagikan modal atau kekayaan kepada pemegang saham dan atau direksi
Membuat, menanggung, mengijinkan adanya suatu penjaminan atas aktiva tidak bergerak, gadai, hak tanggungan, atau hak jaminan apapun juga atas properti, aktiva atau pendapatan
Membuat, mengadakan atau mengizinkan/menyetujui suatu hutang atau kewajiban apapun (termasuk kewajiban sewa atau jaminan) kecuali untuk hutang yang timbul karena perjanjian dengan Kreditor dan hutang dagang yang timbul dalam praktek bisnis sehari-hari
Memberikan suatu pinjaman atau kredit apapun kepada perusahaan atau orang lain kecuali untuk kredit yang diberikan secara independen dan lugas dalam praktek bisnis sehari-hari.
Nilai dari asuransi properti yang dijaminkan kepada bank tidak sesuai dengan nilai pengganti baru dari properti berdasarkan laporan penilaian terakhir
Nilai Debt to Equity Ratio
Prinsip Cost Matching Against Revenue
Biaya Pengangkutan
Titik penyerahan yang disepakati dalam kontrak
Loco Gudang
Franco Gudang
Free on Board
Cost, Insurance and Freight
Biaya Natura yang Diberikan kepada Pegawai
Izin Daerah Terpencil
Biaya Perumahan/Mess
Biaya Fasilitas Umum (Ibadah, Mushalla, Olahraga, Kesehatan, Pendidikan)
Biaya Seragam, Makan Pegawai,
KUANTUM
Laporan Produksi
Bokar Awal
+Pembelian
-Bokar Akhir
=>Bokar Diolah (Milling)
+Blanket Awal
-Blanket Akhir
=>Blanket Diolah (Crumbing
+SIR Awal
-SIR Akhir
=>Penjualan SIR

Laporan Penjualan

Laporan Pengiriman Metalbox
HARGA JUAL
Singapore Commodity Exchange => TSR
Harga Komoditi Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPB-Nusantara) => Lokal
Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo)
Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti) => Spot TSR

PENGEMBALIAN / RE-EKSPOR METALBOX CACAT/RUSAK
Buku Persediaan Metal Box
Surat Jalan Pengembalian Metalbox Cacat/Rusak
Dokumen Ekspor Metalbox Cacat/Rusak
EKSPOR DAN KAWASAN BERIKAT NUSANTARA
Ekspor :
Dokumen PEB, Bill of Lading, Packing List
Tagihan Terminal Peti Kemas (PKPM PortalDJP)
Data PEB PortalDJP
Kawasan Berikat Nusantara :
Surat Jalan
Dokumen Pemberitahuan Pemasukan Barang Asal Daerah Pabean Ke Kawasan Berikat (BC 4.0)
Pendapatan Jasa Olah Bokar
Perjanjian Jasa Olah Bokar
Surat Jalan dan Tanda Terima Bokar Jasa Olah
Surat Jalan dan Pengiriman Bokar Jasa Olah
Pastikan bahwa Bokar Jasa Olah tidak bercampur dengan pembelian
Laba-Rugi Selisih Kurs
PSAK No. 10 Tahun 2010 Paragraf 7 dan 8
Pastikan menggunakan kurs tengah BI untuk nilai Penjualan bukan kurs KMK
Pastikan kebenaran penghitungan Laba Rugi Selisih Kurs
Full transcript