Prezi

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in the manual

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Hub IMD dengan ASI Eksklusif

No description
by Alivia Maulida on 20 June 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Hub IMD dengan ASI Eksklusif

HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIPARA DENGAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBIPUJI KABUPATEN JEMBER
Alivia Maulida Putri T.
NIM 102310101043

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2013

BAB 1. PENDAHULUAN
Salah satu tujuan pembangunan nasional adalah membangun sumber daya manusia yang berkualitas
Pemberian ASI dan proses menyusui yang benar merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas
ASI adalah satu-satunya makanan yang paling sempurna untuk menjamin tumbuh kembang bayi pada 6 bulan pertama dan yang akan mendukung tumbuh kembang selanjutnya
Salah satu langkah dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif adalah dengan melakukan inisiasi menyusu dini
1.1 LATAR BELAKANG
Inisiasi menyusu dini merupakan program yang dikeluarkan oleh WHO/UNICEF pada tahun 2007 dimana pada prinsipnya bukan ibu yang menyusui bayi, tetapi bayi yang harus aktif menemukan sendiri puting susu ibu
Penelitian yang dilakukan Sose dkk (1978 dalam Roesli, 2008) menyatakan bahwa bayi yang diberi kesempatan menyusu dini disertai kontak kulit setidaknya 1 jam setelah lahir, tetap masih menyusu pada usia 6 bulan persentasenya 59% sedangkan pada bayi yang tidak diberi kesempatan IMD pada usia yang sama persentasenya hanya 19%
Penelitian lain yang dilakukan oleh Fika dan Syafiq (2008) menyatakan bahwa bayi yang diberi kesempatan menyusu dini dengan meletakkan bayi sampai terjadi kontak kulit ke kulit ibu setidaknya selama 1 jam, hasilnya dua kali lebih lama disusui
Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 penurunan jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif hingga 7,2%
Jumlah bayi dibawah 6 bulan yang diberi susu formula dari 16,7% pada tahun 2002 menjadi 27,9% pada tahun 2007 (Cahyani, Nugroho dan Hartono, 2012)
SDKI 2002-2003 (dalam Raharjo, 2008 dalam Umini, 2010) sekitar 95,9% balita sudah mendapat ASI, tetapi hanya 38,7% balita mendapat ASI pertama satu jam setelah lahir
Data RISKESDAS (2010 dalam Sari&Wirawanni, 2012) menyebutkan sebesar 29,3% bayi yang mendapat ASI kurang dari 1 jam pertama setelah persalinan. Praktek pemberian ASI eksklusif pun cenderung menurun dari 39,5% menjadi 34,3% dan angka tersebut masih dibawah target pencapaian 80%
Berdasar data/informasi kesehatan Provinsi Jawa Timur oleh Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI tahun 2012, persentase pemberian ASI eksklusif Provinsi Jawa Timur tahun 2010 yaitu sebanyak 31,21%
Data laporan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember pada tahun 2009, menyatakan bahwa cakupan ASI eksklusif dapat dikatakan belum memenuhi target standar pelayanan minimal (SPM) yaitu sebesar 80%, dimana cakupan ASI eksklusif tahun 2009 adalah sebesar 40%
Selama tiga tahun yaitu tahun 2007-2009, pencapaian ASI eksklusif Puskesmas Rambipuji menunjukkan tren menurun berturut-turut dari 22,44%, 19,45%, dan 16,82%. Puskesmas Rowotengah dan Puskesmas Mangli merupakan puskesmas dengan pencapaian ASI eksklusif terendah ke satu dan ke dua menunjukkan tren flutuatif (Umini, 2010)
Tabel 1.1 Sepuluh puskesmas cakupan terendah ASI eksklusif di Kabupaten Jember tahun 2009
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara dengan bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember

1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Umum
1.3.2 Tujuan Khusus

1.4 Manfaat
1.4.1 Manfaat bagi Peneliti
1.4.2 Manfaat bagi Institusi Pendidikan
1.4.3 Manfaat bagi Instansi Kesehatan
1.4.4 Manfaat bagi Masyarakat


BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1Ibu Primipara
2.2 Inisiasi Menyusu Dini
2.2.1 Definisi Inisiasi Menyusu Dini
2.2.2 Manfaat Inisiasi Menyusu Dini
2.2.3 Tahapan dalam Inisiasi Menyusu Dini
2.2.4 Tahap-Tahap Perilaku Bayi dalam Inisiasi Menyusu Dini
2.3 ASI Eksklusif
2.3.1 Definisi ASI Eksklusif
2.3.2 Kandungan Nutrisi ASI
2.3.3 Manfaat ASI Eksklusif
2.3.4 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI pada Ibu Primipara
2.4 Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dalam Pemberian ASI Eksklusif
BAB 3. KERANGKA KONSEP
Hipotesa dalam penelitian ini adalah hipotesa alternative (Ha) yaitu ada hubungan inisiasi menyusu dini dengan pemberianASI eksklusif pada ibu primipara dengan bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember
BAB 4. METODOLOGI PENELITIAN
4.1 Desain Penelitian
Penelitian survei analitik dengan metode pendekatan case control
4.2 Populasi dan Sampel Penelitian
4.2.1 Populasi Penelitian
Seluruh ibu primipara yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji, Kabupaten Jember
4.2.2 Sampel Penelitian
Pengambilan total sampel menggunakan rumus Slovin (Setiadi, 2007)
Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan yaitu simple random sampling
4.2.3 Kriteria Sampel Penelitian
a. Kriteria Inklusi
b. Kriteria Eksklusi
4.3 Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji, Kabupaten Jember yang mencakup 5 desa yaitu Desa Rambipuji, Desa Rambigundam, Desa Kaliwining, Desa Pecoro, dan Desa Gugut
4.4 Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2013. Pembuatan proposal penelitian dimulai pada bulan Mei-Juni 2013
4.5 Definisi Operasional
4.6 Pengumpulan Data
4.6.1 Sumber Data (Data primer dan sekunder)
4.6.2 Teknik Pengumpulan Data
4.6.3 Alat Pengumpulan Data
4.6.4 Uji Validitas dan Reliabilitas
4.7 Pengolahan Data
4.7.1 Editing/Memeriksa
4.7.2 Coding/Pemberian Tanda
4.7.3 Entry Data atau Processing/Memasukkan Data
4.7.4 Cleaning/Pembersihan Data
4.8 Analisa Data
4.8.1 Analisis Deskriptif
Berupa nilai tendensi sentral dalam mean dan media. Selanjutnya dibentuk pengkategorian berdasarkan cut of poin data.
4.8.2 Analisis Inferensial
Uji regresi linier sederhana
4.9 Etika Penelitian
4.9.1 Menghormati harkat dan martabat manusia (respect for human dignity)
4.9.2 Menghormati privasi dan kerahasiaan subjek penelitian (respect for privacy and confidentiality)
4.9.3 Keadilan dan inklusivitas/keterbukaan (respect for justice and inclusiveness)
4.9.4 Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan (balancing harms and benefits)
TERIMA KASIH
See the full transcript