Prezi

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in the manual

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pengolahan Limbah Kotoran Sapi

Lokakarya Gladikarya, Departemen Agribisnis, IPB 2012
by Intan Mega Puspita Gunawan on 19 October 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengolahan Limbah Kotoran Sapi

Iqbal Yudhana
H34090054 Irva Mavrudah
H34090055 Intan Mega Puspita G.
H34090067 Anggia Sahida L.
H34090083 Rekha Mahendraswari
H34090112 Sektor Pertanian Merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional
Peternakan adalah salah satu subsektor yang memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan pangan nasional
Sapi perah merupakan salah satu komoditi peternakan yang memiliki peranan besar dalam peningkatan kontribusi sektor pertanian
Pangalengan merupakan salah satu basis peternakan sapi perah di Indonesia
Desa Margaluyu merupakan salah satu desa yang memiliki jumlah peternakan sapi perah yang cukup besar
Permasalahan limbah kotoran sapi belum dapat terselesaikan Latar Belakang Mengidientifikasi sistem agribisnis di Desa Margaluyu
Mengidientifikasi permasalahan di tingkat peternak
Mengimplementasikan program sebagai alternatif solusi permasalahan yang dihadapi peternak sapi perah Tujuan Kegunaan Memberikan manfaat nyata kepada peternak sapi perah di Desa Margaluyu, seperti perbaikan kualitas lingkungan pemukiman di sekitar peternakan, peningkatan pendapatan peternak sapi perah, serta pengetahuan mengenai penanggulangan kotoran sapi dan pembuatan proposal pengajuan bantuan. Lokasi : Desa Margaluyu, Kecamatan
Pangalengan, Kabupaten Bandung Selatan
Waktu: 25 Juni s.d. 11 Agustus
Subjek: Peternak Sapi Perah di Desa Margaluyu

Jenis dan Sumber Data:
Data Primer : Pengamatan langsung dan
wawancara mendalam
Data Sekunder: Penelusuran melalui literatur, bahan pustaka, dan
dokumen lembaga pemerintah (Direktorat Jendral
Peternakan, BPS, Deptan)

Metode Pengumpulan Data:
Triangular Metode (Wawancara mendalam, pengamatan terbatas, kajian dokumen/literatur terkait) Metode Gladikarya GAMBARAN UMUM DESA Batas Geografis Desa Margamekar Desa Sukalaksana
(Kec. Talegog) Desa Banjarsari Desa Sukaluyu SISTEM AGRIBISNIS
KOMODITAS SAPI PERAH
DESA MARGALUYU Terdiri dari kandang beserta peralatannya, pakan hijauan, konsentrat pakan (RC), air, obat-obatan, dan vitamin Input diperoleh peternak secara mandiri, subsidi, ataupun melalui perdagangan input peternakan. Subsistem Pengadaan
Sarana Produksi Ketersediaan dan kualitas pakan dan air untuk ternak Kendala Ketersediaan dan kualitas pakan serta air saat musim kemarau Pelaku Produksi : Peternak sapi perah
Kelompok peternak : - Kampung Baru Mukti: Kelompok 3A
dan 3B
- Kampung Gunung Cupu: terdapat
15 Kelompok ternak
Input Investasi : Sapi perah produktif, kandang,
tempat pakan, handuk, arit, gerobak,
milk can, sekop, ember, alat pembersih sapi
Input Operasional : Pakan rumput hijau, konsentrat (RC), air,
saringan plastik, obat-obatan, vitamin
Output : - Susu sapi
- Limbah kotoran sapi
- Daging (sapi yang sudah afkir) Subsistem Produksi Rendahnya kualitas dan kuantitas susu sapi akibat kualitas pakan hijau dan konsentrat yang buruk Kendala Pihak Pengolah : - KPBS
- Industri rumah tangga
Hasil olahan : Susu pasteurisasi dengan berbagai rasa dan kemasan
Dodol susu, permen susu, kerupuk susu, yoghurt dsb.

Produk tersebut dipasarkan melalui koperasi pusat dan agen (produk KPBS) dan melalui toko milik pribadi maupun orang lain. Subsistem Pengolahan Sulit mendapatkan susu dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan. hal tersebut disebabkan karena masih ada peternak yang melakukan kecurangan. Kendala Pengolahan Limbah Kotoran Sapi di
Desa Margaluyu, Kecamatan Pangalengan,
Kabupaten Bandung Selatan Oleh: Saluran Pemasaran 2: Subsistem Pemasaran Peternak KPBS IPS KPBS Retailer/
Agen Konsumen akhir Saluran Pemasaran 1: Peternak KPBS IPS KPBS Konsumen akhir Saluran Pemasaran 3: Peternak IPS Non KPBS KPBS Infrastruktur desa yang buruk dan jarak yang jauh antara desa dan pabrik KPBS.
Peternak akan mengalami kendala jejaring pasar yang lemah jika ingin memasarkan susu sapi secara mandiri. Kendala Merupakan bagian dari sistem agribisnis yang bertindak sebagai pihak yang menunjang segala aktivitas yang berkaitan dengan sistem agribisnis mulai dari hulu hingga hilir Subsistem Pendukung Terdiri dari: KPBS PT BPR
Bandung Kidul Disnakan
Kab. Bandung Program Pendampingan Pembuatan Proposal Penyuluhan.. Promosi
dan Kerjasama
Waktu Pelaksanaan : 05 Juli s.d. 08 Agustus 2012
Tujuan : Para peternak Sapi perah dapat membuat
proposal dengan format yang memenuhi
standar, sehingga proposal yang diajukan
dapat ditanggapi dengan cepat oleh pihak
terkait
Sasaran : Peternak sapi perah di Desa Margaluyu
Tempat : Rumah peternak
Peran Mahasiswa : Sebagai fasilitator serta pendamping
peternak sapi perah di Desa Margaluyu Metode Terjun langsung
ke peternak Mendatangi Dinas Peternakan dan Perikanan
(Disnakan) Kab. Bandung Selatan Tujuan Waktu Pelaksanaan : - Promosi : 04 Juli s.d. 27 Juli 2012
- Kerjasama : 31 Juli 2012
Tempat Pelaksanaan: Kantor Pusat PTPN VIII dan Kantor PTPN VIII di
Pasir Malang, Pangalengan
Tujuan : Mengadakan kerjasama dengan pihak eksternal
untuk menanggulangi permasalahan limbah
kotoran sapi
Sasaran : Peternak sapi perah di Desa Margaluyu dan pihak
eksternal, dalam hal ini adalah PTPN VIII
Metode : Mendatangi langsung pihak PTPN VIII Pusat dan
PTPN VIII Pasir Malang Kendala Peternak sulit ditemui karena kesibukannya Kendala Kesulitan menemui pihak PTPN VIII
Kesulitan menemukan pengumpul kotoran sapi dari desa
Dalam hal birokrasi Luas wilayah Desa Margaluyu 583,903 ha/m2
Terletak pada ketinggian 1514, 86 m dpl dan ± 13 km dari pusat Kecamatan Pangalengan
Terbagi atas dua dusun, yaitu Kampung Baru Mukti dan Gunung Cupu Sumber Daya Alam
Suhu harian di Desa Margaluyu berkisar antara 17 C - 23 C dengan curah hujan 2400 mm
Penggunaan tanah di Desa Margaluyu sebagian besar dimanfaatkan untuk keperluan perkebunan Sumber Daya Manusia Jumlah penduduk sebanyak 8664 jiwa (Laki-laki 4357 jiwa dan perempuan 4307 jiwa)
Jumlah KK sebanyak 2609 KK
Tingkat pendidikan masih rendah, kebanyakan lulusan SD (5947 jiwa)
Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai buruh tani (945 KK), buruh perkebunan (292 KK), dan peternak (208 KK) Kesuburan tanah di Desa Margaluyu menghasilkan komoditi yang berkualitas baik. Selain pertanian dan perkebunan, di Desa Margaluyu juga terdapat banyak peternakan, salah satu peternakan yang banyak terdapat di Desa Margaluyu adalah peternakan sapi perah. Potensi Agribisnis Terima Kasih Terdapat sejumlah TK, SD, dan SMP
Sarana transportasi umumnya sepeda motor
Air bersih dan sanitasi
Sarana kesehatan di Desa Margaluyu antara lain adalah puskesmas pembantu, posyandu, rumah bersalin (dua orang bidan)
sarana Olahraga Sarana Prasarana Permasalahan Pengembangan Agribisnis
Desa Margaluyu Sulit akses terhadap sumber modal
Kurangnya pengetahuan dalam mengembangkan usaha
Masyarakat apatis terhadap perubahan R/C Rasio: 6.138.000/323.500=18,974

R/C rasio > 1
Sehingga peternakan sapi perah Layak dan menguntungkan Output Proposal yang telah dibuat peternak dari hasil pendampingan telah diserahkan kepada Dinas Peternakan Kabupaten Bandung Selatan Output Kesadaran peternak akan pentingnya pengolahan limbah kotoran sapi meningkat Tanggal Pelaksanaan : Kamis, 27 Juli 2012
Waktu Pelaksanaan : Pukul 15.30 WIB
Tempat Pelaksanaan : Kantor Desa Margaluyu
Sasaran : Peternak sapi perah di Desa Margaluyu
Metode : Penyuluhan
Tujuan : Memberikan pengetahuan kepada peternak agar dapat memanfaatkan
kotoran sapi menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis
Materi : Pembuatan pupuk kandang dan biogas sederhana beserta
perawatannya
Pembicara : Bapak Barnas (Petugas Penyuluh Lapang (PPL) dari Disnakan
Kabupaten Bandung Selatan) Kesulitan dalam mengumpulkan peternak
Listrik yang kurang memadai di aula kantor desa
Keterlambatan kehadiran peternak. Kendala Output Terjalin kerjasama antara PTPN VIII Pasir Malang dengan peternak Desa Margaluyu dalam hal pengadaan kotoran sapi untuk pupuk kandang
See the full transcript