Prezi

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in the manual

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Peran dan Fungsi Perawat Komunitas

No description
by Sukma Kirana on 11 June 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Peran dan Fungsi Perawat Komunitas

Peran & Fugsi
Perawat Komunitas

Sukma Ayu C.K, S.Kep.,Ns
Peran & Fungsi
Keperawatan Komunitas
perawat itu apa sie ???
profesi bukan ?
berjasa tidak?
Perawat adalah ...
Perawat adalah orang yang telah lulus dari pendidikan perawat, baik di dalam maupun di luar negeri, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
KEPMENKES RI NO 1239/MENKES/SK/XI/2001
Perawat merupakan orang pertama dan secara konsisten selama 24 jam sehari menjalin kontak dengan pasien, perawat sangat berperan dalam membantu memenuhi kebutuhan spiritual pasien
ACHIR YANI S. HAMID
Peran perawat ?????
Peran ?????
Peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadp seseorang sesuai kedudukannya dalam suatu sistem
Peran dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar yg bersifat stabil,
Peran adalah bentuk dari perilaku yang diharapkan dari seseorang pada situasi sosial tertentu ( Kozier Barbara, 1995)
1. Pelaksana Pelayanan Keperawatan
( provider of nursing care )
Peranan yang utama perawat komunitas  sebagai pelaksana askep kepada individu, klg, klp dan komunitas  sehat atau sakit atau mempunyai masalah kes/kep di rumah, disekolah, dipanti, tempat kerja dll
Peranan Perawat Komunitas
2. Sebagai pendidik(health educator)
Memberikan pend kes kepada individu, klg, klp dan komunitas  dirumah, di puskesmas, dikomunitas secara terorganisir  menanamkan perilaku hidup sehat  terjadi perubahan perilaku utk mencapai tingkat kes optimal
4. Koordinator Yankes (coordinator of servises)
Mengkoordinir seluruh kegiatan upaya yankesmasy dalam mencapai tujuan kesehatan melalui kerjasama dengan team kes lainya  tercipta keterpaduan dalam sistem yankes  yankes merupakan kegiatan yg menyeluruh dan tidak terpisah-pisah
5. Sebagai pembaharu ( inovator )
Pembaharu terhadap individu, klg, klp, komunitas  merobah perilaku dan pola hidup  peningkatan dan pemeliharaan kes
7. Sebagai panutan ( Role Model )
Dapat memberikan contoh yang baik dalam bidang kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat tentang bagaimana tata cara hidup sehat yang dapat ditiru dan dicontoh oleh masyarakat.
6. Pengorganisir yankes (organisator)
Berperan serta dalam memberikan motivasi dalam rangka meningkatkan peran serta individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam setiap upaya yankes yang dilaksanakan oleh masyarakat
misalnya : kegiatan posyandu, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan tahap penilaian, ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan dan pengorganisasian masyarakat dalam bid kesehatan.
9. Sebagai Pengelola ( Manager )
Dapat mengelola berbagai kegiatan yankes dan masyarakat sesuai dengan beban tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepadanya.
Mengkoordinasikan upaya-upaya kesehatan yang dijalankan, melalui puskesmas sebagai institusi pelayanan dasar utama, baik di dalam atau di luar gedung ataukah di keluarga, terhadap kelompok-kelompok khusus seperti kelompok ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas/menyususi, anak balita, usia lanjut, sesuai dengan peran , fungsi dan tanggung jawabnya.
8. Sebagai Tempat Bertanya ( Fasilitator )
Tempat bertanya oleh individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam bidang kes/ keperawatan yang dihadapi sehari-hari.
Dapat membantu memberikan jalan keluar dalam mengatasi masalah kesehatan dan keperawatan yang mereka hadapi.
Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes dan instansi terkait
Fungsi  Merupakan pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai dengan perannya

Fungsi perawat dalam menjalankan peran :
Fungsi Independen  perawat melaksanakan perannya secara mandiri  terpenuhinya bio-psiko-sosil spiritual klien
Fungsi Dependen  Peran dilaksanakan atas instruksi tim lain
Fungsi Interdependen  kerjasama tim  saling ketergantungan
Fungsi Perawat Komunitas
1. Tingkat individu
Individu adalah bagian dari anggota keluarga. Apabila individu mempunyai masalah kes/kep, karena ketidak mampuan merawat diri sendiri oleh suatu sebabdapat mempengaruhi anggota keluarga lain (fisik, mental dan sosial).
Sasaran perawatan komunitas
2. Keluarga
Keluarga merupakan unit terkecil di masyarakat, terdiri atas KK, anggota klg, yang berkumpul dan tinggal dalam suatu rumah tangga karena pertalian darah dan ikatan perkawinan atau adobsi, saling tergantung dan berinteraksi. Bila salah satu anggota klg mempunyai masalah kes/kepberpengarus terhadap anggota keluarga lain/keluarga lain.
3. Kelompok khusus
Adalah kumpulan individu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin, umur, permasalahan, kegiatan yang terorganisir yang sangat rawan terhadap masalah kes, termasuk :
a. Kelompok khusus dengan kebutuhan kes khusus sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan, seperti IH, bayi, balita, pra sekolah, usila, dll.
b. Kelompok dengan kesehatan khusus yang memerlukan pengawasan dan bimbingan serta askep, seperti :
Penderita penyakit menular (TBC, AIDS, dll).
Penderita yang menderita penyakit tidak menular (DM, PJK, gangguan mental, dll).

c. Kelompok yang mempunyai resiko terserang penyakit (WTS, penarkoba, dll).
d. Lembaga sosial, rehabilitasi (panti wredha, panti asuhan, penitipan balita, dll).
2. Upaya preventif (mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kes terhadap ind, klg,klp, komunitas ) melalui :
Imunisasi (BAYI, BALITA, IH )
Pemeriksaan kes berkala
Skreening
Pemberian vit.A, Yodium
Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui
3. Upaya Kuratif (merawat dan mengobati )  kolaborasi, melalui kegiatan :
Home nursing
Perawatan lanjutan dari RS
Perawatan IH,IM,nifas dengan kondisi patologis
Perawatan buah dada
Perawatan tali pusat bayi baru lahir
4. Komunitas
Adalah sekelompok mnusia yang hidup dan bekerjasama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang jelas, saling berinteraksi, saling tergantung dan bekerjasama untuk mencapai tujuan.
Masalah kes bermula dari perilaku individu, keluarga atau kelompok :
Kesling (buang sampah, BAB, SPAL, dll).
Gizi (kurang pengetahuan, pengolahan salah, kebiasaan makan, pantangan, ddl).
Personal hygiene kurang
Pengertian sakitsakit bila tak mampu lagi berbuat sesuatu (pilek, pusing, ggn ringan,belum sakit).
Pemanfaatan fasilitas yankes rendah (pemeriksaan kes, kehamilan, imunisasi, dll).
Budaya yang tak sesuai dengan perilaku sehat
1. Promotif (peningkatan kes ind, klg, klp, komtas )
Penyuluhan kesmasy
Peningkatan gizi
Pemeliharaan kes individu
Pemeliharaan kesling
Olahraga secara teratur
Rekreasi
Pendidikan seks
Ruang lingkup yan kep komtas
2. Upaya preventif (mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kes terhadap ind, klg,klp, komunitas ) melalui :
Imunisasi (BAYI, BALITA, IH )
Pemeriksaan kes berkala
Skreening
Pemberian vit.A, Yodium
Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui
3. Upaya Kuratif (merawat dan mengobati )  kolaborasi, melalui kegiatan :
Home nursing
Perawatan lanjutan dari RS
Perawatan IH,IM,nifas dengan kondisi patologis
Perawatan buah dada
Perawatan tali pusat bayi baru lahir
4. Upaya rehabilitatif (pemulihan kes ) melalui kegiatan :
Latihan fisik
Fisioterapi
5. Resosialitatif
Upaya mengembalikan ind,klg,klp kedalam pergaulan masyarakat
Mis : kelompok yang diasingkan oleh masyarakat (kusta,aids,wts dll)
Tugas : meyakinkan masyarakat agar dapat menerima kembali dg memberikan pengertian dan batasan yang jelas dan dimengerti
1. Askep langsung (dirumah,disekolah,perusahaan,posyandu, polindes)
2. Pend kes  merobah perilaku
3. Konsultasi/pemecahan masalah
4. Bimbingan dan pembinaan
5. Melaksanakan rujukan
6. Penemuan kasus
Bentuk kegiatan wat komtas
7. Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes ( sebagai fasilitator)
8. Melaksanakan askep komunitas,melalui pengenalan masalah kesmasy, perencanaan kes, pelaksanaan dan penilaian hasilkegiatan  menggunakan proses keperawatan sebagai suatu pendekatan ilmiah keperawatan
9. Mengadakan koordinasi diberbagai kegiatan
10. Kerjasama lintas program dan lintas sektoral
11. Roll model  panutan, ketauladanan
12. Penelitian  ikut serta mengembangkan keperawatan komunitas sesuai dengan tingkat yan dan pendidikan yang dimiliki
Promotif
Preventif
Kuratif
Rehabilitatif
Resosialitatif
Terima Kasih Atas Perhatiannya....
See the full transcript