Prezi

Share this prezi

Who can edit:

Present Online

Send the link below via email or IM to invite your audience

Copy

Start the presentation

Start presenting

  • Invited audience will follow you as you navigate and present
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can view together your prezi
  • Learn more about this feature in the manual

Download prezi for:

Present offline on a PC or Mac.

  • Embedded YouTube videos need an active Internet connection to play.
  • Portable prezis are not editable.

Edit and present offline with Prezi Desktop

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

Keperawatan Gerontik

No description
by WulanFebry T.I on 26 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Prezi Transcript

WULAN FEBRY TRI.I s1-4A 091.0099 KEPERAWATAN GERONTIK "DELIRIUM" Delirium berasal dari bahasa latin delirare yang artinya menjadi gila atau menjadi kacau. Suatu frasa yang biasa digunakan untuk menggambarkan keadaan delirium adalah ”clouding of consciousness” yang berarti orang yang menderita delirium memiliki kekurangan dalam hal kewaspadaan terhadap sekelilingnya. Delirium adalah suatu sindrom yang mencakup gangguan kesadaran yang disertai dengan perubahan kognisi, pergantian mood, peningkatan kewaspadaan diri, serta ketidakmampuan untuk mengikuti dan memusatkan perhatian. Delirium biasanya terjadi dalam waktu singkat, kadang-kadang tidak lebih dari beberapa jam, dan berfluktuasi atau berubah sepanjang hari. Klien sulit memberikan perhatian, mudah terdistraksi, disorientasi, dan dapat mengalami gangguan sensori seperti ilusi, salah satu interpretasi atau halusinasi. ETIOLOGI DIAGNOSIS (PPDGJ-III) PENDAHULUAN Epilepsi atau keadaan pasca kejang Trauma otak Infeksi (meningitis,ensefalitis) Neoplasma Gangguan vaskuler Obat-obatan Sindrom metabolik Disfungsi endokrin Penyakit organ non endokrin Penyakit defisiensi Intrakranial Ekstrakranial PENGERTIAN Delirium, bukan akibat alkohol dan zat psikoaktif lainnya Delirium,tak bertumpang-tindih dengan demensia Delirium , bertumpang tindih dengan demensia Delirium lainnya Delirium yang tidak ditentukan DIAGNOSIS (DSM-IV) Delirium yang disebabkan oleh kondisi medis umum Delirium intoksikasi zat Delirium karena putus zat Delirium karena penyebab yang multipel Delirium yang tidak ditentukan GAMBARAN KLINIS Kesadaran Dua pola umum kesadaran Satu pola ditandai oleh hiperaktivitas yang berhubungan dengan peningkatan kesiagaan ex; putus zat (dapat disertai tanda otonomik: kemerahan kulit, pucat, berkeringat, takikardi, dilatasi pupil, mual,muntah, hipertermia) Pola lain ditandai oleh penurunan kesiagaan ex: mengalami demensia Prodromal Biasanya pasien mengeluh kelelahan, cemas, menjadi iritabel, mengalami gangguan tidur. Kewaspadaan Terdiri dari hiperaktivitas dan hipoaktivitas. Hiperaktivitas kaitannya dengan sindrom putus zat, misalnya flushing, berkeringat, takikardia, nausea, hipertermia, dsb. Gangguan Pemusatan Perhatian Ditandai oleh adanya kesulitan mempertahankan, memusatkan, dan mengalihkan perhatian. Orientasi Orientasi waktu sering kali hilang Orientasi tempat dan orang mungkin terganggu pada kasus yang berat Jarang kehilangan orientasi terhadap dirinya sendiri Bahasa dan kognisi Kelainan dalam bahasa melantur, tidak relevan, inkoheren Gangguan kemampuan untuk mengerti pembicaraan Gangguan fungsi ingatan dan kognitif umum Persepsi Tidak mampu membedakan stimuli sensorik dan mengintegrasikan persepsi sekarang dengan pengalaman masa lalu. Terdapat halusinasi paling sering visual atau auditoris. Kelainan Mood Gejala yang sering nampak adalah marah, mengamuk, ketakutan yang tidak beralasan. Perubahan mood dapat berfluktuasi sepanjang hari. Gejala penyerta Gangguan tidur-bangun Gejala neurologis disfasia, tremor, inkoordinasi, inkontinensia urine. PENATALAKSANAAN DELIRIUM Pengobatan etiologik harus sedini mungkin dan di samping faal otak dibantu agar tidak terjadi kerusakan otak yang menetap. Peredaran darah harus diperhatikan (nadi, jantung dan tekanan darah), bila perlu diberi stimulansia. Pemberian cairan harus cukup, sebab tidak jarang terjadi dehidrasi. Hati-hati dengan sedativa dan narkotika (barbiturat, morfin) sebab kadang-kadang tidak menolong, tetapi dapat menimbulkan efek paradoksal, yaitu klien tidak menjadi tenang, tetapi bertambah gelisah. Klien harus dijaga terus, lebih-lebih bila ia sangat gelisah, sebab berbahaya untuk dirinya sendiri (jatuh, lari dan loncat keluar dari jendela dan sebagainya) ataupun untuk orang lain. Dicoba menenangkan klien dengan kata-kata (biarpun kesadarannya menurun) atau dengan kompres es. Klien mungkin lebih tenang bila ia dapat melihat orang atau barang yang ia kenal dari rumah. Sebaiknya kamar jangan terlalu gelap , klien tidak tahan terlalu diisolasi. Terdapat gejala psikiatrik bila sangat mengganggu dapat diberikan neroleptika, terutama yang mempunyai dosis efektif tinggi. SEKIAN DAN TERIMA KASIH
See the full transcript