Prezi

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in the manual

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pembelajaran Tematik Integratif

No description
by Mimin Sri Wahyuni on 16 May 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pembelajaran Tematik Integratif

Template by Missing Link
Images from Shutterstock.com mmistih@gmail.com miminsw@gmail.com
FB: Maria Magdalena Isti Handayani FB: Mimin Sri Wahyuni Pembelajaran Tematik Integratif
dengan Menggunakan
KI/KD Kurikulum 2013 Fakta Merancang Pembelajaran Tematik Integratif Tema: Pasar Kelestarian
Zat/benda Contoh Konsep
‘Air’ Konsep adalah ide pokok, kerangka berpikir
(a mental construct)
Ciri-ciri konsep:
Abadi
Universal
Abstrak
Terdiri dari satu atau dua kata
Bisa dipakai untuk lintas ilmu Konsep Topik adalah pokok pembicaraan (inti pembicaraan)
Berupa frase
Dalam pembelajaran, topik nantinya akan menjadi fokus/materi pembelajaran Topik Fakta adalah hal-hal yang bersifat pengetahuan, informasi dan data tentang tema yang akan dipelajari
Fakta diperlukan sebagai dasar perumusan generalisasi dan pemahaman bermakna
Sebagai langkah awal, guru membuat daftar
Fakta yang diperlukan untuk menjelaskan ide pokok
Fakta yang sering digunakan sesuai dengan tema yang diambil
Fakta yang penting untuk diketahui Fakta Mengapa Structure of Knowledge
Lynn Erickson Structure of Knowledge
FAKTA – TOPIK – KONSEP – GENERALISASI Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan berbagai variasi strategi.

Misalnya percobaan, bermain peran, tanya jawab, demonstrasi, bercakap-cakap. Implikasi terhadap Pemilihan Strategi Pembelajaran Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang dalam pelaksanaannya dimungkinkan untuk bekerja baik secara individual, pasangan, kelompok kecil ataupun klasikal
Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang bervariasi secara aktif misalnya melakukan diskusi kelompok, mengadakan penelitian sederhana, dan pemecahan masalah Implikasi bagi Siswa Guru harus kreatif baik dalam menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, menyenangkan dan utuh. Implikasi bagi Guru Pembelajaran Tematik Integratif adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik. PENGERTIAN PEMBELAJARAN
TEMATIK INTEGRATIF Menggunakan Kurikulum 2006 Pembelajaran Tematik Integratif dan Kurikulum Nasional Filosofi Alpukat Sebagai sumber kehidupan, ketersediaan air bersih menuntut manusia bertindak bijaksana dalam penggunaannya. Contoh Generalisasi
‘Air’ Berbentuk pernyataan
Bersifat abadi  dapat diterapkan/digunakan kapanpun
Bersifat universal  dapat diterapkan/digunakan dimanapun
Mengandung pemikiran abstrak dan luas
Benar dan tidak bias  merupakan kebenaran umum Ciri-Ciri Generalisasi Generalisasi adalah korelasi antara dua atau tiga konsep yang dirumuskan dalam satu pernyataan.
Dalam pembelajaran, generalisasi ditujukan untuk menjawab pertanyaan:
“Pemahaman mendasar apa yang harus dipahami siswa setelah mempelajari unit ini untuk lebih memahami dunia?” Generalisasi Contoh-Contoh Konsep Air penting bagi kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan
Air bersih semakin susah didapat
Penyulingan air adalah cara untuk mendapatkan air bersih
Air bersih itu jernih dan tidak berwarna
Air gunung lebih jernih dari air kota Contoh Fakta
‘Air’ Pengetahuan berkembang secara eksponensial. Siswa harus mampu menerapkan pola pikir kritis, kreatif dan integratif untuk mengolah dan mengintepretasikan informasi.
Di dunia yang berubah secara cepat, kita harus mempunyai kemampuan berpikir secara konseptual untuk memahami berbagai masalah sosial, politik dan ekonomi yang semakin komplek. Ruang ditata disesuaikan dengan tema yang sedang dilaksanakan untuk menciptakan suasana belajar yang menunjang pemahaman
Susunan bangku peserta didik dapat berubah-ubah disesuaikan dengan keperluan pembelajaran yang sedang berlangsung
Peserta didik tidak selalu duduk di kursi tetapi dapat duduk di tikar/karpet
Kegiatan pembelajaran bervariasi dan dapat dilaksanakan baik di dalam kelas maupun di luar kelas
Dinding kelas dapat dimanfaatkan untuk memajang hasil karya peserta didik dan dimanfaatkan sebagai sumber belajar
Alat, sarana dan sumber belajar ditata sedemikian rupa sehingga memudahkan peserta didik untuk menggunakan dan menyimpannya kembali Implikasi terhadap Pengaturan Ruangan Pelaksanaan Pembelajaran tematik:
memerlukan berbagai sarana dan prasarana belajar yang menunjang
memanfaatkan berbagai sumber belajar
mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi
masih dapat menggunakan buku ajar yang sudah ada saat ini sebagai referensi, bukan sebagai materi ajar Implikasi terhadap Sarana, Prasarana,
Sumber Belajar dan Media Tidak semua mata pelajaran harus dipadukan
Dimungkinkan terjadinya penggabungan kompetensi dasar lintas semester
Kompetensi dasar yang tidak dapat dipadukan, jangan dipaksakan untuk dipadukan
Kompetensi dasar yang tidak tercangkup pada tema tertentu harus tetap diajarkan baik melalui tema lain maupun disajikan secara tersendiri
Kegiatan pembelajaran ditekankan pada kemampuan membaca, menulis dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral
Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan dan daerah setempat Rambu-rambu
Pembelajaran Tematik Integratif Berpusat pada siswa
Memberikan pengalaman langsung
Pemisahan matapelajaran tidak begitu jelas
Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran
Bersifat fleksibel
Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan Karakteristik
Pembelajaran Tematik Integratif Otak kiri dan otak kanan bekerjasama
Edelman(1994) menemukan bahwa ketika lebih banyak neron otak disimulasi pada waktu yang bersamaan maka pembelajaran dan pemahaman akan terjadi lebih
cepat dan bertahan lama. Otak adalah prosesor yang bersifat paralel Sebagai Landasan Teori Pembelajaran Tematik Integratif Brain-Based Learning Menguasai mata pelajaran utama (membaca dan menulis, Bahasa Inggris, Kesenian, Matematika, IPS, IPA, PPKn) dan tema-tema lintas ilmu abad 21 (pemahaman tentang keadaaan global, entreprenerial dan ekonomi, pemahaman bernegara, kesehatan, dan lingkungan)
Kemampuan untuk belajar dan berinovasi  kreatif dan inovasi, berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah, komunikatif dan kolaboratif
Kemampuan tentang informasi, media dan teknologi
Kemampuan untuk hidup dan bekerja  fleksibel dan beradaptasi, inisiatif, pemahaman sosial dan budaya antar kelompok, produktif, memiliki sifat kepemimpinan dan tanggung jawab Ketrampilan Abad 21
Partnership for 21st century skills Pola berpikir (kreatifitas, berfikir kritis, ketrampilan memecahkan masalah, pengambilan keputusan, dan cara belajar)
Cara bekerja (komunikasi dan kolaborasi)
Ketrampilan untuk bekerja (TIK dan ‘melek’ informasi)
Ketrampilan hidup di dunia global (kewarganegaraan, kehidupan dan karier, tanggung jawab individu dan sosial) Ketrampilan Abad 21
ATC21S – Assessment and Teaching of the 21st Century Skills 4 minggu
Alokasi waktu per mata pelajaran: Diriku 50 Dampak Pengembangan Kurikulum 2013 SKL dan Kompetensi Inti Kelas I SD 48 47 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINGKAS Gradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;
Perkembangan psikologis anak
Lingkup dan kedalaman materi
Kesinambungan
Fungsi satuan pendidikan
Lingkungan 8. Pemetaan sikap, pengetahuan (knowledge) dan
ketrampilan (skills) yang akan dibangun PROSES PERENCANAAN
PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF 9. Menentukan integrasi, kegiatan pembelajaran,
tes formatif, alokasi waktu pembelajaran
dan materi pembelajaran Karakteristik air
Fungsi air
Ketersediaan air
Tanggung jawab kita terhadap ketersedian air bersih Contoh Topik
‘Air’ Pembelajaran Berbasis Konsep Menghilangkan tumpang tindih bahan ajar
Peserta didik memahami hubungan yang bermakna antar mata pelajaran
Pembelajaran menjadi utuh sehingga peserta didik akan mendapat pengertian mengenai konsep dan materi yang tidak terpecah-pecah
Peserta didik akan menguasai konsep dengan lebih dalam Manfaat
Pembelajaran Tematik Integratif Isti Mimin PEMBELAJARAN
TEMATIK INTEGRATIF
Pelatihan Ikatan Guru Indonesia
Bandung, 11 – 12 Mei 2013



Oleh:
MM. Isti Handayani, S.Pd
Mimin Sri Wahyuni, S.Pd Catatan: Setiap tema memuat kompetensi sikap yang ditekankan pada anak kelas I SD
terutama jujur, disiplin, dan peduli. 49 Daftar Tema dan Alokasi Waktu 46 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINCI Gradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;
Perkembangan psikologis anak
Lingkup dan kedalaman materi
Kesinambungan
Fungsi satuan pendidikan
Lingkungan Kurikulum Model 45 *Kurikulum: Kompetensi Lulusan, Isi, Struktur, Proses Pembelajaran, Proses Penilaian, Silabus. Buku* Produktif
Kreatif
Inovatif
Afektif PROSES PERENCANAAN
PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF 5. Merumuskan konsep 6. Merumuskan pemahaman bermakna 7. Merumuskan tes sumatif 4. Merumuskan topik-topik pembelajaran 3. Memetakan KI/KD dan spesifikasi materi yang
akan diajarkan sesuai dengan tema 1. Pemetaan Kurikulum  KI, KD, Spesifikasi Materi
(Pengembangan Kompetensi) 2. Menentukan tema PROSES PERENCANAAN
PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF Pemahaman yang abadi dan universal Pengetahuan dan ketrampilan yang penting untuk diketahui dan dilakukan (diperlukan untuk membangun pemahaman bermakna) Pengetahuan dan ketrampilan yang baik untuk diketahui dan dilakukan jika ada waktu lebih Pemahaman bermakna Penting untuk diketahui dan dilakukan Baik untuk diketahui dan dilakukan Menentukan Prioritas Pembelajaran 44 Partnership: Perusahaan, Asosiasi Pendidikan, Yayasan,... Kerangka ini menunjukkan bahwa berpengetahuan [melalui core subjects] saja tidak cukup, harus dilengkapi:
Berkemampuan kreatif - kritis
Berkarakter kuat [bertanggung jawab, sosial, toleran, produktif, adaptif,...]
Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi Kerangka Kompetensi Abad 21 Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008 Kehidupan dan Karir
• Fleksibel dan adaptif
• Berinisiatif dan mandiri
• Keterampilan sosial dan budaya
• Produktif dan akuntabel
• Kepemimpinan&tanggung jawab Informasi, Media and Teknologi
• Melek informasi
• Melek Media
• Melek TIK Pembelajaran dan Inovasi
• Kreatif dan inovasi
• Berfikir kritis menyelesaikan masalah
• Komunikasi dan kolaborasi Cerebellum Movement and joint positions Grammar and word production Language and Thought Visual
cortex Visual associative
cortex Wernicke’s
area Primary
Auditory cortex Sensory associative
cortex Somatosensory cortex Motor cortex Pars
opercularis Broca’s
area
See the full transcript